Perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Pulau Nias se-Resort 42 BNKP di Medan berlangsung Sukses dan Meriah

Simalingkar, Medan (25/09-11)

BNKP Jemaat Hilisawatō Simalingkar Medan bersama-sama dengan seribuan lebih jemaat se-Resort 42 BNKP mengikuti Perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Pulau Nias (27 september 1865 – 27 September 2011) yang berlangsung di Wisma GORGA, Jl. Saudara 56 Medan para hari Minggu, 25 september 2011.

Perayaan yang sukses dan meriah  ini dihadiri oleh BPHMS  BNKP (Eporus : Pdt. Kalebi Hia, MTh) yang sekaligus membawakan Khotbah dan menyampaikan kata penggembalaan. Perayaan ini juga dihadiri oleh Perwakilan VEM wilayah Afrika, Police Tafafa, Ketua PGI Wilayah Sumut, Anggota DPRD SU yang berasal dari Pulau Nias, Pendeta Resort 42 dan Resort 43 BNKP, seluruh Pendeta dan Pendeta jemaat termasuk pendeta jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan (Pdt. Bōrōli Dawōlō, STh) dan beberapa undangan lainnya.

Perayaan Jubelium 146 Tahun Injil di Pulau nias  tahun ini mengambil tema : Injil Adalah Kekuatan Allah Yang Menyelamatkan Setiap Orang Yang Percaya (Roma 1:16)”  dan sub thema “Dengan semangat perayaan Yubelium, Kita Wujudkan Kebersamaan dan persekutuan Yang berpadanan Dengan Injil Kristus (Filipi 1 : 27)”.

Dalam laporannya, Ketua Panitia, Drs. Analisman Zaluchu, MSP menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jemaat yang sudah melibatkan diri dalam berabagai kegiatan perayaan yubelium tahun ini.  Berbagai kegiatan dalam perayaan ini telah dimulai beberapa minggu yang lalu berupa pertandingan catur di tingkat jemaat dan serta Perlombaan Tari Maena yang diikuti oleh seluruh jemaat dan puncaknya pada Perayaan Yubelium hari ini.

Pendeta resort 42 BNKP Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh dalam paparannya tentang keberadaan jemaat di Resort 42 BNKP menyampaikan bahwa Resort 42 yang resmi terbentuk pada tanggal 12 Juli 2009 berdasrkan hasil Persidangan Sinode ke 54 tahun 2007 di Teluk Dalam membawani 18 Jemaat penuh dan jemaat persiapan, serta 18 Post Pelayanan dengan jumlah jiwa yang tercatat adalah 13.239 jiwa, terdiri dari 2.521 kepala Keluarga, 12 Orang Pendeta, 4 orang guru Jemaat, 432 Satua Niha Keriso, 1 orang Evangelis serta pelayan fungsional 2 orang. Wilayah Resort 42 BNKP Mencakup Kota Medan, Deli Serdang, tebing Tinggi, Pematang Siantar, Tobasa, Asahan, labuhan Batu, Karo dan Dairi.

Dalam keikutsertaan jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan, berbagai kegiatan telah diikuti dan mendapatkan hasil yang memuaskan untuk kemuliaan Tuhan. Hasil yang dicapai oleh BNKP Jemaat Hilisawatō Simalingkar Medan adalah :

  1. Tari Maena di urutan 2 dan 5
  2. Catur di urutan 1 untuk putri  dan  putra.

Pendeta Jemaat, Pdt. Bōrōli Dawōlō, STh bersama dengan Ketua BPMJ, Snk. PR. Hia, MSP yang menyambut baik hasil yang dicapai oleh Jemaat Hilisawatō kembali mengajak seluruh jemaat khususnya di BNKP Jemaat Hilisawatō Simalingkar untuk tetap mempertahankan semangat penginjilan ini dalam kegiatan jemaat sehari-hari.

Kegiatan Perayaan ini ditutup dan diakhiri dengana penyerahan tropi dan hadiah kepada para peserta lomba dan juga penyampaian ucapan terimakasih kepada seluruh Pendeta dan Evangelis yang melayani di Resort 42 BNKP yang disampaikan oleh Bapak Eporus BNKP.

Pemasangan Dinding Gedung SM dan Rumah Dinas Pendeta dimulai hari ini

Simalingkar, Senin, 19/0-11

Pemasangan dinding batu dan kosen untuk Gedung Sekolah Minggu dan Rumah Dinas Pendeta BNKP Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar dimulai hari ini, Senin 19 September 2011.  Pekerjaan ini diawali dengan Doa Bersama yang dilaksanakan di lokasi Gedung Sekolah Minggu dan Rumah Dinas Pendeta yang berada di lantai 1 Gedung Serbaguna dengan dihadiri oleh Panitia Pembangunan, BPMJ, Majelis, Pendeta Jemaat dan Pendeta Resort 42 BNKP.

Pembangunan ini menindak lanjuti hasil rapat koordinasi Panitia Pembangunan pada hari Minggu 4 September 2011 di rumah Ketua III Panitia. Dalam Doa menandai dimulainya pemasangan dinding gedung SM tersebut Ketua III  Panitia Pembangunan Drs. Analisman Zaluchu, MSP dan Sekretaris Umum Panitia Ir Sudirman Halawa, SH berharap bahwa pembangunan ini sudah dapat diselesaikan sampai akhir tahun 2011 sehingga pada awal tahun 2011 Gedung ini sudah dapat digunakan oleh Anak-anak Sekolah Minggu dan juga keluarga Pendeta Jemaat.

Dalam sambutannya Prases 42 BNKP Pdt. Dorkas Daeli, MTh berharap agar pembangunan ini dapat digunakan untuk mendidik dan mempersiapkan anak-anak kita di dalam pembangunan iman dan moral sebagai anak-anak yang takut akan Tuhan. Dan dalam arahannya Ketua BPMJ, SNK. Drs. PR. Hia, MSP mengucapkan terimakasih kepada Panitia Pembangunan yang sudah bekerja keras untuk terwujudnya gedung SM dan rumah dinas pendeta ini yang sudah dibuktikan dengan selesainya pembangunan Gedung Serbaguna di lantai 2 yang sudah dapat dimanfaatkan oleh seluruh Jemaat.

Doa bersama ini dipimpin oleh mantan Bendum dan Mantan Prases BNKP Pdt (Em) B. Gulō, STh dan dihadiri oleh Pendeta Jemaat (Pdt. Bōrōli Dawōlō, STh), Praeses 42 BNKP (Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh), Snk. PR. Hia, MSP (ketua BPMJ), Snk. Ir. Firman Hulu (Sekretaris BPMJ dan Sekretaris I Panitia), Ketua III Panitia (Drs. Analisman Zaluchu),  Ir. Sudirman Halawa, SH (Sekretaris Umum Panitia), Snk. Yasmujur Gea (Sekretaris II Panitia), Ir. F. Zaluchu, MSP (Bidang Perencanaan), Ir. An. Zendratō (Penasehat Panitia), dan beberapa anggota jemaat lainnya dan juga Tukang.

Tim Doa Panitia Yubelium 146 Tahun Injil di Nias se-Resort 42 BNKP

Simalingkar, (Sabtu,17/9-11)

Rangkaian Doa oleh Panitia Perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Nias se-Resort 42 BNKP  yang sudah dimulai sejak 2 bulan yang lalu diakhiri hari ini, Sabtu di BNKP Jemaat Hilisawatō Simalingkar yang diikuti oleh Panitia, Para Pendeta Jemaat dan Pendeta Resort dan para orang tua sebagai penasehat.

Doa oleh panitia yang dilaksanakan setiap Hari Sabtu Pagi jam 7.00 Wib dimaksudkan untuk pelaksanaan perayaan Yubeliuim 146 Tahun Injil di Nias se-Resort 42 BNKP yang akan dilaksanakan minggu depan, 25 September 2011 di Wisma Gorga, Jln. Saudara Simpang Limun Medan. Team doa ini mengadakan doa bersama secara bergilir di beberapa Jemaat di Resort 42 BNKP diantaranya di BNKP Jemaat Teladan, BNKP Jemat Hilisawatō Simalingkar Medan, BNKP Jemat Marindal dan beberapa jemaat lainnya.

Adapun yang hadir pada penutupan rangkaian Doa Bersama untuk hari ini diantaranya Ketua Panitia Drs. Analisman Zaluchu, MSP, Pdt Dorkas O. Daeli, MTh, Pdt. Bōrōli Dawōlō, STh, Ev. T. Dohare, SNK. PR Hia, MSP, Bapak Ama Erlin Hulu, Bapak Ama Agus Mendrōfa, Pdt. T. Zaluchu, Bapak Ama Betrick Bu’ulōlō dan beberapa unsur panitia lainnya yang dilayani oleh bapak Pdt. DR. E. Harefa, MTh.

Dengan berakhirnya rangkaian doa pada hari ini, maka Panitia siap menggelar pelaksanaan perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Nias se Resort 42 BNKP pada Minggu 25 September 2011. Tuhan memberkati. Amin.

SNK. Arosõkhi Waruwu, SH.MH (Wakil Bupati Nias) Tinjau Latihan Maena di Simalingkar

Simalingkar, Medan 25/8-11

Wakil Bupati Nias, Snk. Arosōkhi Waruwu, SH, MH (A. John Waruwu) yang sebelumnya adalah Sekretaris BPMJ/Majelis BNKP  Hilisawatō Simalingkar Medan di tengah kesibukan beliau sebagai pejabat publik meluangkan waktu melihat dari dekat sekaligus memberikan semangat kepada peserta latihan maena Jubelium dari Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan pada Kamis  (25/8) malam.

Latihan Maena Yubelium ini dipersiapkan untuk mengikuti Perlombaan Maena dalam rangka Perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Nias tingkat Resort 42 BNKP di Medan yang akan digelar pada tanggal 25 September 2011 yang akan datang. Latihan diikuti dengan antusias oleh seluruh Jemaat bertempat di Gedung Serbaguna BNKP Jemaat Hilisawatō Simalingkar Medan. Selain meninjau latihan maena dari dekat, Wakil Bupati Nias juga sekaligus melihat kemajuan pembangunan Gedung Serbaguna yang dipimpinnya sendiri sebagai Ketua Panitia Pembangunan. Beliau berterimakasih atas dukungan seluruh jemaat sehingga Gedung Serbaguna tersebut sudah mulai dapat dimanfaatkan meskipun masih dalam tahap proses pembangunannya.

Pada kesempatan tersebut, Snk. Arosōkhi Waruwu, SH.MH  yang di dampingi oleh Ketua Panitia Yubelium Tingkat Resort 42  Analisman Zaluchu, S.Sos,. MSP (anggota DPRD Sumut dan anggota aktif di Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan) memberikan dukungan bagi seluruh peserta berupa bantuan dana pengadaan Pakaian Seragam bagi seluruh peserta disamping bantuan dari beberapa anggota Jemaat lainnya.

Wakil Bupati Nias dan Ketua Panitia Yubelium ikut serta dalam latihan bersama tersebut sehingga latihan berjalan dengan penuh semangat dan luapan kegembiraan.

YA’AHOWU……..!!!!

fotoku 1Selamat Datang di Website Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar Medan.

Puji Syukur kepada Tuhan atas berkat dan karunia serta penyertaannya bagi seluruh Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan yang sampai saat ini masih dalam perlindungan-Nya. Kami menyadari bahwa perkembangan ilmu dan teknologi informasi dewasa ini telah menembus batas waktu dan ruang. Dan sebagai lembaga keagamaan yang tidak terlepas dari tuntutan keadaan itu, maka Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar memanfaatkan kemajuan tersebut dalam bentuk penyebarluasan informasi tentang kegiatan Gereja dan Jemat lewat media Website ini.

Ini adalah tahap awal. Kami sadar bahwa penyajian ini sangat jauh dari yang diharapkan karena ditulis oleh seorang pemula (Firman Hulu). Namun setidaknya ini menjadi awal bagi sesuatu yang lebih besar bagi kemuliaan Bapa di surga.

Terimakasih kepada Pdt. Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar, ibu Pdt. Dorkas Daeli,MTh beserta BPMJ, BPPJ dan seluruh jemaat yang telah mendukung dalam pembuatan blog website sederhana ini. Kiranya media ini dapat menjadi sarana pengabaran Injil Kristus ke seluruh dunia. Amin.

Syallom !!!!

PERAYAAN YUBELIUM 144 TAHUN INJIL DI NIAS SUKSES

Yubelium 144 Injil di NiasPerayaan Yubelium 144 Tahun Injil di Nias yang dilaksanakan di Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar pada Hari Minggu, 27 September 2009 sukses. Acara yang diisi dengan Khotbah oleh Pendeta Jemaat (Pdt. Dorkas Daeli, MTh) dan Liturgos SNK An. Hia, BSc (A. Provi) itu dihadiri oleh Tokoh-tokoh BNKP dari Resort 42 Medan, Anggota DPRD Sumatera Utara yang berdomisili diSimalingkar (Analisman Zalukhu, S.,Sos.MSP dan Ir. Sudirman Halawa, SH) , Fotarisman Zalukhu (A. Finley) yang baru saja pulang menyelesaikan magisternya dari Inggris dan juga Walikota Gunungsitoli (SNK.Drs. M. Lase, MSP) yang juga anggota BPMS BNKP dan Satua Niha Keriso di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan, dan juga diikuti oleh seluruh Jemaat.

Acara tersebut diawali oleh Laporan Ketua Panitia oleh H. Zega (Ama Heni Zega) dan diisi dengan Penampilan OPERET YUBELIUM oleh Komisi Pemuda BNKP Hilisawato Simalingkar Medan dan diakhiri dengan Pengumuman dan Penyerahan Hasil Lomba Pra Yubelium dan snack ala kadarnya dari Panitia.

 Adapun hasil-hasil Perlombaan Pra Yubelium (Yang dibacakan oleh Ibu Ina Febri Gulo dan Ibu Ina Karis Maro’ao) adalah sebagai berikut :

I. Untuk Anak-anak Sekolah Minggu :

a. Lomba Membawa guli di sendok (Kelas Kevil) : Jonatan Zebua (Juara I), Neta Zebua (Juara II), Jovan Zalukhu (Juara III) dan Angga Dachi, Angel Laia, Aldi Zalukhu (Masing-masing sebagai Juara Harapan I, II dan III).

b. Lomba memasukkan paku dalam botol (Kelas Tengah) : Toni Gea (Juara I), Dita Harefa (Juara II), Kristin Harefa (juara III) dan  Sonia Zalukhu, Nia Daeli, dan Sarah Zalukhu (masing-masing sebagai Juara Harapan I, II dan III)

c. Lomba mengeluarkan bola dalam wadah (Kelas besar) : Noni Waruwu (Juara I), Darwin Duha (Juara II), Suci (Juara III) dan Vince, Jenni dan Maria (masing-masing sebagai Juara Harapan I, II, dan III)

II. Untuk Remaja

Lomba Vokal Solo : Deli Zebua (Juara I, Optimisme (Juara II), Juli Dwi Jayanti Daeli (Juara III) dan Jesica Daeli, Berkat daeli, Meta Zendrato (masing-masing sebagai Juara Harapan I, II, dan III)

III. Komisi Perempuan

a. Lomba Tenis Meja : Ina Jovan Zalukhu (Juara I), Ina Febri Gulo (Juara II), Melinia (Juara III) dan Ina Auriel Siregar, Ina Fora Daeli dan Ina Provi Hia (masing-masing sebagai Juara Harapan I, II, dan III)

b. Lomba Badminton : Ina Auriel – Melina (Juara I), Ina Cian Dohare – Ina Fora Daeli (Juara II) dan Ina Mijun Harefa – Ina Darwin Duha (Juara III)

IV. Komisi Kaum Bapak

Lomba Badminton : A.Noni Waruwu – A. Fora Daeli (Juara I), A.Jovan Zalukhu – Saro (Juara II) dan A.Agnes Mendrofa – A.Piter Telaumbanua (Juara III)

Demikian perayaan Yubelium 144 Tahun Injil di Nias di BNKP Hilisawato Simalingkar. Tuhan memberkati.

“GR” Ibadah bersama. Lancar….

pdt.sirait dan jhon

Kegiatan Gladik Resik “GR” acara Kebaktian bersama dalam rangka Pengumpulan Dana untuk Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Rumah Dinas Pendeta dan Aula Pertemuan Jemaat BNKP hiliawato Simalingkar berjalan lancar pada Sabtu (3/10) sore hingga malam.

Acara “GR” dihadiri oleh seluruh panitia, para petugas, pengisi acara, BPMJ dan BPPJ serta Pendeta Jemaat BNKP-Hilisawato dan Hamba Tuhan yang melayani,      Pdt. BACHTIAR SIRAIT, STh, M.A.

pDT. sIRAIT

pDT. sIRAIT

Dalam kesempatan Gladik Resik malam Minggu itu, Pdt. Bachtiar Sirait, STh.MA mendapatkan kesempatan untuk memberikan dorongan kepada Panitia pembangunan dan seluruh peserta GR untuk tetap bekerja di dalam Tuhan dan tidak pasrah terhadap keadaan.
Jemaat diharapkan memiliki mimpi yang besar dan mewujudkannya di dalam Rencana Kerja Allah yang besar. Jangan mengharap pada sesama manusia karena itu hanya membawa kekecewaan. Tetapi berpengharapan di dalam Tuhan karena pekerjaan ini adalah milik Tuhan dan Dia pasti memenuhi segala keperluan.
Dalam kesempataan itu, Pendeta Bachtiar memaparkan rumus penting bagi Panitia Pembangunan yaitu: P + S = H   (Permasalahan + Sikap = Hasil). Menurut beliau, kebutuhan pembangunan tahap III yaitu Pengatapan sejumlah Rp. 150 juta adalah hal kecil bagi Tuhan. Asal kita mau dan bersedia, pengadaan dana itu tidak sulit. Direncanakan dalam khotbahnya dalam Ibadah Bersama Minggu, 4 Oktober 1009 beliau menantang iman jemaat kepada Tuhan dalam bentuk Janji iman pengadaan bahan Atap.
Panitia
Dalam kesempatan itu, koordinator dana (SNK drs. W.Daeli) dan Koordinator aksi lelang (SNK drs. Y. Mendrofa) memaparkan aksi dana yang sudah dan akan dilaksanakan.
Khusus untuk aksi Amplop per keluarga yang sudah dijalankan dalam satu bulan penuh angkanya sudah melebihi target yang diharapkan yaitu sebesar Rp. 62.265.000,- (enam puluh juta dua ratus enam puluh lima ribu rupiah. Ini belum termasuk bantuan APBD Sumatera Utara tahun 2009/2010 sebesar Rp.80.000.000,- dan juga janji iman dan bahan lelang yang akan dilaksanakan pada puncak acara.
Kegiatan GR itu juga dihadiri oleh Ketua BPMJ dan seluruh pengisi Acara.
BPMJ
Guan

Rp.195 JUTA BERHASIL DIKUMPULKAN DALAM IBADAH BERSAMA

Pdt SiraitIBADAH BERSAMA di  Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan (Minggu, 4 Oktober 2009) sebagai puncak pengumpulan dana untuk pembangunan gedung Sekolah Minggu, Rumah Dinas Pendeta dan Aula Serbaguna berjalan dengan hikmat.

Dalam khotbahnya Pdt. Bachtiar Sirait, S.Th,MA menekankan pentingnya pelayanan bagi jemaat di seluruh bidang. Diharapkan gedung yang megah ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembinaan jemaat baik untuk kegiatan kursus/pelatihan bagi anak-anak SM, pemuda, kegiatan kaum ibu-ibu, perpustakaan, play group dan TK disamping tentunya sebagai tempat kebaktian bagi anak-anak kita di Sekolah Mnggu, rumah bagi pelayan dan aula serbaguna.

Satu hal yang juga disoroti oleh pendeta Bachtiar adalah pelayanan diakonia bagi Jemaat terutama yang menyangkut sisi perekonomian. Diharapkan Gereja akan turut berperan dalam mendukung kegiatan perekonomian jemaat untuk kesejahteraan di dalam Tuhan.

john

Ibadah kebaktian yang diisi dengan khotbah oleh Pendeta Bachtiar Sirait, STh.MA itu selain diikuti oleh seluruh jemaat mulai dari anak-anak sekolah minggu, remaja, pemuda dan dewasa, juga dihadiri oleh 5 orang Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapem Nias dan Nias Selatan, Walikota Gunungsitoli, BPMJ, BPPJ dan majelis Jemaat serta para undangan dan tokoh gereja diantaranya Drs. FG.Bu’ulolo, MSi dan Fotarisman Zalukhu.

Dalam laporannya Ketua Panitia Pembangunan, SNK. Ar.Waruwu, SH.MH menyampaikan bahwa kegiatan bulan pengumpulan dana ini ditujukan untuk penyelesaian pembangunan Tahap 3 yaitu berupa pemasangan Kap/atap berornamen Nias berbiaya kurang lebih Rp. 159 juta. Tahapan ini adalah rangakaian dari pembangunan Tahap 1 berupa pembelian tanah pertapakan seluas 975 m2 dan dilanjutkan dengan peletakkan batu pertama oleh Gubernur Sumatera Utara Bapak Drs. rudolf M. Pardede dan pemasangan borefile, pondasi dan pengecoran tiang yang telah menghabiuskan dana sebesar Rp. 430 juta. Dan Tahap 2 berupa penimbunan lokasi, pengecoran lantai 2, pemasangan tiang dan balok slof lantai 2 serta pembuatan parit yang tekah mengabiskan dana sebesar Rp. 320 juta.

Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Restu Sarumaha, SE dalam sambutannya meyakini bahwa gedung ini akan terselesaikan dalam waktu yang cepat melihat dukungan seluruh jemaat yang penuh antusias. Beliau mengharapkan agar jemaat yang berjumklah 174 KK memiliki jantung dengan satu debug. Bahu membahu dalam kebersamaan di dalam Tuhan itulah modal dalam percepatan pembangunan ini.

04102009108Sebagai puncak acara Ibadah Bersama pengumpulan dana untuk pembangunan gedung sekolah minggu ini adalah penyerahan persembahan dalam bentuk Amplop dan Janji iman oleh jemaat yang diwakili oleh koordinator dana, SNK. Drs. W. Daeli kepada Pendeta Jemaat yang didampingi oleh Pendeta Bachtiar Sirait STh MA dan Ev. T. Dohare.

Bendahara Panitia Ir. F. Zalukhu, MSi dalam pengumuman hasil pengumpulan fdana melaporkan bahwa selama satu bulan telah terhimpun dana sebesar Rp. 195 juta yang terdiri dari :

  1. Aksi Amplop seluruh jemaat Rp. 60.315.000
  2. Janji Iman Rp. 28.584.000
  3. Lelang putus rp. 19.100.000
  4. Persembahan khusus anggota DPRD-SU asal Nias dan Nias Selatan Rp. 5.000.000
  5. Lelang lagu sumbangan Ramli (anggota DPRD SU) dan ibu Ina Gunawan Harefa sebesar Rp. 4.092.000
  6. APBD Prop Sumatera Utara tahun 2010 melalui upaya Analisman Zalukhu, S.Sos, MSP (Anggota DPRD SU) Rp. 80.000.000
Acara Ibadah bersama ini diakhiri dan ditutup dalam Doa oleh pendeta jemaat Pdt. Dorkas O.Daeli, MTh dan dilanjutkan makan bersama Panitia dan Anggota DPRD Prop. Sumatera Utara di rumah keluarga Ama/Ina John Waruwu.
0410200911104102009090

Tunggu…… Ada yang mau lintas

Informasi CPNS – Formasi 2009 di Nias

Informasi Penerimaan CPNS bagi yang membutuhkan :

1. Pengumuman CPNS di Pulau Nias akan dipublikasikan mulai tanggal 26 Oktober 2009
2. Pendaftaran mulai tanggal 30 Oktober s/d 13 November 2009
3. Pelaksanaan Ujian tertulis tanggal 25 November 2009 Pukul 09:00 WIB
4. Pengumuman hasil ujian tertulis tanggal 07 Desember 2009

Demikian & semoga bermanfaat. Ikuti CPNS dengan murni & laporkan yang KKN demi kemajuan Nias.

Thanks

Babtisan Anak di BNKP Hilisawato Simalingkar diikuti oleh 3 Keluarga

Minggu, 1 November 2009.

foto 6Babtisan anak di Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar Medan berjalan hikmat diikuti oleh 3 Orang anak.  1. INTAN SURYANI HULU (Putri Pertama dari Bapak SNK. Ir. Firman Hulu), 2. GRANT RAFAEL FAOZISOKHI ZAI (Purta dari Bapak A. Yarni Zai dan 3. NELSON WARUWU (Putra  dari Bapak A. Victor Waruwu. Babtisan anak di akhir tahun ini dipimpin langsung oleh Ibu Pendeta Jemaat merangkap Praeses 42 Medan Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh. Sebelumnya orang tua anak yang dibabtis mengikuti Pelayanan Pra Babtis pada hari Kamis, 29 Oktober 2009.

Kebaktian KKB dan ULTAH

Selasa, 10 November 2009

10112009125Kebaktian Komisi Kaum Bapak di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar berjalan dengan penuh hikmat pada Selasa, 10 November 2009. Kebaktian kali ini yang berlangsung di rumah keluarga Ama/Ina John Waruwu merupakan kebaktian Istimewa. Karena pada kebaktian tersebut selain diisi oleh Renungan oleh Bapak Pdt. DR. E.Harefa, MTh dan dihadiri oleh Pdt. Jemaat (Pdt. Dorkas Daeli, MTh), Pdt. Miseria Daeli, STh dan Analisman Zalukhu S.Sos, MSP (Anggota DPRD SUMUT) dan beberapa orang kaum Ibu juga diisi dengan Acara Ulang Tahun bagi beberapa anggota KKB yang berulang tahun diantaranya :10112009124

  • Bapak Ama John Waruwu
  • Bapak Ama Agnes Mendrofa
  • Bapak Ama Zibesi Mendrofa
  • Bapak Ama Koko Bate’e
  • Bapak Ama Cian Dohare
  • Bapak Ama Mercye Zaluchu
  • Ibu Ina Jovan Zaluchu (Pdt. Jemaat)

10112009122Acara tersebut dimeriahkan dengan sumbangan lagu-lagu rohani dari Bapak Ama Koko Bate’e (Frans Bate’e), Bapak Pdt. DR.E.Harefa, MTh, Bapak Ama Henny Zega dan Ibu Ina Gunawan Harefa.  Perayaan itu ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun dan makan bersama. Kebaktian ini diikuti oleh seluruh anggota Komisi Kaum Bapak Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan.

KIAT LULUS PNS 2009

Damai sejahtera bagi kita semua…

Tes CPNS bukan adu untung. Perlu dipersiapkan dengan baik. Buat teman-teman yang lagi berjuang menjadi PNS, baca tips & trik ini. Penjelasan materi / soal-soal tes CPNS, serta trik rahasia agar lulus tes CPNS. Seorang rekan blogger menulis triknya ini. Gratis buat Anda berdasarkan pengalamannya lulus tes CPNS LIPI beberapa tahun lalu.

Anda akan mendengar suara-suara miring dari teman-teman atau saudara Anda yang menyebutkan bahwa CPNS sekarang sudah tidak bersih dan banyak yang berhasil masuk dengan suap. Mereka seolah-olah mencibir (mengejek) Anda yang masih berjuang & belajar untuk bisa menembus tes CPNS. Solusinya: JANGAN PERCAYA OMONGAN MIRING yang dapat menjatuhkan mental Anda!

Ini fakta yang ada di lapangan:

1. Ribuan orang berhasil masuk CPNS dengan jujur dengan cara belajar.
2. Ratusan orang tertipu calo yang mengaku bisa membuat lulus CPNS.

Pilih mana, mau masuk yang pertama atau yang kedua? Yang pertama dong.. Jika Anda masuk CPNS dengan cara jujur, insya Allah pekerjaan Anda halal. Sebaliknya, tidak ada gunanya masuk CPNS dengan cara tidak jujur, karena itu akan menodai hidup Anda sendiri yang cuma sekali di dunia ini.

Kabar miring yang lain adalah PNS gajinya sedikit? Bisa benar bisa tidak. PNS yang hanya mengerjakan tugas di kantor, gajinya pas-pasan. Tetapi PNS yang dapat menjual SKILL yang dimiliki, penghasilannya lumayan tinggi. Tinggi rendahnya gaji bukan tergantung dia bekerja di swasta atau negeri, tetapi tergantung dari SKILL orang tersebut dan bagaimana memanfaatkan skillnya.

Misalnya, seorang programmer pemula di perusahaan swasta, dia mendapatkan gaji Rp 3 juta, dengan waktu bekerja yang sangat ketat dan tertarget, sehingga tidak ada waktu lagi yang tersisa untuk mengerjakan hal yang lain. Sementara seorang programmer pemula yang berstatus CPNS, mendapatkan gaji pokok+tunjangan sekitar Rp 2 juta, tetapi memiliki banyak waktu luang dan dalam waktu 3 bulan dia membuat sebuah aplikasi di handphone, dan dibeli oleh sebuah operator telepon seluler dengan harga Rp 100 juta. Karena skill yang dimilikinya juga, dia mengerjakan proyek institusinya dan mendapatkan honor tambahan di luar gaji Rp 1 juta per bulan. Mau yang mana?
Koleksi soal CPNS

Mungkin Anda melihat penawaran CD atau buku soal-soal CPNS di Gramedia? Apakah Anda perlu memilikinya? Selama harganya wajar (maksimal Rp50ribu) maka jawabannya = Ya! Anda harus tahu medan perang sebelum berperang kan? Jika sudah punya buku atau soal-soalnya, maka hukumnya adalah wajib dipelajari! Mengapa? Ratusan orang tidak belajar atau hanya belajar setengah-setengah karena menganggap tes CPNS adalah untung-untungan. Ini tidak benar, tetapi menguntungkan bagi Anda jika Anda mau belajar serius. Biarkan saja image atau anggapan ini menyebar ke orang lain, tapi tidak buat Anda. Buat Anda, mengikuti tes CPNS bukan untung-untungan, tetapi perjuangan yang hasilnya sesuai dengan usaha yang Anda lakukan.
Materi tes CPNS

Ketika melihat lowongan tes CPNS, maka pastikan Anda mengetahui materi yang akan diujikan, yang biasanya berupa:

1. Tes Kompetensi Dasar
2. Tes Kompetensi Bidang

Tes Kompetensi Dasar terdiri atas:

1. Tes Pengetahuan Umum (TPU)
2. Tes Bakat Skolastik (TBS)
3. Tes Skala Kematangan (TSK)

Materi Tes Pengetahuan Umum

Soal Tes Pengetahuan Umum berisikan materi-materi umum seperti ini:

* Perkembangan terbaru dunia, misalnya krisis ekonomi saat ini, pemilihan presiden AS, dsb.
* Tata negara, misalnya tentang makna Pancasila, perumusan Pancasila, pokok pikiran UUD 1945, dsb.
* Kebijakan Pemerintah, misalnya tentang penurunan harga BBM, kenaikan tunjangan guru, dsb.

Yang membuat sulitnya dalam Tes Pengetahuan Umum adalah kita tidak mungkin tahu segalanya, terutama tentang info-info terkini, bahkan nomor Undang-undang pun kadang ditanyakan! Biasanya kita tidak mampu menghafal nomor undang-undang sedemikian banyak, atau menghafal seluruh pasal dalam UUD 1945 (kecuali sebagian kecil orang bisa)

Strateginya:

Jika Anda merasa pengetahuan umum Anda sedikit, maka kuatkan di bagian tata negara. Karena soal-soal Tata Negara tidak berubah-ubah dan banyak referensinya. Misalnya dimanakah “pernyatan resmi kemerdekaan Indonesia di dalam UUD 1945?” Dari dulu jawabannya sama: pembukaan alenea ketiga. Di mana mendapatkan pengetahuan Tata Negara? Dari buku tes CPNS di Gramedia, lihat covernya, pilih yang di dalamnya terdapat materi Pancasila, UUD, & Tata Negara. Sulit? tidak juga, & tenang saja, semua pesaing Anda merasakan kesulitan yang sama. Hasilnya, nilainya tes pengetahuan umum tidak berbeda jauh antara satu orang dengan yang lainnya.
Materi Tes Bakat Skolastik

Soal Tes Bakat Skolastik, berisi kemampuan dasar yang diperoleh dari sekolah.

* Sinonim, misalnya apriori = berdasar teori
* Antonim, misalnya apriori >< aposteori * Analogi, misalnya: o rambut -> hitam, maka langit -> biru (hubungan warna),
o cewek -> cantik, maka cowok -> ganteng,
o kepala -> botak, maka cewek -> apa hayo?
* Deret, misalnya: 1,3,5,7, terus berapa lagi? 1, 3, 7, 15, terus berapa lagi (kali 2 tambah 1)
* Logika dan Penalaran, misalnya
o jika A > B , B=C, CD, A
o jika kambing berkaki lima dan kucing termasuk jenis kambing, maka? kucing berkaki lima.
* Matematika dasar, seperti pelajaran matematika kelas 3 SMA, tetapi lebih mudah

Strateginya:

Latihan soal sebanyak mungkin. Dengan pengalaman mengerjakan soal CPNS, maka kemampuan Anda akan meningkat. Ini adalah bagian soal yang menentukan Anda lulus atau tidak. Seriuslah belajar pada bagian ini.
Materi Tes Skala Kematangan

Tes yang cukup mudah & tidak perlu berpikir, karena pertanyaannya menyangkut sikap dan perilaku Anda sehari-hari. Tetapi masalahnya, semua orang termasuk pesaing Anda juga tidak merasakan kesulitan mengerjakan soal ini. Contoh soalnya adalah seperti ini:

* Jika Anda mengetahui atasan Anda di kantor membuka situs porno, Apa yang Anda lakukan: (a) menegur atasan, (b) melapor ke atasan yang lebih tinggi kedudukannya, (c) membiarkan karena resiko jabatan kita, (d) ikut-ikutan mbuka situs porno
* Ada dua pilihan yang harus Anda pilih salah satu. Misalnya Anda lebih suka membuat program atau rapat? Anda lebih suka rapat atau menulis buku? Anda lebih suka menulis buku atau membuat program.

Strateginya:

Sebisa mungkin pilih jawaban yang terbaik. Misalnya: lebih baik memberi daripada menerima, lebih baik team work daripada individualis, lebih baik tenang daripada terburu-buru, dan sebagainya. Untuk tipe soal dengan dua pilihan, jujur & konsisten. Konsisten diperlukan karena kadang soal akan diulang. Jika Anda jujur maka cenderung konsisten.

Materi Tes Kompetensi Bidang

Tes ini sangat bervariasi tergantung lowongan jabatan yang mau Anda masuki. Misalnya jika Anda mau masuk sebagai peneliti, maka yang ditanyakan seputar metode penelitian, metode ilmiah, menyusun laporan, dan sebagainya. Jika Anda mau masuk sebagai penguji mutu barang, maka yang ditanyakan adalah seputar kain, benang, ukuran kabel, dan sebagainya (ga nyambung ya? tapi memang demikian).
Strategi pada saat ujian tertulis tes CPNS

Bersikap tenang. Jangan sekali-kali mempersiapkan contekan, hafalkan selama Anda mampu & Anda harus mampu. Karena contekan akan membuat Anda takut & rasa takut akan membuyarkan ingatan dan daya pikir Anda. Jangan bertanya atau melirik jawaban teman Anda. Teman Anda mungkin tidak lebih pandai dari Anda. Jangan menjawab pertanyaan teman Anda. Percaya diri. Apapun hasilnya, itulah yang terbaik yang bisa Anda lakukan dan usahakan.
Setelah lulus tes tertulis terus ngapain?

Sebenarnya simple, jika Anda mempersiapkan tes tertulis dengan baik (latihan soal sebanyak mungkin), maka kemungkinan besar Anda lulus, dan Anda perlu mempersiapkan tahapan tes selanjutnya, yang berupa tes bahasa inggris, wawancara pertama, psikotes, dan wawancara kedua. Urutan dan jenis tes bisa berbeda-beda tergantung dari institusi yang Anda daftar.

Tes Bahasa Inggris, sama persis kayak TOEFL tetapi nggak pake listening. Pelajari buku-buku TOEFL yang banyak tersedia di pasaran. Jika nilai Anda di atas 500 maka Anda sudah berada di atas rata-rata pendaftar CPNS. Jika nilai Anda di atas 550, lebih bagus lagi.

Oka Mahendra (http://tutorialgratis.net)

Tentunya waluapUn smua di atas kita telah lakukan yang terutama juga adalah berserah sepenuhnya kepada Tuhan sesuai dgn Iman dan Kepercayaan kita dengan Motto Ora et Labora/Berdoa dan bekerja keras,

Semoga Sukses Teman-teman..

Kita tetap akan satu dalam Doa..Imanuel
Salam Hangat

Tulisan ini diambil dari message Facebook kiriman bapak Onekhesi Waruwu. Terimakasih.

KIAMAT 2012 :”Apa Iya….?”

Sebuah film yang berkisah mengenai kiamat pada tahun 2012. Saya sendiri belum melihat karena ada kesibukan lain. Namun berikut ini ada sinopsis dan reviewnya diambil dari kompas.com.  Banyak spoilernya, jadi jangan dibaca jika ingin lebih asik menontonnya. Sumber: Kompas Entertaiment.

2012Pernahkan Anda bayangkan ketika bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba ambles ke dasar bumi dan sebagian lagi hilang ditelan air laut? Semua agama memang menyebutkan bahwa suatu saat bumi akan hancur karena Hari Kiamat.

Tak sedikit orang yang percaya bahwa Hari Kiamat akan terjadi di tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012. Itu sesuai ramalan Suku Maya yang kabarnya jago ilmu falak. Tapi benarkah Kiamat bisa diprediksi datangnya?

Lewat semua kisah dan rumor tersebut, Columbia Pictures memproduksi sebuah film yang menggambarkan bagaimana hari kiamat akan datang. Film yang berjudul 2012 tersebut sudah mulai diputar Jumat (13/11) di seluruh bioskop serentak di  seluruh dunia.

Film diawali dengan adegan yang berlokasi di India. Seorang ilmuwan setempat, Dr Satnam Tsurutani (Jimi Mistry) menemukan fakta bahwa inti dari kulit bumi mengalami kenaikan suhu karena efek yang diakibatkan oleh sebuah ledakan besar di permukaan matahari (sun flare).

Menurut perhitungan para ahli, dampaK ledakan itu membuat gerakan pada inti bumi. Akibatnya, lempeng bumi yang selama ini menopang daratan di bumi bakal patah dan akan mengakibatkan gempa bumi yang sangat dahsyat.

Atas dasar perhitungan itulah, Dr Adrian Helmsley (Chiwetel Ejiofor), sahabat Dr Satnam, membuat laporan ke Gedung Putih bahwa kiamat akan tiba. Adrian bertemu kepala staf presiden, Carl Anheuser (Oliver Platt). Carl yang semula meremehkan temuan bumi terus memanas itu langsung terkejut dan merespons.

Temuan tersebut kemudian dibawa ke pertemuan negara-negara G8 di tahun 2010. Dalam kesempatan itu,  Presiden Amerika Serikat Thomas Wilson (Danny Glover) menyampaikan kepada para petinggi dunia bahwa bumi akan dilanda musibah besar terkait inti bumi yang terus memanas.

Sejak itu dimulailah sebuah rencana besar dijalankan. Semua negara sepakat memilih China sebagai tempat untuk membuat sejumlah bahtera besar, barangkali mirip bahtera Nabi Nuh, yang tak lain akan digunakan saat bencana besar tiba.

Sementara itu, diceritakan kisah lain tentang kehidupan seorang penulis buku berjudul Farewell Atlantis, Jackson Curtis (John Cusack). Ia datang ke rumah mantan istrinya, Kate Curtis (Amanda Peet), untuk menjemput anak mereka, Noah (Liam James) dan Lily (Morgan Lily), berkemah.

Dengan naik limousine, mereka tiba di lokasi perkemahan Yellowstone. Namun setibanya di sana ada tanda larangan masuk menuju danau Yellowstone. Curtis dan kedua anaknya nekat menerobos larangan itu. Di sana mereka kaget karena danau tersebut lenyap karena pemanasan bumi.

Saat berkemah, Curtis bertemu Charlie Frost (Woody Harrelson), seorang penyiar radio yang berpenampilan seperti orang gila. Charlie memberitahu bahwa bumi akan segera dilanda  bencana dahsyat. Lewat Charlie juga Curtis tahu bahwa Charlie punya peta lokasi pesawat yang bisa menyelamatkan manusia dari bencana itu.

Curtis pun terpaksa pulang lebih cepat, ketika mantan istrinya meminta agar anak-anak segera kembali. Kate sedikit trauma karena ia baru saja mengalami gempa. Setelah anak-anak kembali ke rumah ibunya, Curtis kembali bertugas mengantar anak kembar bosnya, Yuri Karpov (Zlatko Buric).

Sewa pesawat

2012 aCurtis mulai memercayai omongan Charlie tentang kiamat saat dia menyaksikan jalan di bandara terbelah karena gempa. Curtis lalu berinisiatif menyewa pesawat dan seorang pilot untuk menyelamatkan keluarganya dengan bayaran jam tangan mahal miliknya.

Dari sini ketegangan pun dimulai. Kiamat yang diramalkan banyak pihak terjadi, dimulai dari gempa bumi di mana-mana. Curtis pun ngebut ke rumah istrinya untuk menjemput Kate dan anak-anaknya.

Setelah berhasil menyelamatkan keluarganya plus pacar Kate, Gordon Silberman (Tom McCarthy) Curtis segera memacu limousinnya ke bandara. Penonton diajak menahan napas melihat mobil mewah itu meliuk-liuk menghindari gedung-gedung yang runtuh serta jalanan yang menganga karena gempa dahsyat.

Rombongan ini pun tiba di bandara. Namun sial, pilot yang disewa Curtis tewas. Akhirnya Gordon yang pernah kursus pilot didapuk menjadi pilot dadakan. Berpacu dengan waktu, pesawat itu pun akhirnya bisa mengudara. Dari dalam pesawat mereka melihat bencana yang luar biasa. Semuanya hancur dan luluh lantak.

Di Gedung Putih, Dr Adrian mendapat kabar bahwa kenaikan suhu inti bumi terus naik dengan cepat. Hal ini membuat Adrian terkejut lantaran perkiraannya meleset. Kiamat datang lebih cepat. Pemerintah pun segera melakukan penyelamatan. Sayang Presiden Thomas menolak dievakuasi ke China. Ia memilih tinggal bersama rakyatnya.

Akhirnya sebuah tsunami setinggi ribuan meter menghantam gedung Putih dan seisinya. Bahkan saking dahsyatnya, kapal induk John F Kennedy CV-63 pun terpental hingga menghantam Gedung Putih.

Gempa dan tsunami terjadi di seluruh belahan dunia. Bumi mengalami kehancuran total. Diceritakan bahwa kutub selatan dan utara telah bergeser. Semua daratan bergeser sejauh ribuan mil dari lokasi semula.

Dalam bencana itu, hanya sedikit yang bisa selamat, termasuk rombongan pesawat Air Force One yang bergerak ke China, menuju “Bahtera Nuh” dibuat. Ternyata tanpa disangka Curtis dan keluarganya bisa sampai China menggunakan pesawat Antonov yang dipiloti Shasha, anak buah Yuri, dan Gorgon sebagai kopilot.

Rombongan Curtis kemudian ditinggal oleh Yuri dan anak kembarnya karena mereka punya tiket naik ke kapal besar tersebut. Dalam keputusasaannya, Curtis dan keluarga mendapat tumpangan seorang biksu yang ternyata menuju ke bahtera raksasa itu.

Di sini kembali penonton dibuat tegang, karena mendadak pintu kapal dibuka. Gordon pun menjadi korban. Tapi saat pintu kapal akan ditutup lagi, sebuah perkakas jatuh dan mengganjal roda penggerak pintu. Mereka yang di dalam kapal panik, karena mesin tidak bisa dinyalakan jika pintu masih terbuka. Padahal saat itu, sebuah tsunami setinggi gunung sudah menuju ke arah kapal itu.

Alur

2012 bKisah film 2012 ini sepintas tak jauh berbeda dengan film soal bencana besar di bumi, seperti The Day After Tomorrow (2004) dan Deep Impact (1998). Hanya saja, film 2012 lebih hebat  dan dahsyat penggambarannya. Efek visualnya terlihat lebih nyata. Ya, ini sebanding dengan ongkos produksi film ini yang mencapai 200 juta dolar AS.

Meski dari sisi efek visual patut diacungi jempol, tidak demikian dengan alur ceritanya. Jika Anda sering nonton film Hollywood, cukup banyak alur atau adegan yang bisa ditebak. Misalnya, saat Curtis terjatuh saat mengambil peta, adegan dibuat seolah Curtis telah mati. Sejurus kemudian muncul jari tangan Curtis dari bibir tebing dan selamatlah Curtis.

Lewat film 2012 ini setidaknya penonton bisa melihat gambaran bagaimana dunia (sedikit) hancur karena kekuatan alam yang amat dahsyat. Mungkin penyebutan kiamat untuk film ini tidak tepat, lantaran masih ada manusia yang selamat.

Mungkin lebih tepat bencana besar, seperti yang terjadi di zaman Nabi Nuh, di mana banjir besar melanda bumi, dan Nuh bisa selamat setelah naik sebuah bahtera berisi semua jenis binatang dan tumbuhan agar bisa melanjutkan hidup pascabencana.

Film ini juga mengandung pesan bahwa semua milik manusia tidak ada yang abadi. Manusia tidak berdaya kala alam mengamuk dengan segala kekuatannya.

Kita juga disadarkan bahwa semua umat manusia adalah bersaudara. Saat menghadapi bencana tak ada lagi si kaya dan si miskin, tak ada lagi kelompok agama, suku, dan ras. Namun jika kita baru sadar bahwa manusia adalah bersaudara dengan manusia lain saat bencana tiba, rasanya terlalu mahal harga yang dibayarkan.

Anda juga harus sabar menyaksikan film ini, karena durasinya cukup panjang, 158 menit atau dua jam lebih. Jadi, sebelum nonton sebaiknya Anda buang air kecil agar tidak terganggu urusan “panggilan alam” itu di tengah-tengah film. Selamat menonton! (Lucky Oktaviano)

Situs 21Cineplex.com juga sempat kiamat sejenak alias susah dibuka pada tanggal 13 November yang lalu. Mungkin karena banyak orang yang ingin mengetahui jam main film 2012.

Ini hanya sebuah film, jadi dinikmati saja, terlepas dari kisah mengenai apa yang terjadi tahun 2012. Karena kiamat itu bisa terjadi kapan saja, bisa hari ini esok atau lusa :D .

Selamat Menonton

“ONO SITEFUYU” (Anak Sesat) : Film NIAS terbaik dan Pertama. Rugi tak ditonton….

Satu karya putra Nias, sebuah Film Tentang Anak Sesat “ONO SITEFUYU” dalam Bahasa Nias, di perankan oleh Putra-Putri Nias, pengambilan gambar juga berlokasi di Pulau Nias yang skenario dan penyutradaraan dilakukan oleh Putra-putri Nias adalah sebuah Film Nias yang pertama dan terbaik.

Film ini diproduksi oleh CZ Entertainment dan diawaki oleh :  YUNUS GEA sebagai penulis skenario, casting oleh CZ Studio Audio Visual, OTO GEA di makeup, ABADI GEA sebagai penata artistik, penata musik STUDIO CZ, ALISAMA GEA di Soundtrack Vocal, ES sebagai penata fotografer, MAYA pendisain grafik, TINUS GEA sebagai Penata Suara, YG sebagai penyunting gambar, YG sebagai penyunting gambar, PG sebagai editor, BUDIELI HIA, STh sebagai subtitle, PONTI GEA sebagai Producer dan Sutradara dan EMILIA SARUMAHA sebagai Pimpinan Proyek.

Film ini pantas mendapatkan acungan jempol dan sebagai sebuah karya sastra yang bernilai budaya tinggi dari Pulau Nias yang sayang kalau tidak ditonton.

Adapun sinopsis film ONO SITEFUYU (Anak Sesat) Ini adalah sbb :

Sanohugõ seorang pemuda desa yang baru lulus dari bangku sekolah SMP, memaksa orangtuanya untuk melanjutkan sekolahnya ke kota Gunungsitoli. Dengan keadaan ekonomi yang serba kekurangan, kedua orangtua Sanohugõ yang bekerja sehari-harinya sebagai petani berusaha dengan berbagai cara untuk mengupayakan biaya yang dibutuhkan Sanohugõ untuk melanjutkan sekolahnya. Akhirnya merekapun  menjual ladang dan Sanohugõ berangkat untuk melanjutkan  sekolahnya di salah satu SMA di Gunungsitoli. Di kota, Sanohugõ terpengaruh dengan lingkungan dan menghambur-hamburkan uang jeripayah orangtuanya dengan bermain judi dan mabuk-mabukan. Ia terlibat perselisihan dengan sekelompok pemuda berandalan di sekolahnya. Sementara itu adik Sanohugõ yang bernama Di’a berparas lugu, setia mendampingi kedua orangtua mereka di desa  hingga kematian menjemput kedua orangtuanya tersebut. Air matapun selalu bercucuran di wajah gadis lugu ini.


Sedalam apakah penderitaan yang dialami Di’a beserta kedua orang tuanya ?

Ribut-ribut Soal Kiamat

Oleh: Ev. Manati I. Zega, S.Th., MA

Demam 2012 belakangan ini melanda publik. Puluhan buku bertemakan 2012 laris manis. Buku-buku dari penulis lokal hingga terjemahan bertaburan di toko buku. Sebuah fakta yang menunjukkan bahwa masalah eskatologis selalu menarik minat.

2012 makin ramai dibicarakan ketika film layar lebar bertajuk 2012 diputar di bioskop-bioskop. Seorang hamba Tuhan di Jakarta pernah berniat menemani putrinya untuk menonton film itu. Katanya, ia dan putrinya datang lebih awal, namun tidak mendapatkan tiket. Bahkan sebelumnya, telah banyak orang rela antre berhari-hari untuk beroleh tiket.

SALAH ALAMAT

Lawrence E. Joseph dalam buku Apocalypse 2012: An Investigation into Civilization´s End menuliskan tentang kiamat berdasarkan fakta-fakta. Fakta yang menarik adalah ketika sang penulis mengumpulkan data-data dari suku Maya. Seperti disaksikan penulisnya, ramalan kiamat 2012 terinspirasi dari kalender suku Maya.

Akan tetapi, ada satu hal yang menurut saya tak masuk akal. Lawrence E. Joseph mencari datanya melalui para dukun suku Maya. Ia menyebut nama Carlos dan Gerardo Barrios, dukun suku Maya dari Guatemala, sebagai salah satu narasumber buku kiamat itu. Tentu ini menimbulkan pertanyaan. Mungkinkah dukun yang menyembah dewa-dewa alam menyingkap misteri ilahi yang agung? Kitab Suci dengan tegas mengatakan mengenai waktu dan hari Akhir Zaman tidak seorang pun yang tahu. Malaikat-malaikat bahkan Anak sendiri tidak tahu (Mat. 24:36). Logiskah bila dukun ikut menetapkan tanggal dan tahun sedemikian detail? Bagi saya, ini salah kaprah. Prof. Dr. W. Stanley Heath, Th.D dalam buku Sains, Iman dan Teknologi (Yayasan ANDI, 1997) dengan tegas mengatakan seorang ilmuwan sejati tidak melalaikan Alkitab dalam penelitiannya.

Sebenarnya, Lawrence perlu mengonfirmasi temuannya tentang kiamat dari Kitab Suci. Membicarakan kiamat tidak lepas dari masalah agama. Perihal agama tidak lepas dari Kitab Suci. Maka, bila seorang peneliti menanyakan dukun terkait hak prerogatif Tuhan, jelas ini tidak pantas. Kebenaran ilahi yang ditanyakan melalui dukun, sekali lagi sebuah kesalahan fatal. Kebenaran tentang Akhir Zaman seharusnya dibicarakan dengan para rohaniwan atau ahli Kitab Suci.

Perkembangan selanjutnya, melalui berbagai tulisan di media cetak dan internet, suku Maya membantah. Suku tersebut tidak mau disebut biang kiamat 2012. Seorang arkeolog Maya, Jose Huchm gerah dengan pemberitaan mengenai kiamat yang dikaitkan dengan suku Maya. Jose berkata, “Bila aku pergi ke komunitas penutur bahasa Maya dan menanyakan orang-orang tentang hal yang akan terjadi pada 2012, mereka tak tahu apa-apa. Jika engkau berkata kepada mereka bahwa dunia akan berakhir pada 2012, pasti mereka tidak akan mempercayaimu.” Bahkan, seorang tetua suku Maya, Apolinario Chile Pixton menyebutkan bahwa kalender Maya yang disebut-sebut memperkirakan kiamat 2012 adalah tidak benar. Teori kiamat 2012 datang dari gagasan Barat bukan dari suku Maya. Catatan kuno suku Maya hanya menyebutkan 2012 adalah berakhirnya siklus kalender yang mereka buat. Sama sekali bukan tentang kiamat!

POSITIP

Lawrence E. Joseph dengan karya tulisnya. Roland Emmerich dengan film layar lebarnya. Mereka mengingatkan umat bahwa suatu saat Akhir Zaman akan tiba. Itu pasti! Ya, memang mereka keliru tatkala menetapkan tanggal dan tahun kiamat. Namun, karya-karya mereka menghentak dunia. Mata dunia sedang tertuju pada kiamat. Dunia diingatkan, cepat atau lambat Akhir Zaman akan datang. Bisa sebelum 2012 atau bahkan bertahun-tahun setelah 2012.

Sebagai orang Kristen, baik pula jika menimbang nasihat Paulus kepada jemaat Tesalonika. Saat itu muncul ajaran tidak sehat mengenai Akhir Zaman. Lalu, Paulus menasihatkan jemaat itu. “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa” (2 Tes. 2:3). Bangun pemahaman kiamat dari Alkitab. Bukan dari pemahaman dan penelitian ilmiah terhebat mana pun. Kiamat adalah urusan Bapa.
__________
Penulis seorang rohaniwan, penulis buku, dan Jurnalis. Redaktur Pelaksana Majalah Rohani Nasional BAHANA. Tinggal di Yogyakarta

End of Times

Oleh: Ev. Manati Zega, S.Th.,MA *


Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa sendiri. (Matius 24:36)


Baca: Matius 24:29-36


Karya Lawrence E. Joseph dalam buku Kiamat—Investigasi Akhir Zaman, menegaskan dengan mantap bahwa 21 Desember 2012 akan terjadi kiamat yang disebut juga end of times. Kesimpulan ini didasarkan atas penanggalan suku Maya di daratan Amerika. Juga diperkuat dengan penelitian ilmiah yang mengatakan bahwa 21 Desember 2012 adalah titik balik musim dingin tahunan. Ketika itu, belahan bumi utara berada di titik terjauh dari matahari. Akibatnya, siang makin pendek dan malam makin panjang. Bukan hanya itu, diprediksi pula akibat rotasi bumi, maka akan terjadi pergantian posisi antara kutub utara dan kutub selatan. Bagi suku Maya, berdasarkan penanggalan mereka, periode 1992-2012, bumi akan dimurnikan dan akan terjadi suatu zaman yang disebut zaman baru. Kini, masalah kiamat yang dalam istilah Alkitab disebut akhir zaman, marak dibicarakan orang. Bahkan film kiamat 2012 diputar di banyak bioskop di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pro kontra terkait film tersebut menggema di mana-mana.


Bagaimana sikap kita sebagai orang Kristen? Apakah kita ikut-ikutan gelisah? Panik? Firman Tuhan di atas sebaiknya kita jadikan bahan refleksi. Sangat tegas Tuhan berkata bahwa tidak ada seorang pun yang tahu kapan akhir zaman itu terjadi. Kapankah tepatnya Tuhan Yesus akan datang kedua kali? Bila kita berbicara masalah waktu, firman Tuhan berkata jelas. Tidak ada seorang pun yang diberi tanggung jawab untuk menghitung dengan tepat kapankah peristiwa itu melanda planet bumi ini (ay. 36). Allah dalam kedaulatan-Nya tidak pernah memerintahkan siapa pun dan suku mana pun untuk menghitung hari kiamat. Kiamat atau akhir zaman adalah urusan Tuhan, bukan urusan manusia.


Lalu, bagaimana sikap kita terhadap berbagai pemberitaan yang ada disekeliling kita? Tentu, kita ambil sisi positifnya saja. Berita tentang kiamat 2012, sebaiknya dijadikan peringatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Bila kita dekat dengan Tuhan, kapan pun terjadi kiamat atau akhir zaman bukan masalah serius. Mengapa? Karena kita tahu persis ke mana tujuan kita. Tujuan kita sudah sangat jelas. Apa pun yang terjadi, kita pasti dalam perlindungan dan pemeliharaan-Nya. Maka, bijaksana bila kita makin berpaut hanya kepada-Nya. Karena itu, kita tidak perlu ikut-ikutan panik. Masa kini, masa sekarang, dan masa depan kita ada dalam naungan kasih-Nya. Sikap yang bijak adalah mencari Tuhan dan berpaut hanya kepada Dia. Puji Tuhan!



Akhir Zaman adalah Hak Prerogatif Allah, Bukan Urusan Manusia.

_______________
* Penulis dididik dan dibesarkan dalam lingkungan BNKP. Seorang rohaniwan, pengkhotbah, penulis buku, redaktur pelaksana Majalah Rohani Nasional BAHANA. Tinggal di Yogyakarta.

Berita Duka Cita

Telah meninggal dunia orang tua laki-laki dari Bapak Snk. Drs. Ya’aro Mendrofa  (Ama Agnes Mendrofa, Bendahara BPMJ BNKP Hilisawato Simalingkar Medan pada Hari Senin, 7 Desember 2009 di Gunungsitoli.

Untuk itu dimohon kepada seluruh anggota Majelis dan Jemaat untuk mengadakan doa bersama nanti malam tgl. 7 Desember 2009 pukul 20.00 Wib di rumah Keluarga Ama/Ina Agnes Mendrofa Jl. Kapiten Purba III No. 14.

Seluruh Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan mengucapkan :

Turut Berduka Cita untuk seluruh keluarga yang ditinggalkan kiranya Tuhan menyertai dan menghiburkan seluruh keluarga Duka.

Natal, Sapaan di Tengah Kegamangan

Oleh: Ev. Manati I. Zega, S.Th., MA *

Kebingungan melanda dunia saat ini. Kepastian masa depan kian dipertanyakan. Akankah Natal membawa secercah harapan?

Natal, aha inilah yang dinantikan umat Kristen sedunia. Sebenarnya bukan hanya yang kristiani, namun pelaku bisnis musiman pun menantikan bulan Natal itu. Seorang rekan yang pernah tinggal sepuluh tahun di Singapura berkisah bahwa nuansa Natal begitu kentara di negara itu sejak akhir November. Pernak-pernik Natal mudah ditemui di pusat-pusat perbelanjaan. Di Indonesia pun hampir sama. Sejak awal Desember, toko-toko telah ramai dengan beragam aksesori Natal. Tentu, hal semacam itu sah-sah saja. Bukankah tidak ada larangan untuk bersukacita menyambut Natal? Tuhan pun tidak melarang siapa pun untuk bergembira menyambut kelahiran-Nya.

Akan tetapi, kita diperhadapkan dengan keprihatinan sosial di sekitar kita? Memang bersukacita itu penting. Namun, pernahkah memikirkan kondisi masyarakat yang serba tidak pasti. Mengawali bulan terakhir di tahun 2009 ini, banyak persoalan di sekeliling kita. Perseteruan KPK dengan POLRI. Kasus ini menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum. Kasus Bank Century yang masih diproses Pansus DPR. Hal ini menambah deretan kegelisahan. Belum lagi masalah perceraian yang persentasenya meningkat tajam. Akibatnya anak-anak mengalami keterpecahan jiwa. Bahkan tidak sedikit yang meragukan kasih Tuhan karena orangtua yang harus berpisah. Hal lain yang tak kalah penting adalah rumor kiamat 2012. Kontroversi film layar lebar karya Roland Emmerich ini terjadi di berbagai tempat. Termasuk di negeri kita. Fenomena bencana alam pun tidak luput dari perhatian masyarakat. Lagi-lagi tekanan demi tekanan tampaknya enggan meninggalkan umat manusia.

MENILIK SEJARAH

Sejenak kita menilik sejarah sebagai pembanding. Tatkala Natal pertama tiba, umat dalam keadaan tertekan. Ada apa gerangan? Mereka berada di bawah cengkeraman tirani Romawi. Penguasa menyebar kekerasan, kesewenangan, penderitaan yang berujung pada kemiskinan. Singkatnya, ketidakpastian melanda umat kala itu.

Keadaan diperparah lagi oleh kondisi umat yang memberontak kepada Tuhan. Masa intertestamental—masa antar Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB), Tuhan tidak mengutus seorang nabi pun untuk berbicara kepada umat. Sekitar 400 tahun masa diam antar PL dan PB inilah masa-masa yang penuh ketidakpastian.

Akan tetapi, dalam kondisi sunyi ini terjadilah surprise lewat inkarnasi atau Natal. Kemilau cahaya pengharapan menembus kehampaan manusia. Allah tidak tinggal di belakang langit biru lalu menonton penderitaan manusia. Natal memecah keputusasaan itu dengan secercah pengharapan baru. Kelahiran Kristus, bagi orang Kristen merupakan berita sukacita. Maksudnya, berita kelegaan bagi mereka yang terkungkung secara sosial, politik, bahkan psikologis selama ini. Natal tiba, pertanda masih ada harapan bagi manusia.

Fakta membuktikan! Kegamangan melanda umat manusia sepanjang lintasan sejarah. Gamang adalah perasaan takut, was-was, kehilangan keseimbangan ketika berada pada ketinggian. Andaikan manusia punya sayap dan terbang tinggi. Dari ketinggian terlihatlah betapa ngerinya dunia kita. Menakutkan, kata itu mungkin tepat untuk menggambarkannya. Namun, apakah berhenti pada perasaan takut? Atau, kita terjebak dalam fatalisme sembari berkata manusia tidak dapat berbuat apa-apa. Manusia hanya bisa pasrah sambil menonton apa yang terjadi. Menurut saya, sikap demikian kuranglah tepat. Kita harus berbuat sesuatu agar orang lain di sekitar kita punya pengharapan yang pasti.

TELADAN GEMBALA

Pada zamannya, para gembala adalah warga yang status sosialnya kurang terpandang. Memang di kalangan Yahudi, pekerjaan ini di anggap mulia. Namun, dari sisi sosial mereka hanyalah orang-orang biasa yang kedudukannya tidak terlalu diperhitungkan. Maka dalam pengadilan misalnya, ada catatan yang mengatakan testimoni mereka boleh diabaikan.

Akan tetapi, dalam peristiwa Natal pertama, para gembalalah yang mendengar pertama kali kabar kelahiran Kristus. Berita Natal tidak disampaikan malaikat kepada kaum elit. Lingkaran penguasa istana. Namun, malaikat memilih memberitahukan kepada para gembala. Pertanyaan penting yang harus diajukan adalah apa yang menarik dari para gembala? Tentu, kita sepakat bahwa malaikat tidak salah sasaran. Tidak pula salah alamat.

Belajar dari sejarah, profesi gembala adalah profesi berat yang penuh risiko. Mengapa berkata demikian? Para gembala punya tanggung jawab melindungi domba-domba dari bahaya yang mengancam (Mazmur 23:1-6; Yesaya 40:11). Gembala juga harus memelihara dan merawat dengan hati domba-domba gembalaannya. Dengan kata lain, menjadi gembala harus rela mengesampingkan kepentingan diri sendiri. Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa gembala adalah pribadi yang bertanggung jawab.

Tanggung jawab para gembala tampak jelas tatkala berita kelahiran Yesus disampaikan oleh malaikat. Begitu malaikat pembawa berita itu meninggalkan mereka, muncullah tindakan inisiatip. Dokter Lukas menuliskan, “Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” (Lukas 2:15). Ini sikap tanggung jawab yang luar biasa. Mereka langsung berangkat ke Betlehem untuk menyaksikan secara langsung apa yang sedang terjadi. Rupanya para gembala adalah pribadi yang tak melalaikan tanggung jawabnya. Sebuah sikap positip yang pantas ditiru.

Implikasi dari sikap ini dalam kehidupan sehari-hari adalah kita perlu menjadi gembala di komunitas masing-masing. Kehadiran kita adalah memelihara dan mengayomi yang lemah. Bukan sebalik. Bukan menghabisi dan mengintimidasi. Sementara kita akan merayakan Natal, kiranya tanggung jawab sebagai gemba menjadi perhatian berasama. Suami kiranya menjadi gembala yang memelihara keluarganya. Bukan sebaliknya, menghancurkan, atau menceraikan pasangan hidupnya. Pemerintah wajib memelihara dan mengayomi warganya. Bukan sebaliknya mengintimidasi dengan sikap-sikap yang arogan.

Tahun 2009 ini, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mengusung pesan Natal “Tuhan itu Baik Kepada Semua Orang…” (Mazmur 145:9a). Melaluinya umat kristiani di Indonesia dapat menjadi agen pembawa pengharapan. Umat kristiani bersama umat beragama lain bersama-sama merencanakan hari esok yang lebih baik, bagi manusia dan bumi yang kita tinggali ini. Bukan saatnya menebar permusuhan karena permusuhan hanya memicu problema baru. Kini saatnya maju bersama demi kesejahteraan umat manusia. Jadilah agen perubahan, agen penenang di tengah kegamangan zaman. Kiranya Tuhan memampukan kita menunaikan niat tulus ini. Selamat merayakan Natal.

_________

* Penulis, dididik dan dibesar dalam pelayanan Banua Niha Keriso Protestan (BNKP). Seorang rohaniwan dan penulis buku. Selain berkhotbah dan mengajar, kini penulis menjadi Redaktur Pelaksana Majalah Rohani Nasional BAHANA. Tinggal dan melayani di Yogyakarta, Jawa Tengah.

UI Tuntut Daerah yang Manipulasi Pengumuman CPNS

Umum 26-11-2009

*nana miranti
MedanBisnis – Medan
Universitas Indonesia (UI) melakukan kerja sama dengan 14 kabupaten/kota di Sumut dalam proses perekrutan CPNS 2009. Meski demikian, UI akan menuntut kabupaten/kota yang memanipulasi pengumuman daftar nama peserta ujian CPNS yang lulus.
Komitmen UI itu disampaikan kepada rombongan Komisi A DPRD Sumut yang melakukan koordinasi dan melihat sistem yang digunakan untuk perekrutan CPNS formasi 2009, Rabu (25/11), di Kampus UI, Depok.
Ketua Komisi A DPRD Sumut, M Nuh, yang dihubungi MedanBisnis via telepon mengatakan, dalam kunjungan itu mereka diterima Kepala Biro Hukum UI, Retno Moerniati. Para anggota dewan mendapat penjelasan bahwa UI akan membuat sistem perangkingan dalam menilai hasil ujian CPNS.
Daftar rangking itu akan diperbanyak menjadi rangkap 3, masing-masing untuk kabupaten/kota, Badan Kepegawaian Nasional dan database UI.
“UI akan melakukan tindakan hukum jika ada yang mengumumkan peserta yang lulus CPNS berbeda dengan nama-nama hasil perangkingan yang mereka lakukan. Karena mereka merasa telah bekerja secara profesional. Jadi kalau ada pemkab/pemko yeng bermain curang, maka itu akan berpengaruh pada nama baik UI,” terang M Nuh.
Ke-14 kabupaten/kota yang melakukan kerja sama dengan UI itu adalah Medan, Binjai, Siantar, Sibolga, Asahan, Dairi, Karo, Langkat, Sergai, Pakpak Bharat, Samosir, Batubara, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara.
“Hanya ada 14 kabupaten/kota, bukan 19 seperti yang dilaporkan BKD Pempropsu,” ucapnya.
Nuh menambahkan, sesuai kesepakatan, UI juga menurunkan timnya ke 14 kabupaten/kota saat diadakanya ujian CPNS, Rabu kemarin. Usai ujian, lembar jawaban dikumpulkan dan langsung dibawa ke Jakarta untuk dikoreksi dan dibuat perangkingan.
“Untuk perangkingan, agar transparan, UI akan melakukan prosedur tersebut di depan BKD kabupaten/kota dan BKN. Karena pengumuman PNS akan dilakukan pada 7 Desember,” katanya.
Selain adanya tindakan tegas dari UI, tambah M Nuh, pihaknya sebagai komisi A juga akan menerima dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses penerimaan CPNS ini.
“Kalau merasa ada kejanggalan dan dirugikan dengan hasil pengumuman CPNS yang disampaikan pemkab/pemko nantinya, kami akan siap untuk mengkonfirmasi dan melakukan pengecekan dengan data yang dimiliki UI,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan M Nuh, selain dengan UI, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan PTN lainnya yang melakukan kerja sama dengan kabupaten/kota di Sumut dalam proses penerimaan CPNS ini, yaitu UGM (Tapteng), Universitas Padjajaran (Tanjung Balai, Madina, Paluta), Universitas Sebelas Maret (Padang Lawas, Tobasa, Padang Sidimpuan) dan USU (Tebingtinggi, Tapsel, Labuhanbatu, Deliserdang, Humbahas dan Pempropsu).
“Jadi laporan kejanggalan ini tidak hanya dari masyarakat yang mengikuti tes CPNS dari kabupaten/kota yang kerja sama dengan UI, tapi juga dengan PTN lainnya. Kami akan coba untuk melakukan kroscek jika ada laporan. Karena berdasarkan instruksi BKN, setiap PTN yang terlibat harus transparan,” paparnya.
Dari hasil evaluasi pelaksanaan CPNS formasi 2009 ini, papar M Nuh, pihaknya, ke depan, akan mengusulkan ke BKD agar ada transparansi dan kemudahan bagi publik dalam mengakses nilai perangkingan yang dilakukan PTN.
“Ke depan, sebaiknya hasil perangkingan tidak hanya rangkap tiga, tapi juga dapat diserahkan ke kami (DPRD-red), biar mudah diakses masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, M Nuh juga menyebutkan bahwa Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli  sampai kini tida jelas bekerja sama dengan PTN mana. Padahal, berdasarkan laporan BKD Pempropsu ke Komisi A DPRD Sumut, 5 kabupaten/kota itu kerja sama dengan UI, tetapi pihak UI membantah.

Selamat bagi Yang Lulus CPNS dari Simalingkar

Medan, 8 Desember 2009

Seluruh Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan mengucapkan Selamat kepada warga Jemaat yang berhasil lulus dalam ujian CPNS Tahun 2009  di Pulau Nias

1. Anastasya Zendrato (Putri dari Kel. A/I. Nasta Zendrato) (Jurusan Ekonomi)

2. Nelly Telaumbanua (Putri dari Kel. A/I. Opin Telaumbanua) (Jurusan Hukum)

3. Ibu Ina Febni Zebua (Guru Agama)

Ketiganya diterima di Pemko Gunungsitoli, Nias

Dan bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa. Kegagalan adalah Keberhasilan yang tertunda. Mundur selangkah untuk maju dua langkah. Dan tentunya “Segalanya indah pada waktunya”.

OYA “Orahua Ya’ahowu” Natal Bersama

Sabtu, 12 Desember 2009

Masyarakat Nias yang berdomisili  disekitar Perumnas Simalingkar Medan dan sekitarnya dalam sebuah wadah pemersatu “OYA” (Orahua Ya’ahowu) merayakan Natal Keluarga Besar OYA pada Sabtu 12-12-2009 bertempat di Gereja BNKP Hilisawtõ Perumnas Simalingkar Medan.

Acara yang dihadiri oleh seluruh anggota keluarga Besar Orahua Ya’ahowu ini dilayani oleh Pdt. K Manurung, MTh, pendeta dan dosen STT Abdi Sabda Medan.  Dalam khotbahnya pendeta K. Manurung menekankan agar singkatan nama Orahua Ya’ahowu “OYA”  dapat digunakan sebagai tanda penegasan bahwa Kristus Yesus telah lahir di tengah-tengah dunia khususnya di keluarga besar OYA dengan bersama-ama menyatakan “O……..YA..!!!!!!”

Dalam kesempatan itu Panitia Natal OYA Tahun 2009, Snk. Ir. Firman Hulu (Ama Intan) melaporkan bahwa natal ini diikuti oleh 110 KK atau kurang lebih 400 orang. Dan diharapkan Natal OYA Tahun ini mampu meningkatkan nilai persaudaraan di dalam Kristus sesuai dengan sub thema natal tahun ini. Dan Tema Natal : DIA MEMBAHARUI ENGKAU DALAM KASIHH-NYA (Zefanya 3 :17)

Dalam kesan dan pesan natal yang disampaikan oleh ketua BPMJ BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan, Snk. Drs. PR Hia, MSp mengingatkan kembali bahwa Orahua Ya’ahowu (OYA) ini adalah cikal bakal terbentuknya Gereja BNKP Hilisawatõ Simalingkar yang pada awalnya berupa STM SILõFARõi. Selain itu juga turut menyampaikan kesan-pesan Natal Penasehat OYA, Snk. Ar. Waruwu, SH. MH dan Ketua Orahua Ya’ahowu, Snk. Drs. W. Daeli.

Natal Komisi Sekolah Minggu – Remaja

Anak-anak Sekolah Minggu dan Remaja BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan mengadakan Perayaan Natal bersama pada Minggu, 13 Desember 2009 bertempat di Gedung Gereja BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan Jl. Sagu 14 No.3.

Natal tahun ini diikiuti oleh seluruh anak-anak Sekolah Minggu dan Remaja yang berjumlah kurang lebih 500 orang dan dilayani oleh Pendeta Jemaat, Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh. Dalam pemberitaan Firman Truhan, pendeta jemaat mengajak seluruh anak-anak untuk turut mendoakan penyelesaian pembangunan Gedung Sekolah Minggu yang sedang dalam tahap proses pembangunannya.

Acara perayaan Natal ini diisi oleh penampilan koor, vokal grup, tarian, puisi, deklamasi, liturgi dan drama oleh anak-anak sekolah minggu dan remaja dan juga koor pemuda dan Hosana.

Malam Kudus di Simalingkar Medan

Perayaan Natal Umum (Malam Kudus) di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan pada Jumat Malam 25 Desember  2009 berlangsung dengan penuh hikmat dalam suasana damai. Seperti biasanya, perayaan malam kudus di BNKP khususnya di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan dilaksanakan pada malam tgl. 25 Desember setelah kebaktian Natal Umum pada siang hari yang juga berlangsung dengan penuh sukacita.  Perayaan Malam Kudus yang dimulai pukul  18.00 Wib itu dihadiri oleh seluruh jemaat dan dilayani oleh Pdt. Jemaat, Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh.

Natal ini ditandai dengan penyalaan lilin oleh Pt. Jemaat bersama dengan unsur Satua Niha Keriso, Unsur Komisi, Jemaat dan anak-amak.  Selain penyalaan lilin acara natal ini juga diisi oleh berbagai puji-pujian diantaranya Koor Hosana, Koor Komisi Perepmpuan, Koor Komisi Kaum Bapak, Koor Komisi Pemuda, Grup Talitakum, Koor dan VG. Kasih Setia, VG. Solafide,  dan liturgis.

Pada kesempatan itu, Snk. Ar. Waruwu, SH.MH (Ama John Waruwu) sebagai Sekretaris Majelis/BPMJ menyampaikan kesan-pesan Natal Mewakili Majelis sekaligus membacakan Pesan Natal dari BPHMS BNKP untuk natal 2009. Dan Perayaan ini diakhiri dengan pembagian Bingkisan untuk para Janda/Duda dan anak-anak Yatim Piatu  yang dipandu oleh Snk. Drs. Y.Mendrõfa sebagai Bendahara BPMJ. Dan sebelum bersalam-salaman seluruh jemaat mengikuti Jamuan Kasih untuk Natal 2009.

Perayaan Natal Komisi-Komisi di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan tahun 2009

Komisi-Komisi di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan mengadakan Perayaan Natal bersamaan dengan Kebaktian Natal Hari ke – 2 Pada Sabtu, 26 Desember 2009 dimulai pukul 18.00 Wib sore hingga berakhir pada jam 22.15 Wib malam bertempat di Gedung Gereja BNKP Hilisawatõ Perumnas Simalingkar Medan.

Acara Perayaan Natal Komisi-Komisi tahun 2009 ini dilayani oleh Pdt. DR. T.Ony Telaumbanua, Msi  dari Gunungsitoli atas Undangan BPMJ bersama dengan Panitia Hari-hari Besar Gerejawi tahunn 2009. Dalam Khotbahnya Pdt. T.Ony Telaumbanua, Msi kembali mengingatkan fungsi gereja sebagai satu komunitas yang terdiri dari berbagai unsur dan latarbelakang yang berbeda-beda tetapi satu dalam komunitas yang tidak jemu-jemu berbuat baik sesuai dengan Tema Natal yang terambil dari Galatia 6 : 9). Wujud kasih Allah dengan kelahiran Yesus Kristus harus dapat di interpretasikan dan diwujudkan dalam kebersamaan jemaat untuk berbuat baik dan bertolong-tolongan. Hal ini tidak terlepas dari Fungsi Diakonia Jemaat.

Dalam Kesempatan itu Panitia yang dipimpin oleh H. Zega (Ama Henbi Zega) dan Rosadelima Harefa (Ina Fora Daeli melaporkan kesiapan panitia hari-hari besar gerejawi dimana perayaan Natal bersama ini merupakan program kerja yang terakhir bagi Kepanitiaan. Turut menyampaikan kesan-pesan Natal antara lain Analisman Zaluchu, S.Sos, MSP (Anggota DPRD SU) mewakili Jemaat, Drs. Penyabar Nakhe (Ketua Panitia Sinode BNKP Tahun 2010) mewakili undangan dan Pdt. Dorkas Daeli, MTh (Pendeta Jemaat sekaligus Plt. Praeses Resort 42 Medan) mewakili Majelis.

Perayaan ini diikuti oleh 6 (enam) Komisi yang ada yaitu : Komisi Kaum Bapak, Komisi Perempuan, Komisi Pemuda, Komisi Sekolah Minggu, Komisi Diakonia dan Komisi Liturgi dan Musik Gerejawi. Dan Diisi dengan penampilan Koor, Vokal Group, Trio, Liturgi Profesi dan Midley.  Dan tidak ketinggalan pembagian bingkisan melalui Lucky Draw dan Jamuan kasih berupa snack bersama.

Kebaktian Awal Tahun 2010 dan Open House di Kapiten Purba

Jumat, 1 Januari 2010

Kebaktian Awal Tahun (Tahun Baru) 1 Januari 2010 di Gereja BNKP Hilisawatõ Perumnas Simalingkar Medan berlangsung dengan khidmad dan penuh sukacita. Kebaktian awal tahun ini diikuti oleh seluruh jemaat dan dilayani oleh Ev. T. Dohare. Malam sebelumnya pada Kamis 31 Desember 2009 juga telah dilaksanakan Kebaktian Akhir Tahun yang diisi dengan Perjamuan Kudus yang dilayani oleh Pendeta Jemaat, Pdt. Dorkas O. Daeliu, MTh.

Dalam khotbah kedua hamba Tuhan tersebut kembali mengingatkan  seluruh jemaat untuk merasakan setiap kasih dan berkat Tuhan yang sudah diterima selama satu tahun penuh di tahun 2009. Dan kembali menyerahkan seluruh rencana dan kehidupan di Tahun yang baru 2010 dalam rencana dan Kuasa Allah.

Acara kebaktian awal tahun ini diakhiri dengan sambutan dari Jemaat yang disampaikan oleh Bapak Ama Fanuel Hulu dan dari Majelis oleh Snk. Drs. PR. Hia, MSP serta jamuan kasih berupa snack kue dan minuman yang dibawa oleh masing-masing keluarga Jemaat untuk dinikmatiu bersama.

Ama JohnIna JohnAma Koko & MercyeAma Cian

Selesai kebaktian, seluruh Jemaat mengikuti Jamuan Tahun Baru (Open House) di keluarga Bapak Ama/Ina John Waruwu (Sekretaris Majelis/BPMJ) di Jln. Kapiten Purba III No. 12. Dalam acara Open House tersebut, jemaat mendapatkan suguhan kue-kue dan minuman Tahun Baru serta makan bersama yang disediakan oleh keluarga Tuan Rumah. Acara ini diselingi dengan hiburan berupa nyanyian lagu-lagu yang disampaikan oleh jemaat diantaranya oleh Bapak Ama Mercye Zaluchu (Anggota DPRD-SU), Ama Fernando Halawa (Anggota DPRD-SU), Ama Nika Gulõ (Mantan Bendum BNKP), Ir. Frans Bate’e (Ama Koko Batee), Ama Heny Zega, Ibu Ina Jovan Zaluchu dan Ibu Ina Gunawan Harefa.

Pdt.(em)B.Gulo,SThAma Fernando HalAma FernandoAma/Ina Jovan

Ama NastaSelesai dari rumah bapak Ama/Ina John Waruwu, acara dilanjutkan ke rumah Keluarga Ama/Ina Fernando Hawala yang juga diikuti oleh seluruh Jemaat dan juga dihadiri oleh Bapak Drs. Taroni Hia (Mantan Kadis Pendidikan Sumatera Utara). Acara ini dimeriahkan dengan duet dari Tuan Rumah dan Grup So’ono Geu (Ama Alami Hia, Cs).

Qie-Qie

Dan rencananya Acara Open House ini akan dilanjutkan di rumah-rumah keluarga warga Jemaat diantaranya :

Di rumah

Kel.  Ama/Ina Jovan Zaluchu (Pdt. Dorkas O.Daeli,MTh) pada Sabtu, 2 Januari 2010 Jam 18.00 wib di Jln. Pinus Raya No. 17

Kel.  Ama/Ina I’In Hia (Ketua BPMJ) pada Minggu, 3 Januari 2010 Jam 12.30 wib di Jl. Kemiri Raya

Kel.  Ama/Ina Nasta Zendratõ (Ketua BPPJ) pada Minggu, 10 Januari 2010 Jam 12.30 Wib di Jl. Rotan

Kel. Ama/Ina Mercye Zaluchu (Anggota DPRD-SU) pada Sabtu 9 Januari 2010 di Komp. Perum. Bekala Asri

Dan secara bergiliran kepada seluruh warga jemaat lainnya.

Kata-Kata Inspirasi di Tahun 2010

Oleh : Viktor Abadi Waruwu, Di Forum Diskusi Anak Nias Group

Mari pekikan kata-kata yang menginspirasi untuk tahun 2010…

Thomas J. Watson
Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang.

Henry Ford
Bila Anda berpikir Anda bisa,maka Anda benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar… karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.

Alexander Graham Bell
Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan Karena sinar matahari juga tidak dapat membakar sebelum difokuskan.

Bhagavad Gita
Manusia dibentuk dari keyakinannya. Apa yang ia yakini, itulah dia.

Jack Trout
Bekerja lebih keras tidak lebih efektif dari bekerja lebih pintar.

Thomas Stanley
Kebanyakan milyuner mendapat nilai B atau C di kampus. Mereka membangun kekayaan bukan dari IQ semata, melainkan kreativitas dan akal sehat.

Albert Einstein
Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.

Walt Disney
Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannya.

Eleanor Roosevelt
Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka.

Peter F. Drucker
Cara terbaik meramalkan masa depan Anda adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri.

Mahatma Gandhi
Kita harus menjadi perubahan yang ingin kita lihat di dunia.

Peter F. Drucker
Dalam setiap kisah sukses, Anda akan menemukan seseorang yang telah mengambil keputusan dengan berani.

George S. Patton
Kesalahan terbesar adalah tidak pernah membuat keputusan. Setiap perawan tua sepakat dengan saya.

Jack Trout
Tidak seorang pun akan mengikuti Anda jika Anda tidak tahu kemana harus melangkah.

Promod Brata
Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silakan tidur siang. Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah berpiknik. Bila Anda ingin berbahagia seminggu, pergilah berlibur. Bila Anda ingin berbahagia selama sebulan, menikahlah. Bila Anda ingin berbahagia selama setahun, warisilah kekayaan. Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda.

E. Nightingale
Orang yang paling beruntung di dunia adalah orang yang telah mengembangkan rasa syukur yang hampir konstan, dalam situasi apapun.

Henry Ford
Salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah bahwa mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka sangka tidak bisa dilakukan.

Henry Ford
Apabila kita takut gagal, itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita.

Andrew Carnegie
Biasakanlah untuk berpikir bahwa sukses hanya tinggal selangkah lagi dan pasti akan diraih, niscaya masa depan yang cerah akan ada di depan Anda.

Robyn Allan
Kegagalan terbesar adalah apabila kita tidak pernah mencoba.

Bill Clinton
Tidak ada jaminan kesuksesan, namun tidak mencobanya adalah jaminan kegagalan.

Henry James
Anda takkan tahu apa yang tak dapat Anda lakukan, sampai Anda mencobanya.

Eugenio Barba
Kegagalan hanya situasi tak terduga yang menuntut transformasi dalam makna positif. Ingat, Amerika Serikat merupakan hasil dari kegagalan total sebab Columbus sebenarnya ingin mencari jalan ke Asia.

Thomas A. Edison
Banyak orang yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan sukses tapi sayangnya, mereka kemudian menyerah.

Charles Noble
Anda harus memiliki tujuan jangka panjang agar tidak frustasi terhadap kegagalan jangka pendek.

Robert J. Lumsden
Standar terbaik untuk mengukur keberhasilan Anda dalam kehidupan adalah dengan menghitung jumlah orang yang telah Anda buat bahagia.

Pepatah Cina kuno
Perjalanan sejauh 1000 mil dimulai dengan 1 langkah.

Refleksi di Awal Tahun 2010

Memaksa Allah

Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja

(Daniel 3:17)

Oleh:
Ev. Manati I. Zega, S.Th., MA.*

Baca: Daniel 3:1-30

Awal tahun ini, tepatnya Januari 2010, Eni Juner berusia 24 tahun meninggal dunia. Eni meninggal setelah menjalani ritual bertapa selama 40 hari di rumah kontrakannya di Durikosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Seperti diberitakan Kompas 10 Januari 2010, Eni bersama ketiga rekannya melayani sebagai pendoa orang sakit. Mereka telah melakukan ritual itu sejak awal Desember 2009. Kelompok ini menuntut diri makan dan mandi sekali sehari dimulai pukul 03.00 WIB dini hari. Karena tidak kuat Eni akhirnya meninggal. Tepat 5 Januari 2010, Eni menghembuskan nafas terakhir. Kemungkinan karena tidak kuat menjalani ritual itu. Anehnya, setelah meninggal jenazah Eni tidak langsung dimakamkan. Jenazah terus disimpan di rumah kontrakan hingga lima hari. Mereka yakin bila didoakan terus setiap hari, pada hari kelima Eni akan dibangkitkan. Peristiwa ini amat memalukan karena berulang kali ditulis di surat kabar. Selain itu, TV swasta nasional pun menyiarkan peristiwa ini berkali-kali.

Sadrakh, Mesakh, dan Abednego mengalami pergumulan iman yang hebat. Pergumulan ini menyangkut hidup dan mati. Nebukadnezar bertitah seluruh negeri harus menyembah patung emas buatan tangannya. Titah itu sangatlah tegas. Bukan main-main. Dan, bahwa siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala (ay. 11). Mengerikan bukan? Namun, sikap ketiga anak Tuhan ini sangat bijaksana. Mereka tidak memaksa Allah melakukan sesuatu bagi mereka. Dengan rendah hati mereka mengatakan,Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja, tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” (ay. 17-18). Jelaslah mereka menyerahkan kepada kedaulatan Allah. Mereka sadar bahwa mereka tidak punya jasa apa pun untuk memaksa Tuhan.

Pelayan dan hamba Tuhan, kiranya tetap waspada dan meluruskan teologi ekstrem dalam jemaat. Sering kali orang mengklaim beriman, tapi sebenarnya memaksa. Iman bukanlah sarana pemaksaan kehendak. Siapa pun kita, tidak ada alasan untuk memaksa Tuhan. Memang iman itu penting dan harus beriman. Namun, iman dalam arti terjadinya mukjizat tidak boleh dilepaskan dari kedaulatan Allah. Dialah yang menentukan! Bukan kita demi alasan iman. Semoga kita memiliki iman yang alkitabiah. Amin!

Kita Tidak Boleh Memaksa Tuhan Demi Alasan Iman.

_______
* Penulis, seorang rohaniwan, pengajar, penulis, dan jurnalis. Tinggal dan melayani di Yogyakarta-Jawa Tengah. Dididik dan dibesarkan dalam lingkungan BNKP distrik Awa´ai Nias.

Gempa di HAITI : 7.2 Scala Richter

Jumat, 15/01/2010 09:52 WIB
Rakyat Haiti Blokir Jalan Dengan Menumpuk Mayat-Mayat Korban!
Rita Uli Hutapea – detikNews

Port-au-Prince – Situasi di Haiti pascagempa benar-benar mengenaskan. Hingga kini banyak warga Haiti yang belum memperoleh bantuan apapun. Lambannya bantuan membuat rakyat Haiti marah.
Saking marahnya, mereka memblokir jalan sebagai protes atas keterlambatan tersebut. Namun yang mengerikan, massa menggunakan mayat-mayat korban gempa untuk memblokir jalan!
Demikian penuturan saksi mata, Shaul Schwarz, fotografer untuk majalah TIME. Dia melihat setidaknya dua blokade jalan di pusat kota Port-au-Prince yang dibentuk dari tumpukan mayat-mayat korban dan batu-batu.
“Mereka mulai memblokir jalan-jalan dengan jenazah-jenazah,” kata Schwarz seperti dilansir harian News.com.au, Jumat (15/1/2010).
“Keadaan kian memburuk di sini, orang-orang kesal karena tidak mendapatkan bantuan,” imbuhnya.
Aksi-aksi penjarahan di toko-toko juga mulai terjadi di Port-au-Prince, ibukota Haiti. Sekelompok pria bersenjatakan parang berkeliaran di Port-au-Prince untuk mengambil paksa barang-barang apapun yang bisa mereka bawa. Kekacauan terlihat di beberapa lokasi di ibukota.
Hampir tidak ada tanda-tanda keberadaan otoritas di ibukota. “Tak ada seorang pun yang berseragam, tidak ada yang memberikan perintah,” ujar reporter Fox News, Steve Harrigan.
Dikatakannya, sejauh ini operasi penyelamatan hanyalah “warga Haiti menolong warga Haiti”. Bantuan internasional belum sampai ke warga.
Ratusan ribu orang dikhawatirkan tewas akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Haiti. Ini merupakan gempa paling dahsyat di negara miskin itu dalam kurun waktu 200 tahun. (ita/iy)

<!–

–>

Gerhana Matahari Cincin Januari 2010

Pada hari Jumat, tanggal 15 January 2010 terjadi gerhana matahari yang kebetulan melewati Indonesia. Gerhana matahari kali ini bukan gerhana matahari total, tetapi gerhana matahari cincin. Namun gerhana kali ini dapat dinikmati oleh kita yang tinggal di Sumatra, Jawa Barat- Jawa Tengah dan Kalimantan.

Pandangan gerhana matahari cincin ini akan optimum hanya terlihat di Srilangka dan China.

Nah supaya tidak ketinggalan untuk menikmati gerhana ini silahkan simak kapan kita dapat menikmatinya. Silahkan donload disini :

Klik -> Tabel Waktu Gerhana Matahari 15 Januari 2010 di kabupaten di Indonesia [dari Muhammadiyah.com]<- Klik

Seperti yang disarankan oleh Muhammadiyah, diharapkan kaum muslimin untuk menyelenggarakan Sholat gerhana pada waktu kejadian fenomena ini.

Bagaimana gerhana matahari itu terjadi ?

Eclipses_solares.en[2]Gerhana matahari itu terjadi akibat bulan berada segaris dengan matahari, sehingga cahaya matahari tertutupi oleh bulan.

Disebelah kanan ini grafis yang memperlihatkan bagaimana bulan menutupi matahari. Ketika bulan lebih dekat ke bumi maka matahari akan tertutup sepenuhnya yang menyebabkan gerhana matahari total di tengah (A), dan gerhana sebagian di pinggir (A). Sedangkan pada saat bulan agak lebih jauh, maka bulan akan berada ditengah cahaya matahari yang menyebabkan gerhana matahari cincin di bagian tengah (B), dan terlihat gerhana sebagian di pinggirannya (C).

Gerhana hari Jumat besok merupakan gerhana anular (gerhana matahari cincin). Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada jauh dari bumi sehingga piringannya terlihat kecil dan tidak dapat menutupi seluruh piringan matahari. Piringan matahari yang tertutup oleh piringan Bulan hanya bagian tengahnya saja, sehingga bagian pinggir matahari tidak tertutup. Oleh karena itu piringan matahari akan terlihat dari muka bumi seperti lingkaran cincin yang bercahaya. Pada tanggal 15 Januari 2010 akan terlihat seperti gambar kanan, tetapi di Indonesia hanya teramati pinggirannya saja seperti gambar C.

Peristiwa gerhana memang saat ini mudah sekali diramalkan karena pengetahuan astronomi sudah sangat berkembang serta alat-alat pengukuran dan pengamatannyapun sudah semakin canggih.

Peta sabuk lintasan gerhana 15 Januari 2010

INGAT JANGAN MELIHAT LANGSUNG TANPA FILTER ATAU ALAT

Kalau ingin melihat langsung gerhana matahari lihatlah petunjuknya disini Melihat Gerhana Matahari dengan AMAN <-Klik

:( “Pakdhe, katanya kalau pas bumi-bulan-matahari segaris kemungkinan terjdi gempa bumi, ya ? Barangkali gempa di Haiti juga berhubungan dengan astronomic phenomena, ya ?”

:D “ituah sebabnya perlu kewaspadaan “

Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Bagi yang belum berkesempatan menyaksikan gerhana kali ini, insya Allah tahun 2016 bisa menikmatinya. Karena menurut perhitungan akan ada Gerhana Matahari Total – GMT melewati kota-kota besar Indonesia sepanjang jalur dibawah ini.

gmt_9maret2016Kota-kota yang akan dilewati gerhana matahari total (GMT) pada tanggal 9 Maret 2016 nanti.

Nah pemerintah daerah yang dilewati sabuk gerhana matahari total ini semestinya sudah dapat mulai bersiap-siap dari sekarang. Salah satunya dengan mengiklankan bahwa daerahnya akan dilewati gerhana matahari total di tahun 2016. Bisa jadi, kota-kota ini akan menjadi tujuan wisata astronomi yang menarik. Mempersiapkan lokasi pengamatan, yang mungkin disertai dengan suguhan budaya lokal. Dan yang paling penting promosi wisata yang dukung oleh pelayanan.

Wah pasti menarik !
Siapa mau memulai ?

NEW ! … Bagi yang pingin lihat salah satu foto gerhana matahari cincin ini silahkan klik ini Foto Gerhana Matahari Cincin 15 Januari 2010

WAKTU PENGAMATAN Jumat 15 Januari 2010.

No Nama Kota Mulai Berakhir
1 - Ampana 16:32:43 16:48:49
2 - Balikpapan 16:06:38 17:05:21
3 - Banda Aceh 13:38:05 16:44:37
4 - Bandung 14:39:07 15:54:40
5 - Banjarmasin 16:05:03 16:57:44
6 - Banten 14:30:32 15:59:56
7 - Bantul 15:03:46 15:36:24
8 - Batam 14:11:00 16:31:17
9 - Bdr Lampung 14:23:17 16:06:42
10 - Belinyu 14:20:04 16:21:11
11 - Bengkulu 14:03:47 16:19:54
12 - Bojonegoro 15:12:32 15:34:11
13 - Bukit Tinggi 13:56:32 16:29:19
14 - Cilacap 14:51:24 15:45:04
15 - Curup 14:07:43 16:17:33
16 - Garut 14:42:00 15:52:12
17 - Gorontalo 16:28:04 16:58:08
18 - Jakarta 14:32:43 16:00:34
19 - Jambi 14:11:00 16:23:11
20 - Kotabaru (Kalsel) 16:13:42 16:53:00
21 - Lhokseumawe 13:44:34 16:43:56
22 - Madiun 15:12:37 15:31:16
23 - Magetan 15:12:37 15:31:16
24 - Mamuju 16:31:54 16:41:38
25 - Manado 16:30:14 16:59:53
26 - Medan 13:49:41 16:40:10
27 - Midai 14:23:43 16:34:17
28 - Muarabungo 14:04:25 16:24:44
29 - Ngawi 15:10:26 15:34:20
30 - Padang 13:56:38 16:27:24
31 - Padang Panjang 13:56:38 16:28:52
32 - Pagaralam 14:11:36 16:14:57
33 - Palangkaraya 14:56:53 16:06:25
34 - Palembang 14:17:22 16:17:14
35 - Palu 16:20:16 16:58:18
36 - Pangkal Pinang 14:22:08 16:19:01
37 - Pangkalanbun 14:47:27 16:08:57
38 - Pekalongan 14:51:56 15:48:47
39 - Pekanbaru 14:00:15 16:27:58
40 - Pontianak 15:12:32 15:34:11
41 - Poso 16:33:00 16:46:18
42 - Ranai 14:25:12 16:36:26
43 - Samarinda 16:05:10 17:09:01
44 - Sedayu 15:21:50 15:27:09
45 - Semarang 14:57:20 15:45:23
46 - Serang 14:29:08 16:01:58
47 - Sleman 15:02:09 15:38:41
48 - Sungai Liat 14:21:44 16:20:04
49 - Surakarta 15:04:56 15:37:47
50 - Tanjung Pandan 14:29:48 16:14:49
51 - Tanjung Pinang 14:12:44 16:30:31
52 - Tarakan 15:56:22 17:25:11
53 - Tuban 15:09:37 15:38:15
54 - Wates 15:01:15 15:38:28
55 - Wonosari 15:06:51 15:34:01
56 - Yogyakarta 15:02:42 15:37:52

Kobarkan Api Pelayanan !!!

Ev. Manati I. Zega, STh

Kobarkan Api Pelayanan

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan (Roma 12:11).

Oleh: Ev. Manati I Zega, MA

Baca: Roma 12:1-21

Pada tahun 109 M, dibangunlah sebuah terowongan air raksasa di Spanyol. Terowongan ini berfungsi mengalirkan air segar dari pegunungan untuk memenuhi kebutuhan air warga kota. Siang—malam terowongan itu tak berhenti menyalurkan air bersihnya demi kepentingan warga. Konon katanya, selama delapan belas abad terowongan tersebut telah melayani masyarakat tanpa kenal lelah. Namun suatu saat generasi berikutnya berpikir bahwa terowongan air itu terlalu tua. Perlu diganti dengan yang baru. Maka mereka menggantinya dengan pipa yang disalurkan ke rumah-rumah penduduk. Di satu sisi penggunaan pipa makin memudahkan warga. Namun di sisi lain telah menciptakan masalah baru. Terowongan air yang telah melayani 60 generasi itu menjadi rusak karena tidak lagi mengalirkan air. Ia telah berhenti melayani. Kini terowongan itu hanya menjadi museum yang meninggalkan berbagai kisah dan sejarah. Kondisinya kini menjadi rusak dan merosot.

Kisah di atas sebuah gambaran tentang apa yang akan terjadi bila seseorang berhenti melayani Tuhan. Kondisi iman dan rohaninya bisa merosot bak kisah dari terowongan air tersebut. Karena itulah Paulus mengungkapkan pentingnya roh yang menyala-nyala. Menyala-nyala dalam melayani Tuhan dan pekerjaan-Nya. Bila semangat dalam melayani menjadi kendor, bisa-bisa kehidupan iman dan rohani kita menjadi loyo. Dengan melayani Tuhan sebenarnya kita sedang memberi pupuk bagi iman dan kehidupan rohani kita. Sebaliknya kendor dalam melayani berarti kita sedang mencabut vitamin yang sangat diperlukan bagi pertumbuhan iman kita.

Melayani adalah harga mati bagi setiap orang percaya. Terlalu banyak anugerah Allah yang setiap saat kita nikmati. Terlalu banyak kebaikan-Nya yang dilimpahkan kepada kita. Maka sebagai anak Tuhan, memberi diri untuk melayani-Nya menjadi tanggung jawab kita. Kita dipanggil keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. Tujuannya adalah untuk memberitakan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib. Perbuatan kasih-Nya yang juga diwartakan kepada orang lain. Karena itu setialah melayani.

Jangan Padamkan Api Pelayanan

______________

* Penulis seorang rohaniwan dan jurnalis. Tinggal di Yogyakarta-Jawa Tengah

Ibu Ina Fernando Halawa Rayakan Ultah ke-41 Bersama Orahua Ya’ahowu (OYA)

Selasa, 26 Februari 2010

Kel. Ama/Ina Fernando Halawa

Ultah ke-41 ibu Ina Fernando Halawa

Mengawali Tahun 2010 ini, Orahua Ya’ahowu (OYA) sebagai wadah sosial bagi masyarakat Nias yang berdomisili di Perumnas Simalingkar Medan sekitarnya mengadakan kebaktian awal tahun di Keluarga Ama/Ina Fernando Halawa di Jln Kapiten Purba III. Kebaktian di awal tahun ini diisi dengan kebaktian rutin yang dipimpin oleh Pdt. Dorkas Daeli,MTh sekaligus sebagai Penasehat OYA.

Selain diikuti oleh seluruh keluarga anggota OYA yang berjumlah kurang lebih 108 KK, kebaktian ini juga diikuti oleh BPMJ dan Majelis dan Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan dan beberapa anggota Majelis Resort 42 Medan termasuk Analisman Zalukhu, MSP sebagai rekan kerja Bapak Ama Fernando Halawa (Sudirman Halawa, SH) di DPRD-Dumatera Utara.

Bersamaan dengan kebaktian OYA ini, keluarga juga sekaligus menyambut Tahun Baru 2010 dan teristimewa dalam rangka Ulang Tahun ke 41  dari Ibu Ina Fernando Halawa. Acara ini diisi dengan pemotongan Kue Ulang Tahun dan dilanjutkan dengan acara Ulang Tahun dan Tahun Baru.

Pada kesempatan itu, OYA menerima 3 KK anggota Baru yaitu : Kel. Albert Laowo, Kel A/I. Natan Daeli dan Kel A/I. Selvi Daeli. Dalam sambutan Penerimaannya, ketua OYA Drs. W.Daeli mengucapkan selamat bergabung bagi anggota baru yang ke 109, 110 dan 111.

Seusai acara dilanjutkan dengan hiburan bersama.

Berita Duka Cita

Medan 27 Januari 2010

Telah meninggal dunia orang tua Laki-laki dari Bapak Ama Karis Maruao (Herois Maruao pada hari Rabu, 27 Januari 2010. Rumah duka Jl. Sawit 5 -erumnas Simalingkar Medan.

Diharapkan seluruh Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan untuk mengikuti kebaktian Penghiburan pada Rabu, 27 Januari 2010 Jam 19.30 yang dipandu oleh Bidang Pelayanan dan Komisi Diakonia.

Dan kepada keluarga yang ditinggalkan, Seluruh Jemaat, Majelis, BPMJ/BPPJ BNKP Hilisawato Simalingkar mengucapkan “TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA” Kiranya Tuhan kita Yesus Kristus memberikan penghiburan yang sejati. Amin.

Teologi Perasaan

Satu-satunya yang saya inginkan ialah supaya saya mengenal Kristus, dan mengalami kuasa yang menghidupkan Dia dari kematian. Saya ingin turut menderita dengan Dia dan menjadi sama seperti Dia dalam hal kematian-Nya. (Filipi 3:10—BIS).

Oleh: Ev. Manati Zega, MA*

Filipi 3:1—15

“Dalam kebaktian tadi, saya merasakan Tuhan hadir,” kata seorang penatua yang mendampingi saya dalam suatu pelayanan. Masih di hari yang sama, seseorang berkata, “Luar biasa, saya merasakan Tuhan itu dahsyat.” Ya, tentu yang dikatakan oleh kedua orang saudara ini tidak salah. Bisa saja merasakan kehadiran Tuhan dalam suatu acara atau kebaktian tertentu. Namun, kita perlu berhati-hati. Pasalnya, apa yang kita rasakan bisa bersifat subjektif. Tergantung siapa yang merasakannya. Memang hal-hal yang supranatural bisa dialami oleh siapa pun. Namun pengalaman terhebat sekalipun tidak dapat mewakili pengenalan kita akan Tuhan. Pengenalan dan pergaulan kepada Tuhan menjadi hal mendasar dalam iman Kristen.

Paulus adalah seorang rasul yang mengalami beragam pengalaman spektakuler. Katakanlah berbagai mukjizat telah ia rasakan. Namun hal itu tidak dapat menggantikan hal mendasar dalam kehidupan imannya. Hal yang mendasar itu adalah pengenalan yang sejati akan Tuhan. Paulus berkata, “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,” (ay. 10—TB). Dalam surat-suratnya, Paulus berterus terang bahwa yang terutama dalam dirinya adalah pengenalan akan Tuhan yang sejati. Bagaimana mengenal Tuhan yang sejati itu? Pastinya bukan hanya dari pengalaman pribadi yang unik. Namun Paulus mengenal Tuhan melalui firman Tuhan yang ia jadikan otoritas tertinggi. Pengenalan akan firman adalah hal utama dalam pengenalan akan Tuhan. Sukar untuk mengenal Tuhan dengan tepat tanpa pengenalan firman Tuhan yang benar. Mengapa demikian? Karena hanya firman Tuhanlah yang mampu menuntun kita dalam pengenalan akan firman-Nya. Firman itu adalah Allah (Yoh. 1:1).

Mari dengan kerendahan hati mencari dan menggali pengenalan kita akan Tuhan. Pengenalan yang dibangun atas firman. Pengenalan yang bertumpu atas firman yang benar. Bukan berdasarkan perasaan semata. Perasaan memang perlu namun bukan yang utama. Setiap orang memiliki perasaan yang berbeda terhadap sesuatu pada saat tertentu. Karena itu, alangkah indahnya bila seluruh teologi kita dibangun atas firman saja. Seperti Martin Luther serukan, “sola criptura”, hanya karena firman Tuhan saja, bukan atas perasaan atau pengalaman pribadi. Selamat bergelut mendalami firman-Nya!

Hanya Alkitab Pusat Segala Teologi dan Praktik Iman

__________

* Penulis seorang rohaniwan dan jurnalis. Tinggal dan melayani di Yogyakarta–Jawa Tengah.

Gedung Serbaguna BNKP Hilisawato Rampung sampai Pengatapan

Gedung SM, Aula Pertemuan dan Rumah Dinas Pendeta

Gedung SM, Aula Pertemuan dan Rumah Dinas Pendeta

Medan, 22 Februari 2010

Puji Tuhan, Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Aula Pertemuan dan Rumah Dinas Pendeta di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan Resrot BNKP 42 sudah sampai pada Tahap Pengatapan. Atas berkat Tuhan dan dukungan seluruh Jemaat serta usaha keras Panitia Pembangunan yang diketuai oleh SNK Arosokhi Waruwu, SH.MH (A.John Waruwu d) Gedung ini sudah mulai menunjukkan penampilannya berupa atap berornamen rumah adat NIAS. Dan Untuk tahap selanjutnya Panitia berencana menggalang dukungan dana lagi melalui Aksi Pengumpulan Dana pada April 2010 Mendatang. Mari kita dukung dalam doa dan dana. Demikian expose Panitia dihadapan Jemaat pada Minggu 21 Februari 2010 oleh Sekretaris Panitia  Ir. Sudirman Halawa, SH (A. Fernando Halawa). Terpujilah Tuhan. Amin

Nitema Bu’ulolo & Maswati Mendrofa dipersatukan.

P. Simalingkar Medan, 26 Februari 2010.

Nitema Bu’ulolo (anggota jemaat GTDI Lolowa’u) dan Maswati Mendrofa (Anggota Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar melangsungkan Pernikahannya di Medan pada hari Jumat 26 Februari 2010.

Pemberkatan Nikah dilayani oleh Pendeta Jemaat, Pdt. Dorkas Daeli, MTh bertempat dikediaman Penganten Perempuan Jl. Pinus Perumnas Simalingkar.

Selesai Pemberkatan Nikah dilanjutkan dengan resepsi adat Nias dan dihadiri oleh sanak keluarga kedua mempelai, para undangan dan Majelis Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan.

Selamat Berbahagia kepada kedua Mempelai, Tuhan menyertai Rumah Tangga yang  baru ini.”

Ujian Akhir bagi Peserta Katekisasi SIDI di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar

Medan, 28 Februari 2010

Hari ini 23 orang anak-anak peserta katekisasi SIDI di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan mengikuti Ujian Akhir dalam pendidikan Katekisasi tahun ajaran 2009/2010. Ini dilaksanakan satu minggu sebelum Peneguhan SIDI yang direncanakan dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Maret 2010.

Anak-anak Peserta Katekisasi SIDI terlihat sungguh-sungguh mengerjakan soal-soal yang diujikan dan dipersiapkan oleh Pdt. Jemaat dan diawasi oleh SNK.Ir.Firman Hulu dan Ibu A.Telaumbanua sebagai guru SIDI. Selain Ujian tertulis, anak-anak juga dievaluasi dari tingkat kehadiran dan keaktivan selama mengikuti pendidikan  katekisasi sidi.

Direncanakan Percakapan Pastoral untuk seluruh anak-anak SIDI dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Maret 2010 dan kebaktian PRA-SIDI bersama orang tua peserta katekisasi SIDI dilaksanakan Hari Jumat, 6 Februari 2010.

Kebaktian PRA – PENEGUHAN SIDI

Sabtu, 5 Maret 2010

Kebaktian Pelayanan Pra-Sidi bagi  Katekisan di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Maret 2010 bertempat di Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar Medan.  Kebaktian ini dilayani oleh Pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan dan diikuti oleh  Seluruh  Katekisan berjumlah 24 orang dan orang tua katekisan termasuk  Snk.Drs. M.Lase, MSP(Pejabat Walikota Gunungsitoli) yang salah seorang anaknya juga turut disidikan pada hari  Minggu ini.

Kebaktian pra –SIDI ini adalah kelanjutan dari Pelayanan Pribadi setiap Katekisan yang dilaksanakan sehari sebelumnya yang dilayani oleh Pendeta Jemaat dan Snk.Ir. Firman Hulu (Bidang Pelayanan dan Guru Sidi)

Dalam kesempatan itu juga diumumkan Katekisan yang terbaik  selama mengikuti pendidikan sidi selama satu tahun berdasarkan angka kehadiran, keaktivan, disiplin, kelengkapan buku catatan dan hasil ujian. Adapun yang menjadi katekisan terbaik tahun ini adalah :

  1. INDAH SURI ZALUCHU
  2. YARNIA FRANSISKA ZAI
  3. LINDA APRIL DIAN DIOHARE

Jumlah peserta katekisasi sidi tahun ajaran 2009/2010 adalah 20 orang dan dinyatakan lulus seluruhnya  yaitu : Amos Putra Gulo, Astika Handayani Hulu, Calvin Zebua,  Delpri Triutomo P.Hia, Indah Suri Zaluchu, Irene Chrissanta Harefa, Linda Apriul Dian Dohare, Melda Sumkita Zaluchu, Michael Markus Maruao, Mikel Wister Tafona’o, Novalina Pramadia, Tri Handayani Daeli, Yarnia Fransiska Zai, Yopi Maiman Hulu, Grace Paskah Nirma Lase, Murni Zendrato, Fanusian Valerina Dachi, Marina Hia, Rhaiul Gib sonart Manao, dan Fajar Lase.

Ditambah dengan 2 orang yang mengikuti pendidikan sidi di HKBP Sibolga karena sambil sekolah disana yaitu Irene Harefa dan Provi  Hia.  Dan seorang dari Teluk Dalam yaitu Niswa Duha dan seorang dari Deninger yaitu Yarina Lombu.

Peneguhan Sidi akan dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Maret 2010 pada Kebaktian Siang.

Pernikahan Putri Mantan Bendahara Umum BNKP berlangsung meriah

Sabtu, 6 Maret 2010.

Satrini Gulu, Amd (Putri  dari Bapak Pdt. (Em) B. Gulo, STh, mantan Bendahara Umum BNKP, mantan Praeses) dan Mefati Waruwu hari ini menerima peneguhan pemberkatan Nikah dari Pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan Pdt. Dorkas Dareli, MTh. Pemberkatan Nikah ini berlangsung hikmat di Gedung Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar Medan pada jam 10.00 Pagi dan dihadiri oleh seluruh keluarga kedua mempelai.

Selesai pemberkatan nikah dilanjutkan dengan acara adat Nias dan resepsi di Gedung Serba Guna BNKP Hilisawato Simaklingkar yang bersebelahan dengan gedung Gereja. Meskipun bangunan itu masih dalam tahap pembangunan, tetapi untuk pertama kali Gedung itu dipergunakan. Diharapkan kedepan Gedung Serba Guna atau Aula Pertemuan ini dapat mengakomodir kegiatan

Atau pertemuan dan pesta bagi seluruh jemaat pada khususnya dan warga Nias yang ada di Medan dan warga sekitar secara umum

Pelaksanaan Pesta Adat dan resepsi berjalan dengan meriah.

Putri pertama dari Walikota Gunungsitoli ikut peneguhan sidi di BNKP Hilisawato

Minggu, 7 Maret 2010

24 orang Katekisan Sidi di jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan mengikuti acara Peneguhan SIDI  pada hari Minggu 7 Maret 2010. Para katekisan yang telah menjalani pendidikan Katekisasi sidi selama 1 tahun penuh serta menyelesaikan ujian akhir dan pelayanan pribadi diteguhan oleh Pendeta Jemaat, Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh dalam kebaktian Minggu.

Pendeta Dorkas dalam khotbahnya mengingatkan bahwa Peneguhan Sidi bukan akhir dari pembinaan iman warga jemaat tetapi merupakan awal dari peneguhan iman yang harus terus dipelihara dan ditumbuh kembangkan. Dan orang tua diharapkan turut serta bersama-sama dengan gereja untuk membimbing anak-anak yang sudah menjalani peneguhan sidi untuk semakin teguh imannya di dalam Kristus.

Dari 24 orang peserta sidi, seorang diantaranya adalah Putri pertama dari Walikota Gunungsitoli, Bapak Drs. Martinus Lase, MSP (Ama Grace Lase) yang turut disidikan dan menjalani Babtisan yang didampingi oleh Ama/Ina Grace Lase dalam kebaktian yang sama sebelum menerima peneguhan sidi.

Selesai acara peneguhan SIDI di Gereja, beberapa orang tua dari keluarga yang anaknya turut disidikan mengadakan acara pengucapan syukur di rumah masing-masing yang turut dihadiri oleh seluruh jemaat yaitu dikeluarga A/I. Fora Daeli, A/I Linda Dohare, A/I. I’In Hia, A/i. Irene Harefa, A/I. Grace Lase, A/I. Provi Hia, A/I. Jovan Zalukhu, A/I. Albert Zalukhu  dan A/I. Eman Hia.

Dengan terlaksananya Peneguhan sidi ini, maka penerimaan katekisan baru  tahun ajaran 2010 sudah dimulai dan belajar mulai Minggu 14 Maret 2010 dan direncanakan akan menjalani peneguhan sidi pada Desember 2010 yang akan datang.

Bagi warga jemaat yang ingin mengikutinya untuk menghubungi pelayan lingkungan masing-masing, bidang pelayanan BPMJ atau langsung ke sekretariat Jemaat.

Turut Berduka Cita

BPMJ/BPPJ, Majelis dan Seluruh Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan turut Berduka Cita atas Meninggalnya Mertua laki-laki dari Bapak Ev. T. Dohare (Ama Cian Dohare) pada hari Minggu, 14 Maret 2010 di Nias. Semoga Tuhan memberikan penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Persidangan Majelis dan Pembentukan Panitia SAMBUT-PISAH Pendeta Jemaan BNKP Hilisawato

Simalingkar Medan, 14 Maret 2010

Persidangan Majelis Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan Tahun 2010 berjalan lancar. Persidangan kali ini diikuti oleh seluruh anggota majelis yang terdiri dari 30 orang unsur Satua Niha Keriso (SNK) dan 6 orang unsur ketua-ketua Komisi, BPMJ dan BPPJ (yang baru dibentuk di BNKP) dan Praeses BNKP Resort 42 dan dipimpin oleh Pdt. Dorkas O.Daeli,MTh dan SNK Ar. Waruwu, SH, MH sebagai Ketua dan Sekretaris  Majelis.

Adapun materi persidangan adalah Evaluasi Program Kerja Semester II Tahun 2009. Dan untuk pertama kali BPPJ  melaporkan hasil verifikasi penata layanan keuangan dan administrasi jemaat kepada Majelis oleh Ir. Asalnur Zendrato dan SNK Drs. W.Daeli sebagai ketua dan sekretaris BPPJ.

Adapun beberapa hal yang mendapat persetujuan majelis dalam persidangan ini adalah :

  1. Diharapkan agar BPMJ dan BPPJ terus mrelakukan koordinasi lanjutan
  2. Pelaksanaan Pesta Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Rumah Dinas Pendeta dan Aula Pertemuan akan dilaksanakan pada hari Minggu 25 April 2010 yang dikoordinir langsung oleh Panitia Pembangunan.
  3. Dengan sudah dapat digunakannya gedung serba guna meskipun masih tahap penyelesaian, maka disepekati  untuk pemakaian gedung tersebut dibebankan biaya kebersihan dan pemeliharaan untuk warga jemaat Rp. 300.000 (sudah termasuk kebersihan Rp. 50.000) dan diluar Jemaat Rp. 400.000 (sudah termasuk kebersihan Rp. 50.000)
  4. Pembentukan Panitia SAMBUT PISAH  Pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan dari Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh (yang mendapatkan tugas baru sebagai Praeses BNKP Resort 42) kepada Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh (Sebelumnya pendeta jemaat Lawelu) Panitia diketuai oleh SNK. Siduhu Harefa, SH dan SNK Ir. Firman Hulu (Sekretaris) dan SNK Iriani Gulo (Bendahara)

Selesai persidangan dilanjutkan dengan foto bersama.

Pembukaan Raker Pendeta Tahun 2010 di Gunungsitoli Sukses

Harian SIB, 17 Maret 2010

Gunungsitoli (SIB)
Pelaksanaan pembukaan Raker Pendeta BNKP tahun anggaran 2010, Selasa (16/03) di Auditorium Teteholi STT BNKP Sunderman Gunungsitoli-Nias berjalan dengan baik, hikmat dan sukses. Pada acara dimaksud dirangkai beberapa kegiatan berupa ibadah, sambutan-sambutan, pengembalaan dan pembukaan secara resmi rapat kerja Pendeta BNKP tahun 2010 dan terakhir penutup.
Ketua Panitia Pelaksana YS Harefa STh pada kata pembukaan mengatakan, acara Raker Pendeta BNKP tahun 2010 bertemakan “Supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir” (1 Korintus 1:10c) dan Sub Thema marilah kita kokohkan persekutuan dan giat selalu dalam menunaikan tugas panggilan gereja.
Drs Penyabar Nakhe Ketua Panitia Persidangan Majelis Sinode BNKP dalam sambutannya menyampaikan permohonan doa dari para pendeta BNKP dan warganya untuk mendoakan pelaksanaan persidangan Majelis Sinode ke-55 BNKP tahun 2010 agar selalu terbina rasa persatuan dan kesatuan, beserta kegiatan seminar satu hari tanggal 17 Maret 2010 di Gunungsitoli, bulan Mei di Medan dan Juni 2010 di Jakarta, penyusunan buku kenangan BNKP, lomba karya ilmiah, penyusunan kerangka blue print BNKP, pembukaan persidangan BNKP Sinode 29 Juni 2010 di Jakarta, persidangan sinode 30 Juni-4 Juli 2010 di Hotel Danau Toba Internasional Medan.
Sementara itu pada kata sambutannya Ephorus BNKP Pdt Kalebi Hia MTh yang membuka secara langsung Raker Pendeta BNKP tahun 2010 mengatakan, pemazmur mengatakan pujilah Tuhan hai jiwaku dan jangan melupakan segala kebaikannya. Walaupun banyak orang yang kadang kala sadar atau tidak sadar telah melupakan kebaikan Tuhan, tetapi pada hari ini kita patut mensyukuri segala kebaikan Tuhan, satu tahun lamanya sejak rapat kerja pendeta tahun lalu sampai sekarang Tuhan telah menyertai dan menopang kehidupan kita dalam proses pergumulan dan perjuangan pelayanan kita.
Ianya menjelaskan rapat kerja pendeta adalah sebagian kesempatan bagi kita untuk sharing, saling membagi rasa, saling membagi suka dan beban saling mengingatkan, saling mengisi dan menguatkan. Sekaligus sebagai kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas atau pelayanan kita satu tahun yang lalu dan menyusun strategi pelayanan kita untuk satu tahun ke depan.
Pdt Kalebi Hia menambahkan apa yang hendak dicapai pada raker tersebut memang tata gereja dan peraturan-peraturan BNKP yang baru sudah diimplementasikan, namun dalam penerapannya masih mengalami benturan-benturan kecil yang mengganggu lancarnya perjalanan pelayanan kita. Program umum pelayanan BNKP dan program satu tahun, ada yang sudah dilaksanakan dan tentu masih ada yang belum terlaksana. Perlu penyatuan persepsi untuk merumuskan strategi pelayanan yang mau dilaksanakan ke depan.
Dalam akhir katanya Ephorus BNKP Pdt Kalebi Hia MTh berharap kepada seluruh peserta raker, agar Raker tersebut dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, fokus pada rapat dengan penuh perhatian dan kepedulian sehingga dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang berguna dan bermanfaat bagi pengembangan diri, pengembangan mental, spritual, dan pengembangan intelektual, dan sekaligus penerapannya bagi pengembangan jemaat BNKP dan pengembangan kerjasama kita dalam bingkai oikumene dengan gereja lainnya dan membangun relasi kerukunan agama di Indonesia serta relasi kerjasama dengan Pemerintah.
Acara raker tersebut dihadiri para pimpinan Gereja BNKP, Sudirman Halawa anggota DPRD Sumatera Utara, Ketua Panitia persidangan Majelis Sinode BNKP Drs Penyabar Nakhe, anggota DPRD Nias, Pj Walikota Gunungsitoli Drs Martinus Lase MSp, mewakili Pemerintahan Kabupaten Nias Martinus Lase SH, Ketua BPMS BNKP dan para pendeta di lingkungan BNKP. (T15/d)

Pemberkatan Nikah Siti nur Hasrat K. Harefa

Hilisawato, 18  Maret 2010

Pdt. (Em) B. Gulo, STh, mantan Bendum BNKP hari Selasa, 16 Maret 2010 bertempat di  Gedung Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar Medan meneguhkan Pernikahan Kudus  Siti Nur Hasrat Kariawati Harefa (Perempuan) dan Desman Laoli  (laki-laki).

Pemberkatan Nikah ini dihadiri oleh keluarga kedua belah pihak.

Selesai  pemberkatan nikah di gereja dilanjutkan dengan acara adat dan resepsi di Gedung Serbaguna BNKP Hilisawao Simalingkar yang bersebelahan dengan gedung gereja dihadiri oleh keluarga kedua belah pihak dan para undangan. Selamat kepada kedua mempelai.

Kebaktian Perdana KOMPA BNKP HS Tahun 2010

Simalingkar, 19 Maret 2010

Komisi Pemuda Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan mengikuti Kebaktian Perdana di Tahun 2010 ini bertempat di rumah keluarga Ama/Ina Nasta Zendrato. Kebaktian ini diikuti oleh kurang lebih 40 orang pemuda dan dilayani oleh bidang Pelayanan BPMJ BNKP Hs. SNK Ir. Firman Hulu.

Dalam kebaktian yang bertemakan “Rancanganmu bukan rancangan-Ku”  (Yesaya  55 : 8), hamba Tuhan kembali mengingatkan pemuda Kristen untuk tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap rancangan di segala aspek  kehidupan karena rancangan Allah adalah rancangan Damai Sejahtera.

Kebaktian pemuda ini diikuti oleh anggota pemuda yang baru saja diteguhkan sidinya dua minggu yang lalu.

Pada kesempatan itu tuan rumah yang juga salah seorang satua niha keriso di BNKP Hilisawato mengharapkan agar pemuda semakin giat turut ambil bagian disetiap kegiatan Jemaat sebagai tonggak gereja.

Kebaktian ini diakhiri dengan perkenalan anggota Pemuda yang baru bergabung.

GEMPA DAHSYAT DI NIAS – Lima Tahun Silam

Simalingkar, 28 Maret 2010

Pukul 23.10 Wib tengah malam, Selasa 28 Maret lima tahun silam tepatnya tahun 2005. Ketika setiap insan di sebuah pulau di belahan barat pulau Sumatera, pulau Nias sedang di peraduan. Tiba-tiba bumi bergoncang sangat dahsyat. Angin bertiup begitu kencang. Gelap gulita. Rumah-rumah runtuh satu persatu menimbun apa saja yang ada di dalamnya. Tak kecuali penghuninya. Itulah gempa dahsyat berkekuatan 8.7 pada skala Richter.

Tak kepalang hampir 600 jiwa tertimbun dan berbagai bangunan runtuh termasuk Gereja BNKP Gunungsitoli 1 yang baru saja dibangun. Runtuh rata di tanah. Seluruh kota berantakan. Puluhan gedung gereja lain juga turut hancur akibat gempa itu.

Yang masih hidup mencoba berlari menyelamatkan diri, mencari dataran-dataran yang tinggi karena takut ada Tsunami seperi yang terjadi di Aceh pada bulan Desember sebelumnya.

Orang baru mencari Tuhan. Merka baru pandai berdoa kepada Tuhan memohon pertolongan dan menyadari dosa-dosa mereka selama ini kepada Tuhan.

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, dan adanya upaya rehabilitasi yang menjadikan Nias selangkah lebih maju dari segi fasilitas (Sengsara membawa nikmat), apakah umat Tuhan semakin beriman dan semakin dekat padaNya hingga saat ini ?  Hanya pribadi dan Tuhan saja yang tahu. Semoga bencana dahsyat lima tahun silam itu tidak pernah terjadi lagi. Semoga. Amin.

Anda ingin melihat hasil dokumentasi detik-detik terjadinya Gempa itu dalam bentuk VCD? Hubungi : 08126500265. Anda hanya membayar copy CD-nya sebesar Rp. 15.000,-

SEKUM BNKP ikut PA bersama dengan Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan

Simalingkar, 31 Maret 2010

Sekretaris Umum (SEKUM) BNKP, Pdt Aturkian Lase,MTh berkesempatan mengikuti  “Sekola Wangandrõ” (PA = Penelaahan Alkitab) di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan pada Rabu malam, 31 Maret 2010 khususnya di Sektor 2 dan 3 di rumah keluarga A/I. Alfian Zebua Jl. Kopi Ujung Perumnas Simalingkar Medan dalam perjalanan transitnya dari mengikuti sidang PGI di Sidikalang pulang ke kampung halaman di Nias.

Kehadiran bapak Sekum BNKP di Sekola Wangandrõ tersebut merupakan kejutan dan kebahagiaan tersendiri bagi warga Jemaat.  Dalam kesempatan itu bapak Pdt Aturkian Lase,MTh (Sekum BNKP) berkenan membawakan doa syafaat. Dalam doanya bapak pendeta mendoakan rencana pelantikan dan serah terima Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar dari Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh  (yang mendapatkan pos baru sebagai Praeses 42 BNKP kepada Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ (Sebelumnya pendeta jemaat BNKP Lawelu) pada Jumat 2 April 2010 dan juga rencana Pelantikan Praeses 42 BNKP Pdt. Dorkas O.Daeli MTh pada tanggal 4 Paril 2010 oleh BPHMS (Eporus) BNKP. Sekaligus juga mendoakan rencana Pesta Pembangunan di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan.

Pada akhir PA,  Sekretaris Majelis Jemaat SNK  Ar. Waruwu, SH, MH (Ama John Waruwu) mengucapkan terimakasih kepada bapak Sekum BNKP atas kebersamaan beliau di Sekola Wangadrõ jemaat BNKP Hilisawatõ.

Pendeta Jemaat baru diantar oleh BPMJ Ke Rumah Dinas Pendeta

Simalingkar 1 April 2010

BPMJ BNKP Hilisawato Simalingkar Medan bersama dengan Pendeta Jemaat lama (Pdt. Dorkas Daeli, MTh) mengantarkan Pendeta Jemaat baru (Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ, BTh) bersama keluarga di Rumah Pendeta sementara di Jl. Rotan Raya ujung sehari sebelum pelantikan dan serah terima pendeta jemaat.. Tempat tinggal ini adalah sementara sebelum Pindah di Jl. Sagu 14 dan sebelum rumah dinas pendeta selesai.

Dalam kesempatan itu BPMJ dan Pendeta Jemaat baru saling memperkenalkan diri  dalam suasana kekeluargaan penuh tawa dan riang. Tidak ketinggalan pendeta jemaat lama yang sebentar lagi akan menempati Pos Baru sebagai pendeta Resort 42 Medan.

Keluarga pendeta ini sementara akan bersama dengan keluarga  Ama/Ina Martin Daeli yang tinggal bersebelahan di Jlan Rotan. Dan malam hari pendeta baru mengikuti kebaktian Kamis Putih.

Pelantikan dan “SAMBUT PISAH” Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatõ oleh Bapak Ephorus BNKP penuh Sukacita di dalam Tuhan

Simalingkar, Medan 2 April 2010

Eporus BNKP pada perayaan Jumat Agung 2 April 2010 di Gereja BNKP Hilisawatõ, melantik Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh  menjadi Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar menggantikan Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh yang mendapatkan pelayanan baru sebagai Praeses 42 BNKP yang akan dilantik pada Minggu, 4 april 2010. Sebelumnya Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh melayani di Jemaat BNKP Lawelu.

Pelantikan dilakukan dalam Acara Kebaktian setelah “Perjamuan Kudus’ yang dilayani oleh Eporus BNKP didahului dengan pembacaan Surat Keputusan, Pelantikan, Penandatanganan berita acara dan serah terima Pendeta Jemaat. Selesai pelantikan dilanjutkan dengan Kata Pamitan Pendeta Lama dan Perkenalan Pendeta Baru, sambutan Jemaat dan BPMJ dan diakhiri dengan Kata Penggembalaan dari Eporus BNKP.  Serah terima disaksikan oleh SNK. Ir. Firman Hulu mewakili unsur Satua Niha Keriso, Dra. Rosadelima Harefa mewakili unsur Komisi dan Yos Lase, SH mewakili unsur jemaat.

Pelantikan ini dihadiri oleh seluruh jemaat, para undangan dan beberapa tokoh jemaat diantaranya Walikota Gunungsitoli SNK Drs. M.Lase, MSP, Ir.Sudirman Halawa Anggota DPRD SU, Fotarisman Zalukhu dan beberapa tokoh jemaat lainnya.

Pada kesempatan itu Ketua BPMJ Drs. PR. Hia, MSP, Ir. Sudirman Halawa, SH mewakili Jemaat, SNK. Drs. TM Zega, MSi mewakili undangan, D. Zebua ketua BPMJ BNKP Kabanjahe dan SNK. Arosokhi Waruwu, SH, MH  menyampaikan terimakasih kepada Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh atas pelayanannya di jemaat BNKP Hiliswato Simalingkar selama 8 Tahun 4 bulan 6 hari. Banyak kemajuan yang sudah dicapai selama pelayanan ibu pendeta salah satu diantaranya adalah pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Aula pertemuan dan Rumah dinas Pendeta yang masih dalam tahap penyelesaian.  Dan ucapan Selamat datang kepada Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh dengan harapan kiranya bapak pendeta yang baru dapat melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh pendahulunya.

Selesai acara pelantikan dilanjutkan dengan Jamuan Kasih bersama dengan seluruh jemaat dalam acara ramah tamah dan diakhiri dengan bersalam-salaman dengan Pendeta Lama, Pendeta Baru dan Ephorus BNKP. Dalam acara yang terakhir inilah seluruh jemaat tidak dapat menahan haru yang begitu mendalam melepas kepergian seorang Pendeta yang disayangi dan berhasil dalam pelayanannya. Demikian juga ibu Pdt. Dorkas Daeli, MTh bersama dengan keluarga juga tak henti-hentinya meneteskan air mata permisahan. Namun itu semua adalah air mata kebahagiaan karena Pdt. Dorkas Daeli, MTh akan melayani di tingkat Resort 42 Medan dimana Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan masih tetap dalam wilayah pelayanan beliau dan lagi pula beliau dan seluruh keluarga masih berdomisili di Simalingkar yang berarti masih menjadi jemaat di BNKP Hilisawato Simalingkar Medan.

“Selamat Jalan dan Selamat menjalankan tugas pelayanan baru sebagai Praeses 42 Medan kepada Pdt. Dorkas Daeli, MTh dan  Selamat Datang dan selamat melayani sebaaia pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan kepada Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh”.

BPHMS (EPORUS) BNKP Meninjau Pembangunan Gedung SM, Aula Pertemuan dan Rumah Dinas Pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan

Simalingkar, Medan 02 April 2010

Eporus BNKP meninjau kemajuan Pembangunan Gedung SM, Aula Pertemuan dan Rumah Dinas Pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan seusai Pelantikan Pendeta Jemaat pada hari Jumat 2 April 2010. Bapak Eporus BNKP yang didampingi oleh Plt. Praeses 42 Medan (Pdt. Dorkas Daeli,MTh) dan Pendeta Jemaat (Pdt. Elyus Meiman Lawolo,BTh), Walikota Gunungsitoli (SNk.drs.M.Lase, MSP), Ir. S. Halawa, SH (Anggota DPRD SU), Ketua BPMJ dan BPPJ mendapatkan penjelasan dari ketua Panitia Pembangunan, Snk. Ar.Waruwu, SH.MH.

Pada kesempatan itu, ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan ini sudah sampai pada tahap ke IV dari 7 tahapan yang direncanakan. Pembangunan ini sepenuhnya dibiayai dan didukung oleh swadaya anggota Jemaat disamping bantuan APBD –SU untuk tahun anggaran 2009 dan 2010. Dan direncanakan pada tranggal 25 April 2010 yang akan datang akan diadakan Pesta Pembangunan untuk penggalangan dana bagi Pembangunan dimaksu.

Eporus BNKP pada kunjungan itu memuji kerja keras Panitia dan dukungan seluruh warga jemaat yang tentu atas berkat Tuhan hingga terselesaikannya pembangunan tahap ke IV. Beliau menjadikan contoh pembangunan ini kepada Panitia BNKP Center yang akan dilantik Minggu 4 April 2010. Kalau Gedung semegah ini dapat dibangun atas swadaya satu jemaat maka tentunya BNKP Center yang didukung oleh seluruh gereja BNKP akan dapat terwujud juga seperti halnya di Jermaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan.

Pada akhir kunjungannya Bapak Eporus, Panitia dan seluruh rombongan berpose bersama di tangga bangunan yang sedang dalam peorses penyelesaian.

Ibu-ibu Komisi Perempuan di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan ikut Lomba HUT KOMPER

Simalingkar – Medan, 15 April 2010

Acara Pembukaan Lomba KomperDalam rangka memeriahkan HUT Komisi Perempuan Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan yang jatuh pada tanggal 18 April 2010, seluruh ibu-ibu anggota Komper mengikuti berbagai lomba diantaranya : Lomba Cerdas Tangkas Alkitab, Lomba Memasak berbahan dasar diluar beras dan tepung, serta Lomba Vocal Solo.

Ibu-ibu asik menjawab soal CTA

Pembukaan masa lomba tersebut berlangsung pada hari Minggu sore, 11 April 2010 bertempat di Gedung Gereja BNKP Hilisawatõ oleh Pendeta Jemaat Pdt Elyus Meiman Lawõlõ, BTh didahului oleh Laporan Ketua Panitia, SNK. Iriani Gulõ (Ina Nasta Zendratõ).

Juri Lomba : Ina Mutiara, Pdt Jemaat, Ama Intan Hulu

Adapun perlombaan pada Minggu sore itu adalah Lomba Cerdas Tangkas Alkitab yang diikuti oleh 4 Grup. Sedangkan Lomba Memasak dan Vokal Solo akan dilangsungkan pada hari Sabtu Siang, 17 April 2010.

Perayaan HUT KOMPER Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar 2010

Simalingkar, 19 April 2010

Ketua Panitia (Kiri), Ketua Komper (Tengah), Pdt.Jemaat (Kanan)

Komisi Perempuan Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan merayakan HUT-nya yang ke 43 pada hari Minggu, 18 April 2010 Jam 14.00 Wib  Siang. Perayaan HUT ini adalah pertama di tingkat Jemaat  dimana sebelumnya perayaan yang sama dilaksanakan di tingkat Distrik sebelum distrik dibubarkan dan digantikan dengan Resort.

Perayaan ini dilayani oleh Pendeta Jemaat, Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ, BTh. Dalam khotbahnya pendeta mengingatkan para istri sebagai kaum perempuan bahwa istri yang baik lebih berharga dari Permata sesuai dengan tema HUT tersebut.

Sebelumnya Ketua Panitia, SNK. Iriani Gulõ (Ina Nasta Zendratõ) dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam tempo kurang dari satu bulan Panitia mempersiapkan perayaan ini. Termasuk  kegiatan pra HUT berupa lomba cerdas tangkas Alkitab, lomba memasak dan lomba vokal solo.

Pada kesempatan itu  Panitia menyerahkan bingkisan kepada Juara Pemenang lomba dan kepada seluruh peserta dan juga ucapan terimakasih kepada para juri dan pemain keyboard.

Acara ini dihadiri oleh anggota BPMJ, BPPJ dan seluruh Anggota Komisi Perempuan.

Panitia Pembangunan Bertemu dengan dr. Sofyan Tan

Simalingkar Medan, 21 April 2010

Panitia dan dr. Sofyan Tan

Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Rumah Dinas Pendeta dan Aula Pertemuan BNKP Hilisawato Simalingkar yang dipimpin oleh Ketua Panitia SNK Ar. Waruwu, SH, MH bertemun dengan dr. Sofyan Tan sebagai Calon Walikota Medan 2010 – 2011 di kantornya Jl. KH Wahid Hasyim Medan, Rabu 21 April 2010  pukul 11.00 Wib.

Panitia yang didampingi oleh Praeses 42 BNKP Pdt. Dorkas Daeli,MTh dan Pendeta Jemaat Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ dan  Analisman Zaluchu,S.Sos,MSP (Anggota DPRD Sumatera Utara) menyampaikan doa kepada dr Sofyan Tan dalam mengikuti Pilkada Sumatera Utara.

dr. Sofyan Tan yang seorang dermawan dan pekerja sosial itu menyampaikan persembahannya untuk mendukung pembangunan Gedung Sekolah Minggu di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan dan dengan senang hati meluangkan waktu untuk mengikuti Acara Pesta Pembangunan Tahap IV yang akan dilaksanakan Minggu, 25 April 2010.

Seusai bertemu dengan dr. Sofyan Tan, Panitia bersama dengan anggota Panitia SNk. Drs. W. Daeli, Snk. Drs. Y. Mendrofa, Ir. Frans F. Bate’e dan Snk. Ir. F. Hulu mengunujungi Bapak Ama Erlin Hulu dan Bapak Ama Agus Mendrofa sebagai orang tua dan tokoh masyarakat untuk mengundang mereka mengikutiu Acara Pesta Pembangunan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 25 April 2010.

Kedua orang tua itu menyampaikan rasa terharu dan bangganya atas Pembangunan tersebut. Karena tidak pernah terbayangkan bangunan itu (Aula Pertemuan) dapat dimiliki oleh salah satu Gereja BNKP di Kota Medan ini. Dan mereka menyatakan kesediaannya untuk hadir.

Hasil Pesta Pembangunan tembus angka Rp. 170 Juta

Simalingkar, Medan 25 April 2010

Pesta Pembangunan Tahap IV Gedung Sekolah Minggu, Rumah Dinas Pendeta dan Aula Pertemuan Jemaat BNKP Hilisawatö Simalingkar Medan berlangsung sukses pada Minggu 25 April 2010. Dari hasil perhitungan pengumpulan dana melalui janji iman dan lelang oleh koordinator dana (Snk. Drs. W. Daeli) yang dibacakan oleh Bendahara Panitia Ir. F. Zalukhu, Msi, bahwa sampai dengan hari Senin 26 April 2010 dana yang berhasil dikumpulkan sudah mencapai  Rp. 166 Juta Rupiah sudah termasuk Persembahan seorang hamba Tuhan berupa seluruh keramik lantai II dan tangga senilai Rp. 45 juta. Dan angka ini terus bertambah seiring dengan dikembalikannya struk undangan yang sudah diedarkan sebelumnya. Menurut ketua Panitia Pembangunan SNK. Ar. Waruwu, SH, MH (Ama John Waruwu) bahwa meskipun pelaksanaan ini dipersiapkan dalam kurun waktu yang singkat dan diselingi dengan mutasi pendeta jemaat pada awal April 2010, namun karena kasih Tuhan, pesta ini dapat berlangsung dengan meriah.

Dalam Khotbahnya Pdt. DR. E. Harefa, MTh menyatakan bahwa Tuhan akan selalu melimpahkan berkat kepada umat-Nya termasuk dana-dana yang dibutuhkan dalam pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Rumah Dinas Pendeta dan Aula Pertemuan Jemaat BNKP Hilisawatö Simalingkar ini. Hanya saja yang menjadi pertanyaan adalah apakah jemaat sudah siap menerima berkat-berkat dari Tuhan tersebut dengan memfungsikan gedung itu sebagaimana diniatkan pada awalnya. Acara kebaktian diisi dengan Puji-pujian dari anak-anak sekolah Minggu dan Remaja.

Selain dihadiri oleh seluruh Jemaat, Pesta Pembangunan Tahap IV ini juga dihadiri oleh Praeses 42 BNKP Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh, Pdt. Jemaat Pdt. Elyus Meiman Lawölö, BTh,  Drs. M.Lase, MSP (Walikota Gunungsitoli), Analisman Zaluchu, MSP dan Ir. Sudirman Halawa SH (keduanya anggota DPRD Sumatera Utara), Drs. Penyabar Nakhe (Ketua Panitia Sinode ke 55 BNKP), Bapak Ama Erlin Hulu dan Bapak Ama Agus Mendrofa (keduanya adalah tokoh masyarakat Nias di Medan) dan para tokoh dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Jemaat BNKP Hilisawatö Simalingkar Medan mendoakan calon Walikota Medan periode 2010 – 1015 yang juga turut mengikuti acara Pesta Pembangunan tersebut yaitu dr. Sofyan Tan dan Nelly Armayanti,SP, MSP yang diiringi oleh rombongan diantaranya Budiman Nadapdap (Ketua Fraksi PDIP DPRD SU) dan beberapa tokoh lainnya.

Pesta Pembangunan ini berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan doa oleh Praeses 42 BNKP.

Pendeta Jemaat Pindah Rumah

Simalingkar, 1 Mei 2010

Setelah 1 bulan berada di rumah kontrakkan di Jl. Rotan Raya, akhirnya Pendeta Jemaat pindah ke Rumah Dinas Pendeta di Jl. Sagu 10 No.1 tepat di depan Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar Medan diantar oleh seluruh BPMJ, Majelis dan beberapa Jemaat di sektor Jl. Sagu dan juga oleh Praeses 42 BNKP Pdt Dorkas O. Daeli, MTh yang kebetulan juta adalah warga jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan.

Dalam nats renungannya, Pdt Dorkas Daeli, MTh mengingatkan bahwa apa yang telah dipersiapkan dan diperbuat oleh Jemaat untuk kesejahteraan para Pelayan adalah merupakah wujud dari hasil Iman kepada Kristus yang telah terbangun di tengah-tengah Jemaat.

Rumah Dinas ini adalah rumah Kel. Ama/Ina John Waruwu yang dalam beberapa bulan terakhir dipersiapkan untuk ditempati oleh Pendeta Jemaat hingga selesainya bangunan permanen Rumah Dinas Pendeta yang masih dalam tahap pembangunan saat ini. Selain rumah dinas,  seluruh jemaat juga mempersiapkan fasilitas perabotan dan perkakas lainnya sebagai inventaris jemaat untuk dipergunakan oleh Pendeta Jemaat.

Dengan pindahnya Pendeta Jemaat di lingkungan Gereja BNKP Jl. Sagu, diharapkan pelayanan kepada Jemaat akan semakin dipermudah dan ditingkatkan. Dan bagi warga jemaat yang membutuhkan pelayanan Pendeta Jemaat dapat dengan mudah menemui pak Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ di rumah baru ini. Demikian disampaikan oleh Ketua BPMJ Snk.Drs. PR Hia,MSP.

Seusai kebaktian singkat dilanjutkan dengan makan bersama.

6 Anak di Babtis Hari ini

Simalingkar, 2 Mei 2010

6 orang anak di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan mengikuti Babtisan Kudus dalam kebaktian Minggu, 2 Mei 2010 yang dilayani langsung oleh Pdt. Jemaat (Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ, BTh). Ke enam pasang Orang Tua dari anak-anak yang dibabtis ini sebelumnya mengikuti Pelayanan Pra-Babtis pada hari Sabtu 1 Mei 2010.

Selesai kebaktian, seluruh keluarga yang dibabtis foto bersama dengan Pendeta Jemaat dan selanjutnya BPMJ dan Majelis mengikuti Syukuran di salah satu Kelarga yang dibabtis yaitu di keluarga Ama/Ina Elen Halawa Jl. Sangkar Manuk.

Visitasi Grup Musik Kompa Medan Baru

Simalingkar, 2 Mei 2010

Pada kebaktian Minggu, 2 Mei 2010, Grup Musik Komisi Pemuda Medan Baru mengundang decak kagum seluruh Jemaat dalam tampilan mereka mengisi puji-pujian kebaktian. Tampilan ini adalah salah satu program Visitasi Komisi Pemuda Medan Baru dua kali seminggu mengunjungi gereja-gereja khususnya gereja BNKP yang ada di kota Medan secara bergilir. Dan kali ini adalah giliran BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan. Kali ini Kompa Medan Baru didampingi oleh Bapak Ama Ewik Zega dan Ir. Anselmus Dachi, Kepala Dinas Soaial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nias Selatan yang juga mantan-mantan Pengurus Komisi Pemuda Medan Baru.

Diharapkan visitasi Komisi Pemuda Medan Baru lewat Grup Musik mereka dapat menambah semangat bagi anggota Komisi Pemuda Jemaat Simalingkar Medan dan mudah-mudahan visitasi balasan Komisi Pemuda Hilisawatõ Simalingkar Medan akan dilaksanakan pada waktu yang akan datang. Demikian Andri Krisman Zendratõ, Ketua Komisi Pemuda Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan menyambut visitasi Kompa Medan Baru kali ini. Dan ditambahkan bahwa Komisi Pemuda Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan menurut rencana akan mengisi Acara Pembukaan Sinode Kerja BNKP pada bulan Juli yang akan datang di Hotel Danau Toba Inernational dengan menampilkan pementasan “Drama” tentang Masuknya I jil  di Nias.

Berita Duka : Snk. Yafao Zebua, S.Sos (Bapak Ama Putra Zebua) Meninggal Dunia

Simalingkar, Medan 4 Mei 2010

Diberitahukan kepada seluruh Jemaat bahwa Bapak Snk  Iptu. Yafao Zebua, S.Sos (Ama Putra Zebua) anggota Majelis Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan telah meninggal dunia pada :

Hari / Tanggal    : Selasa, 4 Mei 2010

Di Rumah Sakit Herna Medan pada pukul 11.30 Wib

Rumah Duka : Jl. Rotan No. 1

Diberitahukan kepada semua jemaat, Majelis, BPMJ dan BPPJ untuk mengikuti kebaktian duka nanti malam , Selasa 4 Mei 2010 jam 19.30 Wib

Menurut rencana, Jenazah almarhum akan dikebumikan di Lasara GunungSitoli Nias dan akan diberangkatkan dari Medan dalam suatu acara pelepasan dari PoldaSU pada pagi hari Kamis, 6 Mei 2010.

Dan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan Seluruh Jemaat mengucapkan

TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA.

Semoga Tuhan memberikan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Amin

Bapak Ama Richard Telaumbanua meninggal dunia

Simalingkar, Medan 6 Mei 2010

Seluruh Jemaat, Majelis, BPMJ dan BPPJ  Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar mengucapkan :

TURUT BERDUKA CITA yang sedalam-dalamnya

atas berpulangnya orang tua kita Bapak AMA RICHARD TELAUMBANUA

Anggota Jemaat BNKP Teladan Medan

Pada siang hari / tanggal : Kamis, 6 Mei 2010

Rumah duka Jl. Asrama depan Gereja BNKP Teladan Medan

Semoga Tuhan memberikan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Amin.

Penerimaan CPNS di Departemen Keuangan

Diberitahukan kepada anggota Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan dan kepada para pengunjung lainnya bahwa Departemen Keuangan RI Meneripa CPNS Formasi 2010 dari tanggal 10 s/d 16 Mei 2010.

Untuk informasi kunjungi websitenya di :

http://www.depkeu.go.id atau di http://ppcpns.depkeu.go.id

Demikian untuk informasi Lowongan Kerja.

Film “ONO SUTEFUYU” Edisi 3 & 4 Sudah di Release

Simalingkar, Medan 12 Mei 2010

Akhirnya kerinduan masyarakat Nias dan Masyarakat Pecinta Budaya Nias  terobati sudah dengan dirilisnya Film “ONO SITEFUYU (Anak Sesat) ke 3 dan 4 yang dibintangi oleh Asõkhiwa Gea sebagai Sanohugõ dan Marselina Oliria Gea sebagai Di’a  dan bintang baru di edisi 3 dan 4 ini Susan Susanti Gea sebagai Santy. Seperi Film 1 dan 2, film ini dinakhodai oleh Yunus Gea sebagai penulis skenario dan dibantu oleh Repetisi Hia, S.Kom.

Kisah di edisi 3 dan 4 ini diawali oleh berpisahnya Sanohugõ dan Di’a sepeninggal  kedua orang tua Mereka. Sanohugõ pergi merantau dan Di’a tinggal bersama  pamannya di desa Banua Gea. Ketika ia tiba di pelabuhan Gunungsitoli,sambil menunggu keberangkatan kapal Fery menuju Sibolga, Sanohugõ memanfaatkan waktu yang sedikit itu untuk singgah ke kost Bobbyt. Sementara Bobby dan Sano  berbincang-bincang, datang Tery dan Efrem menawarkan pekerjaan di Kota Gunungsitoli. Dalam pertemuan persahabatan mereka inilah, keinginan Sanohugõ untuk merantau sirna. Sementara itu adiknya Di’a  dijemput oleh Ama Dakha dan Ina Dakha (Pakcik dan Makciknya si Di’a) secara paksa di desa Banua Gea, lalu di bawa ke Desa Onowaembo Idanoi.

Bagaimana petualangan Sanohugõ di Kota Gunungsitoli?

Saksikan penderitaan si Di’a oleh perlakuan Ina Dakha di Desa Onowaembo Idanoi.

Catatan Redaksi : Sangat sayang kalau tidak memiliki CD film ini. Kami himbau untuk memilikinya dan memberikan dukungannya.

Darmawati Harefa dipersunting

Simalingkar, Medan, 28 Mei 2010

Dharmawati Harefa, adik bungsu dari bapak Snk. Siduhu Harefa,SH (Ama Mijun Harefa) anggota Jemaat BNKP hilisawatõ Simalingkar Medan dipersunting oleh Yohanes Setiasa Waruwu anggota BNKP Jemaat Elia. Kebaktian Pemberkatan nikah dilangsungkan  pada pagi hari tanggal 28 Mei 2010 di Gedung Gerja BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan dan dilayani langsung oleh Pendeta Jemaat, Pdt. E.Meyman Lawõlõ,BTh didampingi oleh Bidang Pelayanan Snk. Ir. Firman Hulu.

Seusai menerima pemberkatan pernikahan, kedua mempelai dan seluruh keluarga kedua mempelai mengikuti acara resepsi adat Nias di Gedung Serba Guna BNKP Hilisawatõ Simalingkar yang bersebelahan dengan gedung Gereja.  Resepsi pernikahan itu diawali dengan sepatrah kata dari Sipangkalan atau “Sowatõ” oleh Bapak Ama Mijun Harefa dan disambut oleh pihak penganten laki-laki (Tome) oleh Bapak Ama John Waruwu yang kemudian dilanjutkan dengan acara adat Nias.

Pada acara jedah, ibu Fraeses 42 BNKP Pdt Dorkas Daeli, MTh turut  melibatkan diri melayani para tamu berbaur dengan pelayan konsumsi karena disamping sebagai mantan Pendeta Jemaat dan Fraeses 42 BNKP, ibu Pendeta Dorkas Daeli (Ina Jovan Zaluchu) juga masih berstatus sebagai anggota Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar dan masih berdomisili di Jl Pinus Raya P.Simalingkar Medan.

Acara resepsi pernikahan dalam adat Nias ini berlangsung sukses dan meriah.

Berita Duka

Simalingkar Medan 31 Mei 2010

Seluruh Jemaat, Majelis Jemaat, BPMJ/BPPJ mengucapkan TURUT BERDUKA CITA yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya orang tua kita :

Ina Adi Zai (Yulia Harefa)

Mertua Perempuan dari bapak Ama Rico Harefa dan bapak Ama Teguh Maruao

pada hari Senin, 31 Maret 2010 di Medan.

Dan telah diberangkatkan dari Medan menuju ke Padang untuk dikebumikan.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan oleh Allah Bapa di Surga.

Turut Berduka Cita

Simalingkar, Medan 4 Juni 2010

Seluruh Jemaat, Majelis, BPMJ/BPPJ Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar mengucapkan Turut Berduka Cita kepada keluarga A/I. Imana Zendrato atas meninggalnya orang tua laki-laki tercinta di Gunungsitoli pada hari Jumat, 4 Juni 2010.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi penghiburan yang sejati oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.

Rumah Tangga Baru

Simalingkar, Medan. 8 Juni 2010

Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan memberkati pernikahan  Felianus Nduru  dan Semestinya Gulõ. Acara pemberkatan nikah tersebut dilangsungkan pada hari Selasa, 8 Agustus 2010 bertempat di rumah keluarga Ama/Ina Jenifer Golõ.

Acara pemberkatan nikah tersebut diikuti oleh keluarga kedua mempelai. Selesai pemberkatan nikah dilanjutkan dengan resepsi  di tempat yang sama.

Dialog Terbuka menyongsong Sinode BNKP ke 55 Tahun 2010

Simalingkar, Medan. 12 Juni 2010

BPMJ BNKP hilisawatõ Simalingkar Medan (Pdt. Jemaat, Snk. Ir. Firman Hulu dan Ir. Asalnur Zendratõ) turut serta dalam Acara Dialog Terbuka yang diselenggarakan oleh Panitia Sinode BNKP ke 55 Tahun 2010 pada hari Sabtu, 12 Juni 2010 bertempat di gedung Gerja BNKP Elia, Jl Kapten Muslim Gg.Solo Helvetia Medan. Acara yang dihadiri oleh seluruh Ketua Majelis dan BPMJ se Resort 42 dan 43 serta tokoh-tokoh BNKP yang berada di kota Medan diisi dengan Seminar “Mencari Format Kepemimpinan Ideal dalam Gereja” yang disampaikan oleh Pdt. Dr. Langsung Sitorus, MTh (Sekum PGI Wilayah Sumut) dan “Esensi Jemaat dalam Konsep Gereja Presbiteral – Sinodal” oleh Pdt. Dr.J.R.Hutauruk (Mantan Eporus HKBP.

Acara yang dipandu oleh sekretaris Panitia, SNK. Kasiria Gea, SE diawali dengan kebaktian yang dipimpin oleh Praeses  BNKP 42  Pdt. Dorkas Daeli, MTh. Dan dilanjutkan dengan Pengantar dari Ketua Panitia, Drs. Penyabar Nakhe.  Ketuan Panitia mengharapkan agar majelis jemaat di masing-masing jemaat untuk mensosialisasikan dan memobilisasi jemaat pada acara pembukaan Sinode BNKP ke 55 pada tanggal 27 Juni 2010 di Gedung Pardede Hall pada pukul 11.30 Wib. Sedangkan acara persidangan Sinode dilaksanakan dari tanggal 27 Juni – 2 Juli 2010 di Hotel Danau Toba Internasional.

Pdt Jemaat BNKP HS memeriksakan kesehatan pada Team Pengobatan Gratis dr. Sofyan Tan

Simalingkar, Medan. 14 Juni 2010

Masyarakat Nias yang bernaung dibawah wadah Orahua YA’AHOWU (berupa STM masyarakat Nias) Perumnas Simalingkar Medan dan sekitarnya, hari ini, Senin 14 Juni 2010 berkesempatan mendapatkan Pengobatan Gratis dari Tim Kesehatan dr. Sofyan Tan. Selain sebagai salah satu program Orahua Ya’ahowu, kegiatan ini juga melibatkan anggota jemaat dari berbagai denominasi Gereja yang ada di Perumnas Simalingkar (termasuk Gereja BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan) dan juga masyarakat setempat.

Adapun Pengobatan Gratis ini dilaksanakan di tempat Praktek drg. Sondang Rumapea (Ama/ Ina Sonia Zaluchu) yang juga merupakan salah seorang anggota Orahua Ya’ahowu di  Jl. Kapiten Purba No. 2 (Kompleks Ruko Sentra Niaga Simpang Simalingkar – J. Ginting).

Mengingat antusias masyarakat Nias dan masyarakat sekitar untuk mendapatkan layanan gratis ini, Pengurus Orahua Ya’ahowu mempersiapkan tenda dan kursi bagi mereka yang ingin berobat dan dilaksanakan dalam 2 Shift (yaitu shift I : Jam 09.00 s/d 12.00 Wib dan Shift II : Jam 14.00 s/d 17.00 Wib) yang dilayani oleh 10 orang dokter  dan perawat serta didampingi oleh seluruh Pengurus Orahua Ya’ahowu.

Dalam kesempatan itu, Pendeta Jemaat BNKP Hilisawato Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ,BTh bersama ibu juga turut memeriksakan kesehatannya  dan menurut pemeriksaan dokter, Pendeta Jemaat dalam keadaan sehat-sehat saja meskipun tugas pelayanan di Jemaat sedikit agak padat.

Pada kesempatan itu, Ketua Orahua Ya’ahowu, Drs. Wa’õzaro Daeli,  menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh tim kesehatan dr. Sofyan Tan ini adalah sebuah wujud kemanusiaan yang selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat menengah kebawah terutama dalam bidang kesehatan. Dan secara khusus perhatian dr. Sofyan Tan kepada masyarakat Nias selama ini cukup besar. Selain pengobatan gratis ini, dr. Sofyan Tan juga telah membagikan sembako gratis kepada sebagian besar masyarakat Nias dan juga masyarakat yang ada di Perumnas Simalingkar secara umum.

Salah seorang warga yang mengikuti pelayanan ini mengharapkan agar kegiatan semacam ini dapat terus berlangsung meskipun nanti bapak dr. Sofyan Tan terpilih menjadi Walikota Medan periode 2010 – 2015. (Red. Dr. Sofyan Tan adalah calon walikota Medan periode 2010-2015 dengan nomor urut  10 dalam putaran ke-2 yang akan diselenggarakan pada hari sabtu, 19 Juni 2010).

Panitia Sinode BNKP ke 55 Rapat di Hilisawato

Simalingkar, Medan. 15 Juni 2010

Panitia Sinode BNKP Ke-55 yang diketuai oleh Drs. Penyabar Nakhe dan SNK Kasiria Gea,SE sebagai sekretaris memimpin Rapat Panitia Panitia yang berlangsung di Gereja BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan Selasa, 15 Juni 2010. Adapun rapat ini diikuti oleh Panitia sebagai rapat-rapat koordinasi terakhir  menjelang pelaksanaan Pembukaan Persidangan Sinode pada Minggu, 27 Juni 2010. Pada saat itu juga, Ev.T.Dohare yang baru pulang dari Gunungsitoli sebagai utusan panitia untuk menghimpun dana  melalui lelang di Jemaat BNKP Gunungsitoli. Dialporkan berhasil dihimpun dana kurang lebih 27 Juta.

Panitia yang didampingi oleh Praeses BNKP 42 Pdt. Orkas O.Daeli,MTh dan Preases BNKP-43 Pdt. A.R.Bu’ulõlõ, M.Div sekaligus melakukan kunjungan untuk melihat langsung persiapan Pemuda BNKP Hilisawatõ Simalingkar melaksanakan latihan OPERET yang akan ditampilkan pada saat Pembukaan Sinode BNKP-55 yang menurut rencana dihadiri oleh Menteri Agama RI. Menurut ketua Kompa BNKP HS, Andri Krisman Zendratõ,  personil pesereta Operet Ini adalah 50 orang dan membutuhkan latihan selama 2 bulan penuh.

Pertemuan ini diakhiri dengan Jamuan Makan bersama panitia dan BPMJ BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan.

Panitia Persidangan Majelis Sinode ke 55 Gereja BNKP Audensi ke Harian SIB

Medan (SIB), Kamis 24 Juni 2010

Untuk pertama kalinya, Sidang Majelis Sinode Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) ke 55 yang akan berlangsung 27 Juni hingga 1 Juli 2010 di Medan, dilaksanakan di luar Pulau Nias. Sebelumya pelaksanaan sidang yang telah berlangsung 54 kali dilaksanakan di Pulau Nias.

Selain dimaksudkan agar BNKP lebih dikenal lagi oleh seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Utara, pelaksanaan sidang yang untuk pertama kali berlangsung di Medan itu guna menunjukan bahwa BNKP hadir bukan hanya bagi masyarakat Nias saja, tetapi juga bagi seluruh masyarakat dalam rangka pelayanan demi kemulian nama Tuhan.

Hal itu disampaikan panitia persidangan majelis sinode BNKP ke 55 tahun 2010 saat beraudensi ke kantor Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Rabu (23/6) yang diterima Pemimpin Umum Harian SIB DR GM Panggabean diwakili Sekred Redaktur Pelaksana Manapar Manullang.

Panita yang datang beraudensi bersama Praeses BNKP Resort 42 Pdt Dorkas Daely MTh, Praeses BNKP Resort 43 Pdt AR Bu’ulolo MDiv itu terdiri dari Ketua Umum Drs Penyabar Nakhe, Sekretaris Umum SNK Kasiria Gea SE dan Bendahara Umum SNK Eliada Zebua.

Dalam kesempatan itu Penyabar Nakhe menjelaskan, pelaksanaan sidang tersebut diawali pembukaan yang disatukan dengan ibadah raya yang akan dihadiri puluhan ribu warga Nias, Minggu (27/6) di TD Pardede Hall dengan menghadirkan pengkhotbah mantan Ephorus HKBP DR SAE Nababan.

Untuk itu pihaknya kata Nakhe secara khusus mengundang Pemimpin Harian SIB Bapak DR GM Panggabean, wakil II Pemimpin Umum/Ketua Dewan Redaksi Ir GM Chandra Panggabean, Redpel Manapar Manulang untuk dapat hadir pada acara tersebut. Pihaknya juga kata Nakhe mengundang Muspida Plus Sumut dan Kota Medan.

Setelah acara pembukaan lanjut Nakhe, persidangan dilaksanakan 28 Juni hingga 1 Juli 2010 di Hotel Danau Toba Medan. Setiap hari persidangan tersebut diawali dengan ceramah yang disampaikan diantaranya dari Departemen Agama, ketua PGI, Rektor Sekolah Tinggi Theologia.

Sementara Praeses BNKP Resort 42 Pdt Dorkas Daely mengatakan, dari pelaksanaan Sidang yang mengangkat thema “Tuhan bekerja mendatangkan syalom bagi semua orang untuk membangun persekutuan yang kokoh demi pertumbuhan gereja-Nya”yang dilaksanakan di Medan, diharapkan BNKP lebih dikenal lagi. Dari beberapa organisasi gereja Nias, BNKP paling banyak jumlah jemaatnya mencapi 367 ribu jiwa, baik yang berada di Nias maupun di luar Nias.

Sinode yang dilaksanakan itu merupakan sinode kerja untuk mengevaluasi sejauh mana program pelayanan yang sudah dilakukan. “Apalagi telah ada perubahan tata gereja kita sejak tahun 2007. Inilah yang akan dievaluasi apakah sudah berkaitan dengan perubahan tata gereja itu”, ujarnya.

Berbagai harapan juga dikemukakan Praeses BNKP Resort 43 Pdt AR Bu’ulolo dari pelaksanaan persidangan sinode ke 55 tersebut untuk membawa sebuah paradigma baru dalam pelayanan. Pradigama baru itu bagaimana memandang ke depan bahwa pelayanan itu tidak hanya diletakan hanya di sekitar daratan Nias saja, tetapi BNKP juga harus hadir dalam pelayanan di luar daratan Nias. Gereja katanya harus hadir sebagai pembawa terang dan damai bagi dunia ini.

Ia berharap harian SIB dapat menyuara gemakan acara persidangan tersebut sehingga masyarakat khususnya di Sumatera Utara dapat mengetahui kegiatan tersebut dan apa yang dicapai dalam persidangan itu.

Menanggapi apa yang disampaikan tersebut, Manapar Manullang mengatakan Pemimpin Umum Harian SIB Bapak DR GM Panggabean begitu peka dan menaruh perhatian khusus bagi kemajuan gereja-gereja termasuk BNKP.

Sinode kerja itu kata Manapar Manullang adalah untuk mengevaluasi program-program kerja yang sudah dilakukan, apakah sudah dapat menjawab berbagai tantangan masa kini dan tantangan ke depan. “ Saya melihat suatu sinode itu dikatakan berhasil apabila dapat merumuskan suatu keputusan yang bisa menjawab tantangan masa kini dan juga ke depan “, ujarnya.

Menurutnya, untuk ke depan, tantangan yang akan dihadapi itu semakin besar dan bagaimana gereja menghadapinya, bagaimana gereja menjawab berbagai masalah yang dihadapi. “Semakin banyak gereja menjawab berbagai tantangan di tengah jemaatnya, gereja itu lebih berhasil. Maka misi untuk membawa dan menjadikan jemaat sebagai garam dan terang dunia itu dapat tercapai”, katanya.

Di akhir kunjungan itu, panitia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pemimpin Umum Harian SIB Bapak DR GM Panggabean dan mereka senantiasa mendoakan Bapak DR GM Panggabean dan keluarga serta staf dan karyawan agar tetap diberkati Tuhan dan harian SIB semakin maju dan jaya. Pertemuan itu ditutup dengan doa yang dibawakan Pdr AR Bu’ulolo. (M-14/g)

20 Menit Terjebak Dalam Lift yang Macet di RSU dr.Pirngadi

Simalingkar, 6 Juli 2010

Majelis Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar yang terdiri dari  Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ, BTh, Snk.Drs.PR Hia, MSP (Ketua BPMJ), Ir. An. Zendrato (Ketua BPPJ), Snk. Ir Firman Hulu, Snk. Drs. W.Daeli, Snk. Iriani Gulõ, Ina Kesia Lawõlõ,  Ina Putra Zebua, dan Ina Provi Hia dan Andri Chrisman Zendrato tejebak dalam lift yang rusak mendadak selama 20 menit di RSU Dr.Pirngadi Medan pada hari Selasa, 6 Juli 2010 pukul 22.15 Wib.

Kejadian ini dialami oleh Majelis Jemaat BNKP Hilisawatõ usai menjenguk Bapak Snk. S.Harefa, SH (Ama Mijun Harefa) anggota Jemaat BNKP Hilisawatõ yang sedang opname di rumah sakit tersebut. Sebelumnya Majelis Jemaat menjenguk Bapak Eporus BNKP Pdt. K.Hia,MTh di Rumah Sakit Umum Methodist Jl.Thamrin Medan yang juga sedang menjalani rawat inap.

Meskipun tidak terlalu lama, namun kejadian ini sempat membuat kepanikan dan kegelisahan bagi anggota Majelis Jemaat dan bahkan menimbulkan trauma karena meskipun petugas sudah berusaha membuka pintu lift, namun terjadi sedikit gangguan teknis pada peralatan lift tersebut. Namun atas pertolongsan Tuhan, akhirnya pintu dapat dibuka setelah ada kerjasama dari petugas yang ada di luar dan mereka yang terjebak di dalam.

Atas kejadian ini, kita mengharapkan agar Pemko Medan terutama pengelola gedung untuk memperhatikan hal ini bagi keselamatan para pengguna lift. Kejadian yang fatal berupa lift yang jatuh juga pernah terjadi di RSU ini pada awal pengoperasian gedung RSU tersebut.

Ibu Mertua Bapak ama Eman Hia telah Berpulang

Seluruh Majelis Jemaat, BPMJ/BPPJ dan Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan mengucapkan

TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA

atas berpulangnya Ibu Mertua dari Bapak Ama Eman Hia pada hari Selasa Pukul 20.00 Wib di Brandan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi penghiburan oleh Tuhan Kita Yesus Kristus. Amin.

“TUNAIKAN TUGAS PELAYANAN” – Setetes Air di Padang Gurun

Simalingkar, Medan.(19 Juli 2010)

Sidang Sinode Kerja BNKP Tahun 2010 telah dilangsungkan medio Juni 2010  di Medan. Namun ada sesuatu hal yang patut mendapat perhatian seluruh warga BNKP baik di tingkat Sinodal hingga di tingkat jemaat dan para stakeholder  yaitu Sebuah Buku berjudul “TUNAIKAN TUGAS PELAYANAN” (Kumpulan Refleksi untuk BNKP) yang diterbitkan dalam rangka Pesidangan Majelis Sinode BNKP ke 55 Tahun 2010 di Medan. Buku ini merupakan refleksi mengenai BNKP dalam kacamata beragam dengan sejuta harapan supaya BNKP bergerak lebih baik lagi yang didasarkan pada pelayanan untuk Tuhan.

Buku yang diedit oleh Fotarisman Zaluchu sebagai Editor digagas oleh Pdt. Dorkas Daeli, MTh yang saat ini menjadi Praeses 42 BNKP ini ibarat setitik air di padang gurun. Setidaknya buku ini memberikan gambaran harapan yang ditujukan untuk BNKP saat ini dan di masa mendatang. Buku ini sangat bernilai dimana topik-topik paparan dan bahasan adalah ditulis oleh perpaduan tokoh muda dan tokoh senior yang bergerak di berbagai bidang baik dari bidang Teologia, Pendidikan, Sosial, Politik, Ekonomi dan Budaya.

Beberapa penulis dari buku ini adalah warga Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar seperti : Pdt. Dorkas Daeli,MTh (Mantan Pdt. Jemaat), Fotarisman Zaluchu dan Analisman Zaluchu, MSp. Diharapkan Buku ini dapat menjadi Inspirasi badi seluruh Warga BNKP di Indonesia.

Adik Perempuan Bapak A.Fernando Halawa menikah

Simalingkar Medan 22 Juli 2010

Suartini Halawa, SE (Adik Bapak Sudirman Halawa, SH) dan Ganda Martua Sitomorang, SE menerima peneguhan dan pemberkatan Pernikahan dari  Pdt. Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan, Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ,BTh pada hari Kamis, 22 Juli 2010 bertempat di Gedung Gereja BNKP Hilisawatõ Simalingkr Medan Jl. Sagu 14 No. 3.

Dalam khotbah pemberkatan itu, Pdt. Jemaat mengingatkan fungsi keduanya di dalam Pernikahan Kudus. Selain diisi oleh Puji-pujian dari Grup Talitakum acara kebaktian ini diakhiri dengan foto-foto keluarga.

Seusai pemberkatan Pernikahan di Gereja, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Pesta Adat Nias dan Adat Batak di Gedung Serbaguna GKPI di Jl. Sriwijaya Medan.  Pesta Adat ini diikuti oleh keluarga kedua mempelai dan para undangan kedua belah pihak. Kedua Acara ini berlangsung meriah.

Ibu INA JULIAWATI DACHI Meninggal Dunia

Simalingkar Medan, 29 Juli 2010

Telah meninggal dunia ibu INA JULIAWATI DACHI, anggota Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan pada hari Jumat, 30 Juli 2010 subuh setelah mengalami penyakit selama beberapa tahun. Tempat duka Jl.Vanili 1 Perumnas Simalingkar Medan.

Seluruh Jemaat, Majelis Jemaat, BPMJ/BPPJ mengucapkan TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA, semoga Tuhan memberikan penghiburan dan ketabahan kepada keluarga yang di tinggalkan.

Kebaktian Penghiburan dilaksanakan nanti Malam, 30 Juli 2010 Pukul 19.00 Wib oleh Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan.

Sekretaris Majelis Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar diminta menjadi Calon Wakil Bupati Nias periode 2011 – 2016

Simalingkar – Medan, 2 Agustus 2010

SNK Arosokhi Waruwu, SH. MH

Sekretaris Majelis Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan, SNK. Arosõkhi Waruwu, SH. MH (Ama John Waruwu) diminta kesediaannya untuk menjadi Calon Wakil Bupati Nias periode 2011 – 2016 mendampingi Drs.  Sõkhiatulõ Laoli, MM (Ama Yorin Laoli). Permintaan ini tidak saja datang dari para tokoh masyarakat Kabupaten Nias, mantan pejabat, akademisi, pengusaha dan tokoh agama tetapi juga masyarakat Kabupaten Nias yang berdomisili di Jakarta, Medan dan Nias serta anggota DPRD Kabupaten Nias. Dukungan ini disampaikan langsung kepada beliau oleh  Drs. Silvester Lase, Ir. O’õzatulõ Ndraha, MSi, Analisman Zaluchu, S.Sos, M.Si, Sudirman Halawa, SH, Pdt. T.Ony Telaumbanua, Ph.D, Drs. Ya’aro Mendrõfa dan para tokoh lainnya dalam berbagai kesempatan.

Permintaan dan pinangan terhadap SNK. Arosõkhi Waruwu, SH.MH menjadi calon Wakil Bupati Nias periode 2011-2016 ini bukan tanpa alasan. Beliau selama ini adalah aktif dalam berbagai organisasi baik organisasi Politik maupun organisasi kemasyarakatan. Dalam kesehariannya sebagai seorang Advokat/Pengacara dan Wiraswasta yang handal, beliau sudah menunjukkan kemampuan yang tidak diragukan lagi dalam memimpin Kabupaten Nias ke depan baik di bidang Politik, Sosial, Budaya dan terlebih dalam sektor Perekonomian yang diharapkan mampu mengangkat harkat diri masyarakat Nias yang mandiri dengan pembangunan yang merata.

Ketika hal ini dikonfirmasi oleh Team Web Media di kediamannya Jl. Kapiten Purba III No. 12 Medan, beliau tidak menyangkalnya. Menurut Bapak Ama John Waruwu (panggilan akrab sehari-harinya dimasyarakat), kalau Tuhan berkenan dan  didukung sepenuhnya oleh masyarakat, kita akan mempertimbangkannya. Meskipun ini bukan tanggung jawab yang mudah, namun untuk pengabdian bagi kesejahteraan masyarakat Nias yang selama ini kurang mengecap hasil-hasil pembangunan yang tidak merata, saya akan mempertimbangkannya, demikian dinyatakan oleh beliau dengan ekspresi penuh tanggung jawab.

Sosok SNK. Arosõkhi Waruwu, SH. MH ini sangat tepat. Beliau yang memiliki latarbelakang kemampuan ekonomi yang sangat handal.  Bila dilihat dari segi kemampanan ekonomi, beliau tentu tidak mau menyibukkan diri dengan hal-hal yang birokratis. Tetapi karena keterbebanan dan rasa tanggung jawab beliau terhadap masyarakat Nias dengan membawa suatu perubahan, maka permintaan akan dipertimbangkan oleh beliau.

Permintaan ini bukan baru sekarang ini saja disampaikan, tetapi bapak Drs. Sõkhiatulõ Laoli,MM sudah meminta kesediaan beliau sejak tahun 2009 yang lalu. Namun beliau masih memberikan peluang bagi putra daerah lainnya. Tetapi atas permintaan beberapa tokoh terutama atas permintaan Bapak Drs. Sõkhiatulõ Laoli,MM beliau mempertimbangkan permintaan tersebut dengan berpegang pada motto “Kalau mudah, mengapa dipersulit asal sesuai aturan”. Inilah perubahan yang dicita-citakannya dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Nias tanpa birokrasi yang berbelit-belit.

Ketika dikonfirmasi tentang peluang ke depan, Beliau yang taat beragama dan seorang aktivist  gereja sebagai Sekretris Majelis Jemaat mengatakan bahwa sepenuhnya kita serahkan kepada Tuhan yang maha kuasa dan tentunya kita mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Nias agar cita-cita pembangunan Nias yang mandiri dapat terwujud.

Proses pencalonan dan Pemilukada Kab. Nias akan dimulai pada November 2010 hingga menjelang awal tahun 2011 yang akan datang.

Catatan  Karir dan Organisasi

  • Karir :
    • Advokat/Pengacara
    • Direktur Biro Bantuan Hukum Karya Bhakti Nusantara Medan
    • Mitra PT. ASTRA HONDA MOTOR di kota Medan serta bidang usaha lainnya.
    • Direktur Utama PT. John Karya Mandiri Medan (PT. JKM)
  • Organisasi :
    • Fungsionaris Partai Golongan Karya (Golkar) Sumatera Utara
    • Pengurus DPD Partai Golkar Kota Medan periode 2010 – 2015
    • Aktif dalam organissi kemasyarakatan
    • Bendahara Umum Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) DPD Sumut periode 2007 – 2012
    • Aktif dalam kegiatan Gerejawi sebagai Satua Niha Keriso
    • Sekretaris Majelis Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan
    • Serta berbagai organisasi social dan kemasyarakatan lainnya.

YARNIA ZAI anak Bapak Snk. A. Yarni Zai telah meninggal dunia

Simalingkar, Medan. 11 Agustus 2010

Seluruh Jemaat, Majelis Jemaat, BPPJ dan BPMJ mengucapkan Turut Berdukacita atas meninggalnya anak kita YARNIA ZAI anak Bapak Snk.A.Yarni Zai pada hari : Selasa, 10 Agustus 2010 pukul 24.00 Wib di Rumah Sakit Umum Adam Malik Medan setelah di rawat di ruang ICU sejak Kamis yang lalu.

Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan oleh Tuhan Kita Yesus Kristus.

Rumah Duka : Jl. Vanili 1 Perumnas Simalingkar Medan.

Berita Duka : Ama Amos Gulo Meninggal dunia

Simalingkar, Medan 15 Agustus 2010

Telah meninggal dunia Bapak AMA AMOS GULõ, anggota Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar pada hari Sabtu, 14 Agustus 2010 pukul 19.45 Wib di Rumah Sakit Adam malik Medan karena sesuatu penyakit yand diderita. Rumah duka Jl. Tembakau Perumnas Simalingkar Medan.

Seluruh  Jemaat, Majelis, BPMJ dan BPPJ mengucapkan Turut Berdukacita yang sedalam-dalamNya. Tuhan kita Yesus Keristus memberikan penghiburan yang sejati kepada Keluarga.

Duka cita ini adalah yang ke 3 dalam bulan Agustus 2010 setelah Ibu Ina Jukliawati dan Yarnia Fransisca Zai.

Baptisan Anak Minggu, 29 Agustus 2010 diikuti oleh 7 anak dari 6 Keluarga

Simalingkar, Medan 30 Agustus 2010

BNKP Hilisawato Simalingkar Medan kembali melaksanakan Baptisan anak yang kedua di pertengahan Tahun2010 ini tepatnya Minggu, 29 Agustus 2010. Baptisan anak kaliu ini diikuti oleh 7 orang anak dari 6 Keluarga dimana salah satu keluarga membaptiskan anak kembarnya yaitu keluarga Pak Harefa.

Baptisan ini dilayani langsung oleh Pdt. Jemaat (Pdt. Elyus M. Lawolo,BTh) dalam kebaktian Jemaat. Seusai baptisan BPMJ dan beberapa warga jemaat mengikuti Syukuran anak Baptis dikeluarga A/I Auriel Siregar yang rumahnya berdekatan dengan Gedung Gereja.

Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar mengucapkan selamat untuk seluruh keluarga yang anak-anaknya di babtis. Tuhan memberkati. Amin.

Pemberkatan Nikah Fatizuduhu Gulo & Arniwati Zebua

Simalingkar, Medan 13 September 2010

Pdt Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan meneguhkan pernikahan Fatizuduhu Gulõ (Anggota Jemaat BNKP Teladan Medan) dengan Arniwati Zebua (Anggota Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar dalam Kebaktian Pemberkatan Pernikahan yang dilangsungkan di Gereja BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan pada hari Sabtu 11 September 2010.

Dalam kebaktian itu, orang tua kedua mempelai dan seluruh anggota keluarga kedua belah pihak turut menghadiri dan menyaksikan acara pemberkatan pernikahan tersebut.

Seusai acara pemberkatan nikah dilanjutkan dengan acara resepsi di Gedung Serba Guna Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan. Acara ini berlangsung dengan meriah.

Pendeta Jemaat Berkunjung dan Melayani di Jemaat BNKP Kabanjahe Kota

Simalingkar, Medan 19 September 2010

Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan, Pdt. Elyus Meiman, BTh pada Minggu 19 September 2010 untuk pertama kali sejak ditempatkan menjadi Pdt Jemaat 4 bulan yang lalu mengunjungi sekaligus melayani di Jemaat BNKP Kabanjahe Kota dimana sebelumnya Jemaat ini adalah pos pelayanan di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar yang telah menjadi satu Jemaat di Resort BNKP 42 setahun yang lalu.

Dalam kunjungan pelayanan ini Pendeta Jemaat didampingi oleh SNK Ir. Firman Hulu, SNK F. Mendrofa dan SNK B. Daeli. Dan kedatangan Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatõ kali ini disambut dengan hangat oleh BPMJ, Majeklis dan seluruh Jemaat dengan penuh rasa kekeluargaan.

Seusai melayani, Pdt Jemaat bersama rombongan pulang ke Medan sambil melihat beberapa lokasi pengungsian korban letusan Gunung Sinabung. Dan tiba di Medan dengan selamat pada Jam 6 sore.

Turut Berduka Cita untuk Kel. Ibu Snk. I.Jati Duha dan Kel. A/I. Eman Hia

Simalingkar, Medan, 22 September 2010

Seluruh Jemaat, Majelis, BPPJ dan  BPMJ BNKP Hilisawato Simalingkar Medan mengucapkan Turut Berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada Keluarga :

  1. Snk. I. Jati Duha atas meninggalnya  Orang Tua (Ibu) tercinta dari ibu I. Jati Duha pada hari Minggu 19 September 2010 di Teluk Dalam, Nias selatan
  2. A/I. Eman Hia atas meninggalnya Keponakan tercinta dari Bapak A.Eman Hia pada hari Selasa, 21 September 2010 di Rumah Sakit Mitra Persada Medan dan telah diberangkatkan ke Nias Barat pada hari Rabu pagi 22 September 2010

Semoga Keluarga diberi penghiburan yang sejati oleh Tuhan Kita Yesus  Kristus. Amin.

SEKUM BNKP, Pdt. Aturkian Lase,MTh Meninggal Dunia

Simalingkar, Medan. Sabtu 25 September 2010

Pdt Jemaat (Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ, BTh), BPMJ, BPPJ, Majelis dan seluruh Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar mengucapkan :

TURUT BERDUKA CITA

Atas meninggalnya Bapak

Pdt. ATURKIAN LASE, MTh – SEKRETARIS UMUM BNKP

Di Gunungsitoli pada pagi Hari Sabtu, 25 September 2010

Kita berdoa untuk Keluarga yang ditinggalkan dan seluruh rangakaian acara penguburan. Amin.

Drs. Masanuddin Gulo, MM dan Ir. Asal Nur Zendrato dilantik sebagai Nakhoda “OWOGU”

Simalingkar, Medan. 9 Oktober 2010

Bapak Pdt (Em) B.Gulõ, STh (yang juga seorang mantan Bendum BNKP) mendeklarasikan terbentuknya ORAHUA WONGAMBATõ GULõ (OWOGU) Perumnas Simalingar dan melantik Para Pengurus OWOGU yang pertama pada hari Sabtu, 9 Oktober 2010 bertempat di rumah keluarga A/I. Fati Gulõ. Para pengurus yang dilantik adalah Drs. Masanuddin Gulõ, MM (Ama Fati Gulõ) sebagai Ketua, Ir. Asal Nur Zendratõ (Ama Nasta Zendratõ) sebagai Sekretaris dan Erniwati Zalukchu, Am.Keb (Ina Febri Gulõ) ditambah dengan wakil-wakil dan beberapa seksi.

Dalam acara pelantikan ini, diadakan kebaktian yang dilayani oleh Pdt. AR. Bu’ulõlõ, M.Div (Praeses 43 BNKP). Dalam renungannya, pendeta mengingatkan agar Orahua dalam bentuk STM ini dibentuk dan didasarkan atas Iman percaya yang penuh pengharapan di dalam Yesus Kristus.

Selain dihadiri oleh anggota OWOGU yang berjumlah kurang lebih 23 KK, juga dihadiri oleh Pdt. Jemaat dan BPMJ BNKP Hilisawato Simalingkar, Para Ketua STM masyarakat Nias yang ada di Simalingkar juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Nias di Medan Ir. Sudirman Halawa, SH (yang juga saat ini sebagai anggota DPRD-SU) dan juga dihadiri oleh SNK. Arosõkhi Waruwu, SH.MH (bakal  calon Wakil Bupati Nias periode 2011-2016)

Acara ramah tamah diisi dengan jamuan makan bersama.

Orahua  Wongambatõ Gulõ dalam bentuk STM ini disingkat dengan OWOGU yang dalam bahasa Indonesia berarti “Bahtera”. Dengan terbentuknya OWOGU ini maka bertambah organisasi sosial masyarakat Nias di Simalingkar Medan (OYA, Kasih Setia, Kasih Sejati, IKES, Orahua Ngambatõ mado Zalukhu, STM Zendratõ, STM Waruwu, Meriah Sejahtera dan Owogu). Terbentuknya OWOGU ini bukan berarti bertambah sekat-sekat di tengah-tengah masyarakat Nias yang ada di Medan khususnya di Simalingkar, tetapi justru mempersatukan dan memudahkan untuk menjangkau seluruh masyarakat Nias dalam pelayanan sosial, suka atau duka.

Majelis Jemaat BNKP hilisawato ikut “Pelatihan” di Resort 42 BNKP

Simalingkar-Medan, 15 Oktober 2010

Majelis Jemaat dan BPMJ BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan mengikuti kegiatan Penataran Para Pelayan di Resort 42 BNKP bertempat di Gereja BNKP Teladan Medan yang berlangsung selama 2 hari mulai hari ini 15 Oktober s/d 16 Oktober 2010.  Para pelayan dari Hilisawatõ diantar dan didampingi langsung oleh Pendeta Jemaat, Pdt. Elyus Meiman Lawõlõ,BTh.

Penataran para pelayan ini diikuti oleh seluruh BPMJ dan Majelis Jemaat yang bernaung di bawah Resort 42 BNKP  yang dibagi ke dalam 5 Rayon dan berlangsung dalam waktu yang berbeda-beda dan untuk Rayon 2 sudah terlaksana pada tanggal 7 Oktober 2010 di BNKP Tanjung Balai dan direncanakan akan berakhir pada 12 Desember 2010 di Rayon 5  BNKP Kabanjahe kota.

Khusus untuk Rayon 1 acara pembukaan diisi dengan kebaktian yang dipimpin oleh Pdt. YS Halawa,STh.  Yang kemudian diikuti dengan sesi 1 dan 2 tentang Percaskapan Pastoral. Dan menurut rencana akan ditutup dengan KKR yang dilayani oleh Pdt. Benny Gulõ, STh, MA (Ketua KMO BNKP) besok 16 Oktober 2010.

Secara umum kegiatan penataran para pelayan ini cukup baik. Hanya saja menurut beberapa peserta, tujuan yang diharapkan untuk melatih para pelayan agak kurang tercapai. Yang seharusnya untuk setiap topik, harus diberi waktu yang cukup sehingga selain dibekali dengan teori-teori, para peserta juga sebaiknya diberi praktrek langsung atau dilatih dalam memecahkan masalah atau setidaknya mendiskusikan beberapa hal yang sering ditemui oleh para pelayan di jemaat masing-masing. Namun penataran ini tidak ubahnya seperti seminar singkat karena  ada 10 materi yang harus diselesaikan dalam waktu 10 Jam. Berarti masing-masing topik kurang lebih 1 jam.

Sebagai masukan kepada para pimpinan di BNKP khususnya yang memiliki program pembinaan para pelayan, agar melaksanakan 1 atau 2 topik saja tetapi benar-benar dapat dikuasai sekaligus mampu membekali para peserta baik dari segi teori maupun praktek atau pemecahan/diskusi masalah. Disamping para penatar yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing dan dapat menjadi panutan. Sehingga tidak ada kesan bahwa penataran itu hanya sekedar formalitas alias muluk-muluk. Dengan demikian kita mengharapkan ke depan para pelayan di BNKP terutama para majelis dapat menjadi Pelayan Misionaris sebagaimana kita idam-idamkan bersama. Amin.

Ketua Komisi Pemuda BNKP Hilisawato, Andri Chrisman Zendrato meraih gelar “Sarjana Hukum”

Simalingkar-Medan, Sabtu-23 Oktober 2010

Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan di keluarga  Ama/Ina Nasta Zendratõ. Betapa tidak, hari ini putra tercinta mereka, ANDRI CHRISMAN ZENDRATõ telah meraih gelar  “Sarjana Hukum” dari Universitas HKBP Nommensen Medan dengan hasil sangat memuaskan yang hari ini telah di Wisuda. Andri Chrisman Zendratõ adalah Ketua Komisi Pemuda di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan yang kesehariannya adalah pemuda yang rendah hati, ulet, dan berjiwa kepemimpinan serta bersahabat kepada siapapun. Ini ditunjukkan oleh semangatnya memimpin pemuda di Jemaat dengan memberi waktunya untuk berbagai kegiatan meskipun ditengah-tengah mempersiapkan penelitian dan penyusunan Skripsinya.

Kebahagiaan keluarga ini semakin lengkap saja dengan diterimanya Putri pertama  mereka ANASTASYA SRI EKA SURYANA ZENDRATõ, SE  menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kota Madya Gunungsitoli yang beberapa minggu lalu baru saja menerima Surat Penempatan Tugas di Kantor Dinas Pendapatan Daerah dan baru saja menyelesaikan masa Orientasinya yang juga meluangkan waktu menghadiri Wisuda Andri sang adik hari ini.

Sebagai tanda Ucapan Syukur kepada Tuhan, keluarga mengadakan Kebaktian Pengucapan Syukur dikediaman mereka di Jln. Rotan pada sore hari Sabtu yang dilayani oleh Praeses 42 BNKP  Pdt. Dorkas Daeli, MTh.  Selain dihadiri oleh Pdt. Jemaat dan Pdt. (Em) B.Gulo,STh serta seluruh majelis, undangan, Komisi Pemuda dan KMN UHN pengucapan syukur ini juga dihadiri oleh Keluarga Paman baik dari Nias maupun dari Jakarta.  Selain kebaktian, acara ini juga diisi dengan kata-kata ucapan selamat dari Majelis/Undangan dan dari Keluarga Paman yang diakhiri dengan jamuan makan malam bersama.

Selain Andri, seorang lagi anggota Komisi Pemuda BNKP Hilisawatõ Simalingkar yang diwisuda dan meraih gelar Sarjana Sastra hari ini  yaitu YANTI WA’U, putri pertama dari Ama/Ina Yanti Wa’u. Yanti berhasil menyelesaikan studinya di Fakultas Sastra Jurusan Bahasa Indonesia di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Seluruh Majelis dan Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan mengucapkan Selamat kepada Andri Chrisman Zendratõ, SH  dan Yanti Wa’u, S.Sn yang telah diwisuda hari ini dan Juga kepada Anastasya Sri Eka Zendratõ,SE yang telah menerima SK Penempatan PNS nya di Kotamadya Gunungsitoli. Tuhan Yesus memberkati.

Hari ini Kebaktian Pagi Berbahasa Indonesia di mulai

Simalingkar, Medan 6 Februari 2011

A.Fernando dan A. MercyeSetelah diuji coba selama setahun dalam bentuk kebaktian pagi berbahasa Indonesia sekali sebulan di tahun 2010, akhirnya di awal Tahun 2011 Minggu, 6 Februari 2011 ini Kebaktian Pagi Berbahasa Indonesia di Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar dimulai. Kebaktian pagi ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna BNKP Hilisawato Simalingkar. Dimulai pukul 7.30 pagi dan berakhir pukul 09.00 pagi bersamaan dengan kebaktian Sekolah Minggu yang dilaksanakan di Gedung Gereja.

Dengan demikian, ada 2 Jadwal kebaktian Minggu, yaitu Kebaktian Pagi berbahasa Indonesia dan Kebaktian Siang berbahasa daerah Nias.

Jadwal kebaktian adalah sbb :

Kebaktian Pagi    pukul 07.30 – 09.00 Wib

Kebaktian Siang pukul  10.00 – 11.30 Wib

Kebaktian SM      pukul 07.39 – 09.00 Wib

Kebaktian Pagi ini mendapatkan respon yang baik dari Jemaat dimana Kehadiran di Kebaktian  pagi ini adalah diluar perkiraan. Selain kehadiran, jemaat juga saling bahu membahu mengadakan fasilitas ibadah seperti Kursi Plastik, Sound System dan musik yang diadakan dari hasil persembahan Jemaat dalam bentuk kursi.

Dan dari hasil pengamatan di Kebaktian Siang, jumlah jemaat tidak berkurang. Berarti di kebaktian pagi dihadiri oleh Remaja dan Pemuda dan beberapa keluarga yang kurang fasih berbahasa Nias dan selama ini beribadah di Gereja lain yang menggunakan bahasa Indonesia.

Meskipun banyak hal yang perlu dibenahi, namun diharapkan ini adalah awal bagi peningkatan pelayanan baik bagi warga jemaat atau warga sekitar Gereja. Kebaktian perdana ini dipimpin langsung oleh Pendeta Jemaat.

Kebaktian Pagi berbahasa Indonesia, Minggu ke-2

Simalingkar-Medan, 6 Februari 2011

Kebaktian Pagi berbahasa Indonesia yang kedua kali Minggu 13 Februari 2011 di Jemaat BNKP Hilisawatõ Simalingkar Medan berjalan dengan penuh hikmat setelah dimulai minggu lalu. Kebaktian pagi berbahasa ini disambut baik oleh Jemaat terutama bagi mereka yang kurang fasih berbahasa Nias dan beribadah di gereja lain berbahasa Indonesia selama ini. Dari kehadiran Jemaat dalam beribadah terlihat bahwa jumlah jemaat terus bertambah.

Kebaktian kali ini dipimpin oleh Praeses – 42 BNKP Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh. Dan Minggu depan (20-2-2011) Kebaktian dilayani oleh Mantan Bendum BNKP dan mantan Preases Pdt.(Em) B.Guklo,STh. Meskipun banyak hal yang perlu dibenahi, namun diharapkan ke depan pelayanan kepada Jemaat melalui pelaksanaan ibadah yang berkualitas dapat diwujudkan. Dengan demikian kebaktian berbahasa Indonesia ini tidak hanya diikuti oleh anggota Jemaat terdaftar tetapi juga umat Kristiani yang bertempat tinggal disekitar lingkungan Gereja.

Diharapkan dengan bentuk ibadah alternatif ini memberikan nuansa baru dalam beribadah kepada Tuhan dengan tetap mengkedepankan bentuk dasar tata ibadah yang telah dilaksanakan selama ini di BNKP. Demikian menurut Fotarisman Zaluchu (Ama Finley Zaluchu) yang membantu bidang pelayanan dalam mempersiapkan liturgi atau tata ibadah yang setiap minggunya bervariasi.

Banjir Menggenangi Gedung Gereja BNKP Hilisawato Jumat 1 April 2011

Simalingkar Medan, 2 April 2011

Cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini berupa hujan yang berlangsung setiap sore hingga malam hari di Medan dan di wilayah pegunungan Berastagi dan sekitarnya telah mengakibatkan terjadinya bencana banjir di sebagian wilayah Kota Medan. Bencana itu berlangsung pada dini hari tanggal 1 April 2011 yang puncaknya terjadi pada jam 3 pagi.  Warga yang sedang beristirahat dari kelelahannya sepanjang hari tiba-tiba dikejutkan dengan air yang sudah memasuki rumah mereka yang berangsur-angsur naik hingga sepinggang orang dewasa.  Jelas saja mereka semua berhamburan keluar menyelamatkan diri dan juga harga benda yang dapat mereka selamatkan.

Demikian juga di wilayah Perumnas Simalingkar, banjir bahkan menggenangi hingga atap rumah yang berada di daerah pinggiran sungai. Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar yang selalu menjadi tempat pengungsian penduduk di sekitr Jalan Sagu bawah, namun kali ini air banjir masuk hingga 20 cm ke dalam Bangunan Gereja. Beruntung di samping Gedung Gereja terdapat Aula Pertemuan dan Gedung SM yang berlantai dua sehingga penduduk dapat tertampung pada bangunan tersebut termasuk sebagian harta benda mereka.

Bencana di April 2011 tidak pandang buluh. Tidak saja Gedung Gereja BNKP Hilisawato Simalingkar yang terkena sasarannya, tetapi juga 45 KK Jemaat juga mengalami pahitnya bencana kali ini termasuk Rumah Ketua BPMJ (A. I’In Hia) di Jalan Kemiri Raya dan rumah mantan Ketua BPPJ  (A. Nasta Zendrato) di Jalan Rotan serta rumah Wakil Bupati Nias Selatan (A. Efraim Ndruru) di Jalan Kemiri dan bengkel motor milik Wakil Bupati Nias (A. John Waruwu) di Jalan Kapiten Purba dan tidak ketinggalan rumah Anggota DPRDU (A. Mercye Zaluchu di Jalan Lada Raya) namun beruntung rumah Walikota Gunungasitoli (A. Grace Lase) di Gaperta yang dan rumah anggota DPRDSU lainnya (A. Fernando Halawa) di Jalan Kapiten purba yang juga anggota jemaat BNKP Hilisawato luput dari banjir karena lokasinya jauh dari lokasi banjir.

Bantuan DIAKONIA Jemaat untuk Korban Banjir

Simalingkar Medan, 3 April 2011

Diakonia Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar turut prihatin atas kejadian bencana banjir yang melanda beberapa anggota Jemaat khususnya yang berada di daerah rawan banjir di Perumnas simalingkar Medan. Dengan menggunakan Kas Jemaat, Diakonia Jemaat membagikan bantuan berupa sembako kepada seluruh anggota Jemaat yang berjumlah 45 KK yang mengalamio bencana banjir di bulan April 2011.

Bantuan tersebut berupa 1 zak beras ukuran 10 kg dan 1 kotak supermi. Meskipun bantuan ini tidak seberapa, namun jemaat yang menerimanya merasa terharu atas perhatian Jemaat yang begitu besar kepada mereka. Pemberian Bantuan yang disampaikan oleh BPMJ melalui Komisi Diakonia dilaksanakan pada Minggu sore, 3 April 2011 bertempat di Gedung Gereja BNKP Hilisawato Jl. Sagu 14 No. 3 yang didahului dengan Kebaktian Singkat yang dipimpin oleh Pendeta Jemaat Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh dan kemudian dilanjutkan oleh sepatah kata dari Ketua BPMJ, SNK. Drs. PR. Hia, MSP yang didampingi oleh anggota BPMJ dan Komisi Diakonia dan dihadiri oleh beberapa keluarga Jemaat yang menerima bantuan. Sementara bagi keluarga yang tidak berkesempatan hadir, bantuan diantar langsung oleh anggota BPMJ (Snk. A. Andika Mendrofa dan Bidang Pelayanan Snk. A. Intan Hulu).

SELAMAT DATANG Pdt. Boroli Dawolo, STh & SELAMAT JALAN Pdt. Elyus Meiman Lawolo, BTh

Simalingkar, Medan 17 April 2011

1 Tahun 15 hari tepatnya 2 April 2010 – 17 April 2011, Pdt. Elyus Meiman Lawōlō, BTh mengemban tugasnya sebagai Pendeta Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan menggantikan Pdt. Dorkas O. Daeli, MTh yang pada saat itu menjadi Praeses 42 BNKP.  Meskipun 1 tahun terasa sangat singkat namun berbagai program pelayanan telah dilaksanakan oleh Bapak Pendeta dan salah satu yang menonjol adalah terlaksananya ibadah kebaktian berbahasa Indonesia setiap minggu dimulai awal tahun 2011 yang telah digagas oleh pendeta jemaat terdahulu. Berbagai pelajaran berharga telah diperolehnya selama melayani di Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar dan ini menjadi modal utamanya dalam mengemban pelayanan berikutnya, demikian sepenggal kesan dalam sambutan yang disampaikannya pada saat pelantikan beliau.

Kepindahan beliau meninggalkan rasa sedih yang mendalam bagi jemaat karena hal itu terjadi ketika hubungan jemaat dengan beliau sedang bersemi. Namun karena berbagai pertimbangan termasuk kepentingan keluarga maka beliau terpaksa harus dipindahkan atas permintaan sendiri. Tempat tugas yang baru tidak begitu jauh dari lingkungan keluarga yaitu di Jemaat BNKP Fodo.

Pdt. Bōrōli Dawōlō, STh yang sebelumnya pernah melayani di Jemaat BNKP Jambi, menggantikan posisi beliau sebagai pendeta Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar. Acara pelantikan dan serah terima berlangsung pada hari Minggu, 17 April 2011 di tengah kebaktian siang yang dipimpin langsung oleh Bendahara Umum  BPHMS BNKP Pdt. B. Zega, MTh. Selesai kebaktian dilanjutkan dengan Sidang Majelis Istimewa Jemaat BNKP Hilisawatō Simalingkar dan Acara Sambut Pisah. Acara ini diikuti oleh seluruh anggota Majelis Jemaat, BPMJ dan Pengurus-pengurus Komisi yang ada di Jemaat.

Berbagai harapan digantungkan dalam kepemimpinan Pendeta Jemaat yang baru ini. Peningkatan mutu pelayanan dan membangun hubungan komunikasi yang harmonis dengan seluruh pelayan dan jemaat menjadi prioritas utama. “Saya hanya menjalankan program yang sudah ada sebelumnya dengan dukungan seluruh para pelayan dan jemaat” demikian sambutan dari bapak Pdt. B. Dawōlo, STh yang disambut hangat oleh seluruh Jemaat. Semoga harapan ini dapat terwujud dalam kepemimpinan Pendeta Jemaat yang baru.

BNKP Jemaat Hilisawato Simalingkar Rayakan HUT RI ke 66

Simalingkar Medan, 17 Agustus 2011

Untuk pertama kalinya sejak Merdeka 66 Tahun yang silam, Gereja BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan melaksanakan “Perayaan HUT RI ke 66 di Jemaat BNKP Hilisawatō”.  Kegiatan ini diprakarsai oleh Komisi Kaum Bapak. Kegiatan Perayaan ini menurut Ketua Komisi Kaum Bapak, Fasazisōkhi Zaluchu (Ama Albert Zaluchu) adalah sebagai sarana memperingati Kemerdekaan RI  dimana Gereja khususnya Gereja BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan juga termasuk di dalamnya selain untuk menghimpun seluruh jemaat pada Hari Besar tersebut.

Kegiatan Perayaan ini diikuti oleh seluruh keluarga Jemaat termasuk 2 orang anggota DPRD SU  Analisman Zaluchu, S.Sos, MSP (Ama Mercye Zaluchu) dan Sudirman Halawa, SH  (Ama Fernando Halawa) yang juga anggota jemaat, diisi dengan berbagai kegiatan. Dimulai tepat Pukul 10.00 Wib dengan Upacara Penghormatan Bendera dan Pembacaan Teks Proklamasi yang dipimpin  oleh Ketua BPMJ, Snk. Drs. PR. Hia, MSP  sebagai Pembina Upacara dan dipandu oleh pembawa acara Snk. Iriani Gulō (Ina Nasta Zendrato). Dalam sambutannya, Ketua BPMJ mengharapkan kegiatan sejenis akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan di tahun-tahun yang akan datang dengan melibatkan warga di lingkungan sekitar gereja mengingat manfaat acara ini bagi seluruh warga Jemaat. Kemudian acara dilanjutkan dengan Nyanyi dan Doa syafaat oleh Pendeta Jemaat Bapak Pdt. B. Dawōlō, STh.

Untuk memeriahkan perayaan ini, Panitia yang dikoordinir oleh H. Zega (Ama Heny Zega) menyelenggarakan berbagai perlombaan yang telah dimulai sejak Minggu, 14 Agustus 2011 dan puncaknya pada hari ini.  Diantara kegiatan yang dilaksanakan adalah Lomba bagi anak-anak Sekolah Minggu dan Remaja, Lomba Make Up, Lari Goni, Tangkap Belut, Catur, Badminton, Tenis Meja, Rebut Kursi, Tarik Tambang dan yang tidak kalah menariknya adalah Panjat Pinang.

Selesai kegiatan panjat pinang dilanjutkan dengan Maena Bersama dan diakhiri dengan pembagian bingkisan bagi peserta lomba dan foto bersama.

Dan kebetulan tanggal 17 Agustus jatuh pada hari Rabu sebagai hari pelaksanaan “Sekola Wangandrō” atau “Kebaktian Rumah Tangga” maka pada malam harinya tepat pukul 20.00 Wib dilaksanakan Kebaktian Rumah Tangga gabungan bertempat di Rumah Keluarga Pendeta Jemaat. Kebaktian ini dilayani oleh Pdt. Dorkas O Daeli, MTh (Praeses 42 BNK) sebagai pengkhotbah dan Ibu Ina Putra Zebua sebagai liturgos dan Pdt(Em) B. Gulō, STh membawakan doa syafaat.

Warga jemaat mengharapkan agar kegiatan sejenis akan tetap dilaksanakan pada waktu-waktu yang akan datang.

Kegiatan yang cukup meriah dan sukses ini didukung dan disponsori oleh :

“YOGI SERVICE – AHASS 07608 Jl. Ngumban Surbakti No. 9A

  &  FEDERAL OIL”

Latihan Maena Yubelium 146 Tahun Injil di Nias

Hilisawatō Simalingkar Medan, 22/8

BNKP Jemaat Hilisawatō Simalingkar Medan tengah mempersiapkan diri mengikuti perhelatan akbar bagi anak-anak Tuhan di Nias dalam rangka Perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Nias untuk tingkat Resort – 42 yang akan dilaksanakan di Medan pada bulan September 2011 yang akan datang.

Adapun kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah Latihan Maena Yubelium yang akan diperlombakan antara Jemaat yang ada di Resort – 42 BNKP pada puncak acara perayaan Yubelium di bulan September. Latihan Maena ini diikuti oleh seluruh Jemaat yang tergabung dalam berbagai Komisi. Latihan malam ini adalah Latihan yang kedua kali. Meskipun ditengah cuaca hujan lebat yang melanda kota Medan sepanjang hari hingga malam, namun tidak menyurutkan semangat anggota jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan untuk latihan.

Pelaksanaan latihan ini dikoordinir langsung oleh Ketua BPMJ  Snk. Drs. PR. Hia, MSP dengan dibantu oleh beberapa tenaga yang handal dalam bidang maena diantaranya Ibu Ina Martin Harefa, Ina William Harefa, Ina Gunawan Harefa, Ama Henny Zega (Ketua Komisi Musik Gerejawi), Snk. A. Provi Hia. Latihan ini juga diikuti langsung oleh Ketua Panitia Perayaan Yubelium 146 Tahun Injil di Nias, Drs. Analisman Zaluchu, S.Sos, MSP (Ama Mercye Zaluchu) dan juga Prases 42 BNKP dan Anggota BPMR (Sudirman Halawa, SH) yang kebetulan merupakan anggota Jemaat di BNKP Hilisawatō Simalingkar Medan dan Pendeta Jemaat Pdt. Bōrōli Dawōlō yang turut memberikan semangat kepada peserta latihan maena.

Latihan akan terus dilaksanakan 3 kali dalam Seminggu bertempat di Aula Serba Guna BNKP Jemaat Hilisawato Simalingkar sampai dengan pelaksanaan Hari “H”.

Selain perlombaan maena, Panitia Yubelium di tingkat Resort – 42 Medan juga melaksanakan berbagai kegiatan seperti perlombaan catur (BNKP Hilisawato Simalingkar diwakili oleh Juara I tingkat Jemaat, Ama Albert Zaluchu), Pengobatan Gratis dan juga Kebaktian bersama dengan Anak-anak Panti Asuhan sambil menyerahkan pakaian layak pakai kepada anak-anak Panti yang dikumpulkan dari seluruh warga Jemaat.

Kita berdoa untuk kesuksesan Acara ini. Amin.