KIAMAT 2012 :”Apa Iya….?”

Sebuah film yang berkisah mengenai kiamat pada tahun 2012. Saya sendiri belum melihat karena ada kesibukan lain. Namun berikut ini ada sinopsis dan reviewnya diambil dari kompas.com.  Banyak spoilernya, jadi jangan dibaca jika ingin lebih asik menontonnya. Sumber: Kompas Entertaiment.

2012Pernahkan Anda bayangkan ketika bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba ambles ke dasar bumi dan sebagian lagi hilang ditelan air laut? Semua agama memang menyebutkan bahwa suatu saat bumi akan hancur karena Hari Kiamat.

Tak sedikit orang yang percaya bahwa Hari Kiamat akan terjadi di tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012. Itu sesuai ramalan Suku Maya yang kabarnya jago ilmu falak. Tapi benarkah Kiamat bisa diprediksi datangnya?

Lewat semua kisah dan rumor tersebut, Columbia Pictures memproduksi sebuah film yang menggambarkan bagaimana hari kiamat akan datang. Film yang berjudul 2012 tersebut sudah mulai diputar Jumat (13/11) di seluruh bioskop serentak di  seluruh dunia.

Film diawali dengan adegan yang berlokasi di India. Seorang ilmuwan setempat, Dr Satnam Tsurutani (Jimi Mistry) menemukan fakta bahwa inti dari kulit bumi mengalami kenaikan suhu karena efek yang diakibatkan oleh sebuah ledakan besar di permukaan matahari (sun flare).

Menurut perhitungan para ahli, dampaK ledakan itu membuat gerakan pada inti bumi. Akibatnya, lempeng bumi yang selama ini menopang daratan di bumi bakal patah dan akan mengakibatkan gempa bumi yang sangat dahsyat.

Atas dasar perhitungan itulah, Dr Adrian Helmsley (Chiwetel Ejiofor), sahabat Dr Satnam, membuat laporan ke Gedung Putih bahwa kiamat akan tiba. Adrian bertemu kepala staf presiden, Carl Anheuser (Oliver Platt). Carl yang semula meremehkan temuan bumi terus memanas itu langsung terkejut dan merespons.

Temuan tersebut kemudian dibawa ke pertemuan negara-negara G8 di tahun 2010. Dalam kesempatan itu,  Presiden Amerika Serikat Thomas Wilson (Danny Glover) menyampaikan kepada para petinggi dunia bahwa bumi akan dilanda musibah besar terkait inti bumi yang terus memanas.

Sejak itu dimulailah sebuah rencana besar dijalankan. Semua negara sepakat memilih China sebagai tempat untuk membuat sejumlah bahtera besar, barangkali mirip bahtera Nabi Nuh, yang tak lain akan digunakan saat bencana besar tiba.

Sementara itu, diceritakan kisah lain tentang kehidupan seorang penulis buku berjudul Farewell Atlantis, Jackson Curtis (John Cusack). Ia datang ke rumah mantan istrinya, Kate Curtis (Amanda Peet), untuk menjemput anak mereka, Noah (Liam James) dan Lily (Morgan Lily), berkemah.

Dengan naik limousine, mereka tiba di lokasi perkemahan Yellowstone. Namun setibanya di sana ada tanda larangan masuk menuju danau Yellowstone. Curtis dan kedua anaknya nekat menerobos larangan itu. Di sana mereka kaget karena danau tersebut lenyap karena pemanasan bumi.

Saat berkemah, Curtis bertemu Charlie Frost (Woody Harrelson), seorang penyiar radio yang berpenampilan seperti orang gila. Charlie memberitahu bahwa bumi akan segera dilanda  bencana dahsyat. Lewat Charlie juga Curtis tahu bahwa Charlie punya peta lokasi pesawat yang bisa menyelamatkan manusia dari bencana itu.

Curtis pun terpaksa pulang lebih cepat, ketika mantan istrinya meminta agar anak-anak segera kembali. Kate sedikit trauma karena ia baru saja mengalami gempa. Setelah anak-anak kembali ke rumah ibunya, Curtis kembali bertugas mengantar anak kembar bosnya, Yuri Karpov (Zlatko Buric).

Sewa pesawat

2012 aCurtis mulai memercayai omongan Charlie tentang kiamat saat dia menyaksikan jalan di bandara terbelah karena gempa. Curtis lalu berinisiatif menyewa pesawat dan seorang pilot untuk menyelamatkan keluarganya dengan bayaran jam tangan mahal miliknya.

Dari sini ketegangan pun dimulai. Kiamat yang diramalkan banyak pihak terjadi, dimulai dari gempa bumi di mana-mana. Curtis pun ngebut ke rumah istrinya untuk menjemput Kate dan anak-anaknya.

Setelah berhasil menyelamatkan keluarganya plus pacar Kate, Gordon Silberman (Tom McCarthy) Curtis segera memacu limousinnya ke bandara. Penonton diajak menahan napas melihat mobil mewah itu meliuk-liuk menghindari gedung-gedung yang runtuh serta jalanan yang menganga karena gempa dahsyat.

Rombongan ini pun tiba di bandara. Namun sial, pilot yang disewa Curtis tewas. Akhirnya Gordon yang pernah kursus pilot didapuk menjadi pilot dadakan. Berpacu dengan waktu, pesawat itu pun akhirnya bisa mengudara. Dari dalam pesawat mereka melihat bencana yang luar biasa. Semuanya hancur dan luluh lantak.

Di Gedung Putih, Dr Adrian mendapat kabar bahwa kenaikan suhu inti bumi terus naik dengan cepat. Hal ini membuat Adrian terkejut lantaran perkiraannya meleset. Kiamat datang lebih cepat. Pemerintah pun segera melakukan penyelamatan. Sayang Presiden Thomas menolak dievakuasi ke China. Ia memilih tinggal bersama rakyatnya.

Akhirnya sebuah tsunami setinggi ribuan meter menghantam gedung Putih dan seisinya. Bahkan saking dahsyatnya, kapal induk John F Kennedy CV-63 pun terpental hingga menghantam Gedung Putih.

Gempa dan tsunami terjadi di seluruh belahan dunia. Bumi mengalami kehancuran total. Diceritakan bahwa kutub selatan dan utara telah bergeser. Semua daratan bergeser sejauh ribuan mil dari lokasi semula.

Dalam bencana itu, hanya sedikit yang bisa selamat, termasuk rombongan pesawat Air Force One yang bergerak ke China, menuju “Bahtera Nuh” dibuat. Ternyata tanpa disangka Curtis dan keluarganya bisa sampai China menggunakan pesawat Antonov yang dipiloti Shasha, anak buah Yuri, dan Gorgon sebagai kopilot.

Rombongan Curtis kemudian ditinggal oleh Yuri dan anak kembarnya karena mereka punya tiket naik ke kapal besar tersebut. Dalam keputusasaannya, Curtis dan keluarga mendapat tumpangan seorang biksu yang ternyata menuju ke bahtera raksasa itu.

Di sini kembali penonton dibuat tegang, karena mendadak pintu kapal dibuka. Gordon pun menjadi korban. Tapi saat pintu kapal akan ditutup lagi, sebuah perkakas jatuh dan mengganjal roda penggerak pintu. Mereka yang di dalam kapal panik, karena mesin tidak bisa dinyalakan jika pintu masih terbuka. Padahal saat itu, sebuah tsunami setinggi gunung sudah menuju ke arah kapal itu.

Alur

2012 bKisah film 2012 ini sepintas tak jauh berbeda dengan film soal bencana besar di bumi, seperti The Day After Tomorrow (2004) dan Deep Impact (1998). Hanya saja, film 2012 lebih hebat  dan dahsyat penggambarannya. Efek visualnya terlihat lebih nyata. Ya, ini sebanding dengan ongkos produksi film ini yang mencapai 200 juta dolar AS.

Meski dari sisi efek visual patut diacungi jempol, tidak demikian dengan alur ceritanya. Jika Anda sering nonton film Hollywood, cukup banyak alur atau adegan yang bisa ditebak. Misalnya, saat Curtis terjatuh saat mengambil peta, adegan dibuat seolah Curtis telah mati. Sejurus kemudian muncul jari tangan Curtis dari bibir tebing dan selamatlah Curtis.

Lewat film 2012 ini setidaknya penonton bisa melihat gambaran bagaimana dunia (sedikit) hancur karena kekuatan alam yang amat dahsyat. Mungkin penyebutan kiamat untuk film ini tidak tepat, lantaran masih ada manusia yang selamat.

Mungkin lebih tepat bencana besar, seperti yang terjadi di zaman Nabi Nuh, di mana banjir besar melanda bumi, dan Nuh bisa selamat setelah naik sebuah bahtera berisi semua jenis binatang dan tumbuhan agar bisa melanjutkan hidup pascabencana.

Film ini juga mengandung pesan bahwa semua milik manusia tidak ada yang abadi. Manusia tidak berdaya kala alam mengamuk dengan segala kekuatannya.

Kita juga disadarkan bahwa semua umat manusia adalah bersaudara. Saat menghadapi bencana tak ada lagi si kaya dan si miskin, tak ada lagi kelompok agama, suku, dan ras. Namun jika kita baru sadar bahwa manusia adalah bersaudara dengan manusia lain saat bencana tiba, rasanya terlalu mahal harga yang dibayarkan.

Anda juga harus sabar menyaksikan film ini, karena durasinya cukup panjang, 158 menit atau dua jam lebih. Jadi, sebelum nonton sebaiknya Anda buang air kecil agar tidak terganggu urusan “panggilan alam” itu di tengah-tengah film. Selamat menonton! (Lucky Oktaviano)

Situs 21Cineplex.com juga sempat kiamat sejenak alias susah dibuka pada tanggal 13 November yang lalu. Mungkin karena banyak orang yang ingin mengetahui jam main film 2012.

Ini hanya sebuah film, jadi dinikmati saja, terlepas dari kisah mengenai apa yang terjadi tahun 2012. Karena kiamat itu bisa terjadi kapan saja, bisa hari ini esok atau lusa :D .

Selamat Menonton

Iklan

7 responses to “KIAMAT 2012 :”Apa Iya….?”

  1. Om,
    aq mw brtnya.
    Apkah qta hrus prcya bhwa
    kiamat akn trjdi pd thun tsb?

  2. BNKP Hilisawato Simalingkar Medan

    Untuk adik Tri Handayani.
    Trimakasih pertanyaannya :
    Jawabannya :
    Baca “Matius 24 : 36
    “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”
    Saohagolo. Tuhan memberkati

  3. Gustav G. Harefa

    Dalam kesaksian Alkitab jelas dikatakan bahwa tidak ada seorangpun yang tahun kapan waktu kedatangan-Nya datang. Namun, di sisi lain kita bersyukur dengan adanya film 2012 yang mengingatkan manusia bahwa waktu itu akan ada. Untuk itu mari kita meninggalkan keegoisan, keserahakan, ketidakpedulian seperti pesan moral dari film tersebut. Dengan satu harapan berikutnya agar ada perdamaian antara manusia dengan sesamanya, dengan alam dan terlebih dengan Tuhan.

    Salam,

    Gustav G. Harefa
    Jakarta

  4. nice blog ! tukeran link yuk …

  5. Ribut-ribut Soal Kiamat
    Oleh: Ev. Manati I. Zega, S.Th., MA

    Demam 2012 belakangan ini melanda publik. Puluhan buku bertemakan 2012 laris manis. Buku-buku dari penulis lokal hingga terjemahan bertaburan di toko buku. Sebuah fakta yang menunjukkan bahwa masalah eskatologis selalu menarik minat.

    2012 makin ramai dibicarakan ketika film layar lebar bertajuk 2012 diputar di bioskop-bioskop. Seorang hamba Tuhan di Jakarta pernah berniat menemani putrinya untuk menonton film itu. Katanya, ia dan putrinya datang lebih awal, namun tidak mendapatkan tiket. Bahkan sebelumnya, telah banyak orang rela antre berhari-hari untuk beroleh tiket.

    SALAH ALAMAT

    Lawrence E. Joseph dalam buku Apocalypse 2012: An Investigation into Civilization´s End menuliskan tentang kiamat berdasarkan fakta-fakta. Fakta yang menarik adalah ketika sang penulis mengumpulkan data-data dari suku Maya. Seperti disaksikan penulisnya, ramalan kiamat 2012 terinspirasi dari kalender suku Maya.

    Akan tetapi, ada satu hal yang menurut saya tak masuk akal. Lawrence E. Joseph mencari datanya melalui para dukun suku Maya. Ia menyebut nama Carlos dan Gerardo Barrios, dukun suku Maya dari Guatemala, sebagai salah satu narasumber buku kiamat itu. Tentu ini menimbulkan pertanyaan. Mungkinkah dukun yang menyembah dewa-dewa alam menyingkap misteri ilahi yang agung? Kitab Suci dengan tegas mengatakan mengenai waktu dan hari Akhir Zaman tidak seorang pun yang tahu. Malaikat-malaikat bahkan Anak sendiri tidak tahu (Mat. 24:36). Logiskah bila dukun ikut menetapkan tanggal dan tahun sedemikian detail? Bagi saya, ini salah kaprah. Prof. Dr. W. Stanley Heath, Th.D dalam buku Sains, Iman dan Teknologi (Yayasan ANDI, 1997) dengan tegas mengatakan seorang ilmuwan sejati tidak melalaikan Alkitab dalam penelitiannya.

    Sebenarnya, Lawrence perlu mengonfirmasi temuannya tentang kiamat dari Kitab Suci. Membicarakan kiamat tidak lepas dari masalah agama. Perihal agama tidak lepas dari Kitab Suci. Maka, bila seorang peneliti menanyakan dukun terkait hak prerogatif Tuhan, jelas ini tidak pantas. Kebenaran ilahi yang ditanyakan melalui dukun, sekali lagi sebuah kesalahan fatal. Kebenaran tentang Akhir Zaman seharusnya dibicarakan dengan para rohaniwan atau ahli Kitab Suci.

    Perkembangan selanjutnya, melalui berbagai tulisan di media cetak dan internet, suku Maya membantah. Suku tersebut tidak mau disebut biang kiamat 2012. Seorang arkeolog Maya, Jose Huchm gerah dengan pemberitaan mengenai kiamat yang dikaitkan dengan suku Maya. Jose berkata, “Bila aku pergi ke komunitas penutur bahasa Maya dan menanyakan orang-orang tentang hal yang akan terjadi pada 2012, mereka tak tahu apa-apa. Jika engkau berkata kepada mereka bahwa dunia akan berakhir pada 2012, pasti mereka tidak akan mempercayaimu.” Bahkan, seorang tetua suku Maya, Apolinario Chile Pixton menyebutkan bahwa kalender Maya yang disebut-sebut memperkirakan kiamat 2012 adalah tidak benar. Teori kiamat 2012 datang dari gagasan Barat bukan dari suku Maya. Catatan kuno suku Maya hanya menyebutkan 2012 adalah berakhirnya siklus kalender yang mereka buat. Sama sekali bukan tentang kiamat!

    POSITIP

    Lawrence E. Joseph dengan karya tulisnya. Roland Emmerich dengan film layar lebarnya. Mereka mengingatkan umat bahwa suatu saat Akhir Zaman akan tiba. Itu pasti! Ya, memang mereka keliru tatkala menetapkan tanggal dan tahun kiamat. Namun, karya-karya mereka menghentak dunia. Mata dunia sedang tertuju pada kiamat. Dunia diingatkan, cepat atau lambat Akhir Zaman akan datang. Bisa sebelum 2012 atau bahkan bertahun-tahun setelah 2012.

    Sebagai orang Kristen, baik pula jika menimbang nasihat Paulus kepada jemaat Tesalonika. Saat itu muncul ajaran tidak sehat mengenai Akhir Zaman. Lalu, Paulus menasihatkan jemaat itu. “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa” (2 Tes. 2:3). Bangun pemahaman kiamat dari Alkitab. Bukan dari pemahaman dan penelitian ilmiah terhebat mana pun. Kiamat adalah urusan Bapa.
    __________
    Penulis seorang rohaniwan, penulis buku, dan Jurnalis. Redaktur Pelaksana Majalah Rohani Nasional BAHANA. Tinggal di Yogyakarta

  6. BNKP Hilisawato Simalingkar Medan

    Terimakasih kami dari Jemaat BNKP Hilisawato Simalingkar Medan untuk Bapak Ev. Manati I. Zega, S.Th., MA atas tulisannya di web blog ini. Kami seluruh jemaat menanti tulisan bapak selanjutnya. Tuhan Memberikati. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s