End of Times

Oleh: Ev. Manati Zega, S.Th.,MA *


Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa sendiri. (Matius 24:36)


Baca: Matius 24:29-36


Karya Lawrence E. Joseph dalam buku Kiamat—Investigasi Akhir Zaman, menegaskan dengan mantap bahwa 21 Desember 2012 akan terjadi kiamat yang disebut juga end of times. Kesimpulan ini didasarkan atas penanggalan suku Maya di daratan Amerika. Juga diperkuat dengan penelitian ilmiah yang mengatakan bahwa 21 Desember 2012 adalah titik balik musim dingin tahunan. Ketika itu, belahan bumi utara berada di titik terjauh dari matahari. Akibatnya, siang makin pendek dan malam makin panjang. Bukan hanya itu, diprediksi pula akibat rotasi bumi, maka akan terjadi pergantian posisi antara kutub utara dan kutub selatan. Bagi suku Maya, berdasarkan penanggalan mereka, periode 1992-2012, bumi akan dimurnikan dan akan terjadi suatu zaman yang disebut zaman baru. Kini, masalah kiamat yang dalam istilah Alkitab disebut akhir zaman, marak dibicarakan orang. Bahkan film kiamat 2012 diputar di banyak bioskop di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pro kontra terkait film tersebut menggema di mana-mana.


Bagaimana sikap kita sebagai orang Kristen? Apakah kita ikut-ikutan gelisah? Panik? Firman Tuhan di atas sebaiknya kita jadikan bahan refleksi. Sangat tegas Tuhan berkata bahwa tidak ada seorang pun yang tahu kapan akhir zaman itu terjadi. Kapankah tepatnya Tuhan Yesus akan datang kedua kali? Bila kita berbicara masalah waktu, firman Tuhan berkata jelas. Tidak ada seorang pun yang diberi tanggung jawab untuk menghitung dengan tepat kapankah peristiwa itu melanda planet bumi ini (ay. 36). Allah dalam kedaulatan-Nya tidak pernah memerintahkan siapa pun dan suku mana pun untuk menghitung hari kiamat. Kiamat atau akhir zaman adalah urusan Tuhan, bukan urusan manusia.


Lalu, bagaimana sikap kita terhadap berbagai pemberitaan yang ada disekeliling kita? Tentu, kita ambil sisi positifnya saja. Berita tentang kiamat 2012, sebaiknya dijadikan peringatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Bila kita dekat dengan Tuhan, kapan pun terjadi kiamat atau akhir zaman bukan masalah serius. Mengapa? Karena kita tahu persis ke mana tujuan kita. Tujuan kita sudah sangat jelas. Apa pun yang terjadi, kita pasti dalam perlindungan dan pemeliharaan-Nya. Maka, bijaksana bila kita makin berpaut hanya kepada-Nya. Karena itu, kita tidak perlu ikut-ikutan panik. Masa kini, masa sekarang, dan masa depan kita ada dalam naungan kasih-Nya. Sikap yang bijak adalah mencari Tuhan dan berpaut hanya kepada Dia. Puji Tuhan!



Akhir Zaman adalah Hak Prerogatif Allah, Bukan Urusan Manusia.

_______________
* Penulis dididik dan dibesarkan dalam lingkungan BNKP. Seorang rohaniwan, pengkhotbah, penulis buku, redaktur pelaksana Majalah Rohani Nasional BAHANA. Tinggal di Yogyakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s